
Chloe terus menyeret Brian kemana pun dia mau. Dia harus melupakan apa yang ia lihat barusan, dan semoga saja itu tidak benar pikir nya.
"Lelah?" tanya Brian duduk di samping Chloe.
"Em, Chloe mengangguk sambil meminum minuman yang di belikan Brian.
"Kita pulang saja ya, sudah malam,"ucap Brian dan Chloe pun melihat jam di pergelangan tangan nya, yang ternyata memang sudah jam 10 malam.
"Baiklah kita pulang. Tapi kaki ku pegal semua, lelah," rengek nya.
"Aku akan gendong," Brian berjongkok di depan Chloe agar Chloe mudah untuk naik di punggungnya.
Melihat itu Chleo langsung naik di punggung Brian menyandarkan kepala nya di bahu. Brian membawa Chloe dalam gendongan nya, berjalan perlahan hingga ke parkiran.
Chloe duduk di Motor memeluk Brian. Brian pun menyalakan motor dan melajukannya.
"Apakah kamu sangat lelah?" tanya Brian.
"Em.."
Brian membiarkan Chloe bersandar di tubuh nya. Setelah sampai di kontrakan Brian meminta Chloe untuk segera turun dan tidur. Brian tahu jika Chloe pasti lelah karena merasa tidak semangat tentang apa yang mungkin dia lihat tadi. Brian tidak tahu apa itu, tapi dia yakin Chloe melihat sesuatu yang membuat perasaan nya tidak nyaman.
Chloe masuk kedalam kontrakan nya dengan perasaan yang sedikit kacau. Brian yang melihat membuang napasnya dengan kasar.
Brian mengambil handphone nya dan menghubungi seseorang.
............
"Begitu ya, baiklah," jawab Brian dan memutus panggilan. Sebelum pergi Brian menatap kontrakan Chloe sambil menghela napas dan setelah itu pergi.
.
.
.
Di kamar, Chloe belum bisa memejamkan mata. Rasa kantuk yang tadi menyerang kini hilang sudah saat mengingat seseorang yang ia lihat di Let's Dream Night Parade, Alvin kekasih nya.
"Dengan siapa Alvin tadi? Kenapa mereka nampak mesra sekali? Mungkinkah_" Gumam Chloe melihat kemesraan Alvin bersama dengan seorang wanita.
"Aku harus mencari tahu ada hubungan apa Alvin dengan gadis itu." Chloe mengambil ponsel nya dan menghubungi orang nya.
"Ada yang bisa saya bantu Nona?" tanya seorang yang menjaga Chloe.
"Selidiki dengan siapa Alvin Johnson malam ini," perintah nya.
"Baik Nona."
"Aku tunggu secepatnya."
"Baik Nona, saya akan segera mengabari anda jika sudah mengetahui nya."
Setelah memerintah orang yang selalu menjaga di belakang nya, Chloe pun memutus panggilan. Dia membuka sebuah pesan yang ternyata dari Brian.
"Jangan lupa cepetan tidur, aku tahu kamu sedang memikirkan sesuatu. Tidak usah di pikirkan apa itu yang aku sendiri tidak tahu. Tapi ku harap kau tetap semangat dan bahagia. Aku selalu ada untuk mu."
Chloe yang membaca pesan itu tersenyum. Chloe melanjutkan pesan lainnya.
^^^"J. Briandy. T"^^^
Dasar perhitungan," gumamnya setelah itu membalas pesan Brian.
"Memang nya kampung mu sangat jauh? Sampai takut uang mu habis?"
"Tentu saja sangat jauh. Kenapa bertanya? Apa kamu ingin memberikan ku bonus untuk pulang kampung?"
"Ngarep😏 "
" Tentu saja aku ngarep Chloe, kan hanya kamu yang bisa memberikan ku gaji! Minta jatah🤲🤲 "
" Memalukan meminta pada wanita🤮🤮 "
Brian yang membaca tertawa, sungguh senang sekali perasaan nya. Namun saat mengingat dirinya akan meninggalkan Chloe, hatinya sedikit resah, tidak tega meninggalkan nya sendirian. Tapi saat mengingat Aldirch dan Daffin dia merasa lega kembali, dia percaya mereka berdua pasti bisa menjaga Chleo.
" Sesekali tidak masalah. Jika nanti aku sudah kaya raya, aku yang akan menggaji mu tanpa harus bekerja😁 "
" Mana ada tidak bekerja di gaji. Berarti makan gaji buta🤔 "
"Mana ada gaji itu buta! Gaji itu uang Princess "
Chloe yang membaca mendengus. "jelas lah gaji itu uang! Mana ada daun," kesal nya.
Cukup lama mereka Chattingan, akhirnya Chloe pun mengantuk dan tidur. Brian yang tidak mendapatkan balasan dari Chloe berpikir pasti Chloe sudah tidur.
"Dia pasti sudah tidur. Selamat malam Princess, semoga mimpi indah," gumam nya dan meletakkan ponsel di sampingnya.
.
.
.
.
Siang hari Brian dan Meli sudah pergi meninggalkan Negara K tanpa memberi tahu Chloe jika dia sudah berangkat. Brian hanya mengirim kan pesan jika dia sudah berangkat, dan tidak perlu mengantarnya. Chloe yang membaca pesan itu hanya bisa menghela napas karena tidak bisa mengantarkan Brian dan Meli untuk kepergian mereka.
Chloe yang bangun kesiangan akhirnya hanya bermalas-malasan di kontrakan nya. Chloe yang sedang rebahan tiba tiba mendengar pintu di ketuk. Dengan berjalan malas, Chloe membuka pintu.
Setelah di buka, di lihatnya Alvin datang sambil memberikan senyum manisnya. Chloe yang melihat hanya diam, dia sama sekali tidak membalas senyuman itu. Chloe masuk tanpa mempersilahkan Alvin masuk.
Alvin yang melihat sikap Chloe sedikit berubah bertanya, "Sayang, ada apa dengan mu?"
"Hanya lelah. Duduklah, akan ku ambilkan minum untuk mu," jawab nya berjalan mengambil minuman untuk Alvin.
Code memberikan itu dan Alvin menerimanya sambil menatap Wajah Chloe yang sedikit berbeda.
.
.
Selamat membaca
Jangan lupa like Komen dan Vote