PRINCESS CHLOE

PRINCESS CHLOE
DATANG KE MARKAS GENG JOKER



Sepuluh orang anggota Geng Joker begitu terkejut melihat beberapa orang berdiri di depannya dengan tubuh besar dan pandangan menyeramkan.


"Si-siapa kalian?" tanya seorang dari sepuluh orang itu.


Tanpa menjawab, anak buah Chloe langsung menghajar mereka semua, tidak memberikan penjelasan atau pun memberikan waktu untuk bersiap melawan mereka.


Buk....


Buk....


Buk....


Argh!


Suara teriakan itu menggema di tempat itu. Anak buah Chloe benar-benar menghajar mereka dengan bringas tanpa memberikan ampun.


"Argh! Tidak! Tolong ampuni kami!" mohon nya dengan tubuh masih di hajar oleh Anak buah Chloe.


"Kami tidak akan mengampuni kalian. Kalian itu terlalu lancang ingin bermain dengan Tuan kami. Kalian pantasnya mati," jawab Ketua kelompok anak buah Chloe.


Anak buah Chloe semuanya mengeluarkan senjata dan menembak mereka semua tanpa belas kasih, hingga membuat mereka semua mati dalam sekejap.


Door....


Door....


Door....


"Mereka terlalu berani. Kirim mayat mayat ini ke markas mereka, setelah nya kita hancurkan markas itu karena berani berulah dan mencoba membunuh putri," perintahnya dan langsung di angguki semuanya.


Beberapa Anak buah Chloe pun memasukkan mayat itu kedalam mobil dan membawa nya menuju Markas Joker.


Sedangkan anak buah Chloe yang berjumlah 30 orang itu juga mengikuti Mobil yang membawa mayat menuju Markas Geng Joker. Mereka akan terang-terangan menyerang Markas Joker dan menghancurkan nya tanpa sisa.


Beberapa menit perjalanan mereka akhirnya sampai di depan markas Geng Joker, tanpa permisi mereka menabrak pintu gerbang dengan mobil mereka.


Brak....


Suara itu langsung mengagetkan semua anak buah Geng Joker yang berjaga di luar bangunan. Beberapa mobil hitam berjejer rapi di halaman itu dan semua yang ada di dalam mobil satu persatu keluar dengan membawa senjata lengkapnya.




Mereka semua begitu gagah dengan tubuh besar dan senjata yang mereka letakkan di bahu. Berbaris rapi menatap mereka semua, siap untuk menghancurkan meraka semua.


Anak buah Geng Joker yang melihat itu menelan ludah. Walaupun mereka adalah seorang pembunuh, namun mereka masih takut melihat 30 orang itu. Apalagi melihat senjata mereka yang tidak main main.


"Si-siapa kalian?" Tanya seorang dari mereka dengan suara bergetar.


Anak buah Chloe tidak menjawab mereka malah melempar kan 10 orang yang mereka bunuh tadi di depan mereka. Anak buah Geng Joker yang melihat rekan mati begitu terkejut. Mereka kembali melihat 30 orang yang berdiri dengan pandangan tajam itu.


"Panggil ketua kalian dan suruh dia keluar. Jika dia tidak mau keluar menemui kami, aku akan menghancurkan markas busuk ini," perintahnya dengan suara yang mengerikan.


Mendengar itu, satu dari banyak nya anak buah Geng Joker langsung berlari kedalam bangunan untuk melaporkan apa yang terjadi kepada Ketua mereka.


Setelah sampai, dengan napas ter dia berdiri di depan Ketua itu. Ketua Geng Joker yang melihat anak buah nya yang panik bertanya, "Ada apa dengan mu?"


"Bos, hah...hah....ga-gawat Bos." jawab orang itu masih dengan napas terengah-engah.


"I-itu, di luar, hah...hah ..di luar ada musuh Bos."


"Musuh?"


"Iya Bos. Mereka meminta ku untuk melaporkan kepada Bos. Jika bos tidak menemui mereka, mereka akan menghancurkan markas kita," jelas nya dengan satu kali tarikan napas.


