
Alvin yang melihat Jaeden berlama-lama di dalam kontrakan Chloe memiliki niat jahat itu, dia berencana akan melakukan sesuatu terhadap Chloe.
Beberapa hari kemudian.
Alvin yang sudah menyusun rencana untuk menjebak Chloe kini telah di mulai. Saat Chloe sedang berbelanja di mini market, tiba tiba dia di sekap dari belakang oleh seseorang. Chloe yang tidak menyadari akhirnya pingsan. Sedangkan anak buah bayangan yang berada di luar mini market tidak mengetahui jika majikan nya saat ini sedang bahaya, sebab orang yang menyekap Chloe keluar lewat pintu belakang.
Orang itu membawa Chloe masuk kedalam sebuah Mobil. Sedangkan seseorang yang menunggu nya tersenyum senang saat orang yang di perintahnya berhasil menjalankan perintah nya.
"Kerja bagus, dan ini bayaran mu," ucap orang yang tak lain adalah Alvin sambil memberikan sebuah amplop coklat yang berisikan uang.
"Terimakasih Tuan," jawab Orang itu menerima imbalan nya.
Setelah memberikan imbalan kepada orang yang membantu nya, Alvin membawa Chloe pergi dari tempat itu. Dia akan membawa Chloe ke suatu tempat, tempat yang menurut nya tidak akan ada yang mengetahui.
Sedangkan di luar mini market, anak buah Chloe yang lama menunggu namun tidak mendapati Tuan putri nya keluar menjadi gusar, mereka masuk dan memeriksa di dalam mini market untuk mencari Tuan nya. Namun saat memeriksa tidak ada Tuan nya, mereka pun menjadi marah apalagi saat melihat tempat belanjaan Tuan nya tergelatak di lantai.
Mereka pun memeriksa CCTV di tempat itu untuk mencari tahu apa yang terjadi. Namun saat memeriksa, mereka di kejutkan dengan apa yang di lihat nya.
"Brengsek! Berani nya dia menculik Tuan putri," marah nya sambil menggebrak meja.
"Cepat cari keberadaan Tuan putri. Jika sampai kita tidak menemukan nya, habislah nyawa kita semua," perintahnya kepada bawahan nya.
Semua mengangguk dan langsung pergi meninggalkan tempat itu. Sedangkan petugas mini market yang melihat kemarahan mereka tubuh nya gemetar ketakutan, apalagi saat melihat orang orang itu ternyata membawa sebuah senjata api di tangan nya untuk mengancam mereka saat dengan paksa meminta memperlihatkan isi rekaman CCTV.
Pengawal bayangan itu langsung mencari keberadaan Tuan putri nya, melacak nya lewat sebuah cincin yang di pakai Chleo. Jaeden yang sedang menunggu warung melihat beberapa pengawal bayangan Chloe yang nampak gusar bertanya. "Ada apa?"
"Tuan Brian," jawab Ketua bayangan memberi hormat.
"Tidak usah terlalu formal. Ada apa dengan kalian? Kenapa kalian nampak panik seperti ini?" tanya Jaeden penasaran.
"Em, kami__" jawab nya enggan untuk mengatakan.
Jaeden yang melihat mengerutkan kening, "Kenapa?" tanya nya lagi.
"Benarkah?" tanya dengan binar.
Jaeden yang mendengar itu langsung berpikir, pasti terjadi sesuatu dengan Chloe. "Apa yang terjadi? Apakah terjadi sesuatu dengan Chloe?" tanya nya ingin tahu.
"Tuan Brian, memang terjadi sesuatu dengan Tuan Putri. Saat Tuan Putri belanja, dia di culik oleh seseorang yang tidak di kenal," jelas nya.
"Apa? Bagaimana bisa?" seru nya tidak percaya, jaeden menatap tajam anak buah Bayangan itu dengan pandangan tajam dan membunuh. Mereka semua yang melihat hanya bisa menunduk.
"Dasar bodoh! Apa kerja kalian, jika mengawal satu orang saja tidak becus," marah nya dengan wajah memerah karena marah. "Cepat cari dia sampai ketemu! Jika sampai kalian tidak menemukan nya, ku pastikan kalian semua akan mati," ancam nya dengan nada mengerikan.
"Ba-baik Tuan," jawab ketua bayangan yang tergagap karena takut. Mereka semua tahu siapa Brian itu, karena mereka di beritahukan oleh Samuel, bahwa Tuan yang saat ini sedang marah kepada mereka adalah Calon Suami Tuan putri nya.
Dengan cepat mereka semua pergi menuju lokasi Chloe berada. Sedangkan Jaeden menghubungi Aldirch dan Daffin untuk segera ikut dengan nya, menyelamatkan Chloe dari tangan Penculik.
.
.
Di tempat sebuah bangunan kecil namun indah, Alvin membawa Chloe masuk kedalam rumah itu dalam keadaan tak sadarkan diri.
Alvin membopong tubuh itu ke sebuah kamar, dan setelah itu menyuntikkan sebuah cairan kedalam tubuh Chloe.
"Kau memang sangat cantik Chloe. Aku benar-benar tergila-gila dengan mu," Ucap nya mengelus pipi Chloe dengan jari nya.
"Hari ini kau akan menjadi milik ku, milik ku. Tak akan ada seorang pun yang aku izinkan untuk memiliki mu," gumam nya sambil tersenyum jahat.
"Ah, sambil menunggu obat itu bekerja aku akan mandi terlebih dahulu. Setelah itu kita akan bersenang-senang," Alvin pergi meninggalkan Chloe yang masih tergeletak tak sadarkan diri menuju kamar mandi.
.
.