"Kurang ajar! Siapa mereka berani sekali berurusan dengan Geng Joker ku. Apa mereka tidak takut dengan ku? Mereka benar-benar datang untuk mengantarkan nya," marah nya dan langsung beranjak dari duduk nya.


"Ayo kita temui mereka," perintahnya sambil membawa senjatanya.


.


.


Di depan markas, anak buah Chloe menguap karena bosan menunggu Ketua Geng datang.


"Apakah Ketua kalian itu sangat lelet?" tanya ketua anak buah Chloe.


"Jangan menghina ketua kami! Kau belum tahu kehebatan ketua kami. Setelah kalian melihat siapa ketua kami, kami yakin kalian semua akan takut dan memohon ampun untuk tidak membunuh kalian," jawab nya sambil tangan nya menunjuk ke arah Anak buah Chloe.


Anak buah Chloe yang di tunjuk dengan jari tangan itu tidak terima, salah satu dari nya melempar kapak dan melayangkan tepat di lengan laki laki yang menunjuknya itu, hingga tangan itu terpotong. Mereka sangat tidak suka jika ada yang menunjuk mereka. Baginya yang berhak menunjuk hanyalah Tuan mereka, bukan orang lain.


Melihat lengan nya terputus dan darah mengalir di lengan itu dia berteriak karena Syok dan juga kesakitan.


"Argh! Tangan ku."


Sedangkan yang lainnya yang melihat tangan rekan nya putus dalam sekejap juga sangat syok dengan pandangan itu. Mereka tidak menyangka jika salah satu orang yang berdiri di depannya dengan berani melakukan itu.


"Siapa lagi yang berani menunjuk ke arah kami? Jika ada, mungkin kepala kalian lah yang akan menggelinding di tanah," ucap Anak buah Chloe yang melemparkan kapak itu.


Semua yang mendengar langsung gemetar, mereka merasa jika orang-orang di depan nya ini pasti tidak pernah main-main dengan ucapan nya. Keringat pun mulai menetes di punggung mereka karena merasa takut. Sedangkan semua anak buah Chloe hanya menampilkan senyum remeh nya melihat mereka yang sepertinya mulai takut kepada mereka semua.


Setelah memotong lengan salah seorang itu, mereka semua menoleh ke arah suara yang keras dari arah samping, suara yang tak lain adalah milik Ketua Geng Joker.


"Berani sekali kalian berulah di Markas ku," marah ketua Geng.


"Oh, jadi kau Ketua Geng sampah ini?" jawab Ketua anak buah Chloe dengan menghina.


"Kurang ajar! Berani nya kau menghina Geng kami. Kalian cari mati dengan kami," marah nya dengan wajah memerah.


"Bukan kami yang mencari mati, tapi kalian lah yang cari mati karena berani berurusan dengan kami."


"Kami tidak pernah berurusan dengan kalian."


"Benarkah? Lalu siapa yang mengirim mereka," tunjuk nya pada mayat mayat yang tergeletak di tanah.


Ketua Geng Joker melihat ke arah yang mereka tunjuk. Di lihatnya 10 anak buah nya telah mati. "Kenapa mereka bisa mati di tangan orang ini? Siapa mereka? Mungkin kah anak buah ku salah sasaran? Tapi itu tidak mungkin," serunya dalam hati .


"Apakah kalian yang membunuh anak buah ku?"


"Tentu saja kami yang membunuh nya. Memang siapa lagi jika bukan kami. Dan untuk mu kau sangat berani mengirim begundal sampah itu untuk Tuan kami. Dan sebagai balasan nya kalian semua harus mati di tangan kami agar kalian tidak merepotkan Tuan kami."


"Bunuh mereka semua, jangan biarkan satu orang pun hidup," perintah ketua anak buah Chloe dan langsung di angguki mereka semua.


Ketua Geng Joker yang mendengar langsung melotot, dia tidak menyangka jika orang orang itu berani menyerang Markas nya. Dan bingung nya lagi, siapa Tuan yang mereka maksud? Dia merasa tidak pernah menyinggung Tuan yang memiliki kekuatan. Atau mungkinkah? Sial!


Jangan lupa like nya dan komen lo ya. Agar Autor semangat update satu hari 3x.