PRINCESS CHLOE

PRINCESS CHLOE
PERMAINAN CHLOE



Saat ini Alvin keadaan Alvin sungguh sangat menggemaskan. Wajah yang semula di dambakan nya kini penuh lebam karena ulah Aldirch dan anak buah nya.


Tangan nya terikat dengan besi dan dengan tubuh setengah telanjang.


"Bagaimana kabar mu sayang?" tanya Chloe santai sambil menyangga kepala dengan tangan.


"Chloe, tolong aku!" pinta nya dengan nada serak.


"Cih! Menolong mu! Itu tidak akan terjadi," jawab nya dan menghampiri Alvin. "Apakah kau lupa apa yang kau lakukan pada ku kemaren?" tanya nya menyentuh pipi itu dengan jari lentiknya.


Jaeden yang melihat mengepalkan tangan saat tangan cantik itu menyentuh wajah Alvin, Ia merasa tidak terima, karena menurutnya tangan itu tidak pantas bersentuhan dengan kulit wajah bajingan itu.


Alvin yang mendengar menatap Chloe, Sedangkan Chloe yang di tatap menampilkan senyum devil nya. "Kau benar-benar berani melakukan itu pada ku Alvin," ucap nya mencengkram dagu itu dengan Kuat. "Apa kau tahu apa akibat karena berani melakukan hal itu pada ku? Kau tidak tahu siapa aku, tapi dengan lancang nya kau melakukan nya terhadap ku."


"Memang si-siapa kamu? Bukankah kamu hanya gadis penjual sate?" tanya Alvin yang memang berpikir Chloe bukan lah orang biasa. Jika Chloe hanya orang miskin biasa, tentunya tidak mungkin Chloe begitu di hormati oleh orang-orang yang ada di tempat itu.


"Kau ingin tahu siapa aku?" tanya Chloe melepas cengkraman itu dengan kasar. Alvin yang mendengar mengangguk, dia begitu penasaran dengan gadis yang di sukai nya.


"Bawa wanita itu kemari, aku ingin dia melihat siapa aku sebenar nya," perintah nya kepada anak buah nya.


"Baik Tuan Putri," jawab anak buah itu memberi hormat dan pergi. Alvin yang mendengar Orang itu memangnggil nya Tuan putri mengerutkan kening.


"Tuan putri? Kenapa dia memanggil nya Tuan putri? Sebenarnya siapa dirinya itu?" batin Alvin berpikir keras.


Tak lama anak buah Chloe membawa seorang gadis dan menyeretnya dengan kasar.


"Lepas! Lepas kan aku!" teriak nya sambil meronta.


"Diam! Jika kau terus berontak aku akan membunuh mu," ancam nya dengan nada mengerikan.


Gadis itu langsung diam, Namun masih tetap meronta agar terlepas dari orang yang menariknya dengan paksa.


"Kau mau membawa ku kemana? Lepaskan aku?" pinta nya memohon. Namun orang yang menyeretnya sama sekali tidak menggubris ucapan itu dan terus menyeretnya hingga sampai di ruangan Chloe berada.


Alvin yang mendengar suara yang tak asing langsung melihat ke arah suara, di lihat nya Elice sedang di tarik paksa oleh Anak buah Chloe.


Sedangkan Elice yang telah sampai di ruangan itu langsung terkejut saat melihat Alvin dan Chloe ada di ruangan itu.


"A-alvin!" serunya dan melepaskan diri dari anak buah itu dan berlari ke arah Alvin yang sedang di ikat dengan rantai.


"Apa yang terjadi? Kenapa kamu seperti ini? Siapa yang melakukan nya?" tanya nya beruntun.


"Kamu kenapa ada di sini?" tanya Alvin.


"Kau! Kenapa kau ada disini?" tanya Elice sambil menunjuk.


"Memang kenapa? Apakah menurut mu aku tidak boleh disini? Ini tempat ku, jadi terserah diri ku aku ada disini atau tidak," jawab Chloe dengan santai.


"Apa? Tempat mu? Jadi kau____"


"Ya, aku lah yang meminta mereka menculik mu."


Alvin dan Elice begitu terkejut mendengar itu, wajah Elice langsung memerah karena marah, tangan nya terkepal, dan dia langsung berdiri menghampiri Chloe, ingin menyerang Chloe dengan tangan kosong.


"Dasar jalan*g! Berani nya kau pada ku!" marah nya dan hendak menampar Chloe.


Namun sebelum tangan itu menyentuh wajah nya, Chloe menangkap tangan itu. "Kau tidak pantas menyentuh wajah ku!" serunya dengan pandangan dingin dan mencengkram pergelangan tangan itu dengan kuat.


"Argh! Jalan*g lepaskan aku! Akan ku bunuh kau karena berani melakukan ini kepada ku. Keluarga ku tidak akan melepaskan mu dan ku pastikan mereka akan membunuh mu."


"Membunuh ku? Hahahahahah.........Apakah kalian mempunyai keberanian itu terhadap ku?"


"Memang siapa kau? Kau itu hanya Gadis miskin dan jalan*g!"


Mendengar ucapan itu Chloe mencengkram nya lebih kuat hingga membuat Elice merintih kesakitan dan setelah itu menendang perut itu dengan kuat hingga membuat Elice terpental dan menabrak dinding.


Buk...


Argh!....


Elice merintih karena kuat nya tendangan Chloe terhadap nya. Alvin yang melihat Chloe menendang berteriak keras. "Apa yang kau lakukan?"


"Kau akan tahu apa yang akan ku lakukan pada gadis busuk itu!" jawab nya dan berjalan menghampiri Elice.


"Lihatlah permainan yang akan ku buat."


Sing....


Chloe mengambil sesuatu di atas meja dan berjalan menghampiri Elice. Elice dan Alvin yang melihat melotot dengan apa yang di pegang Chloe, sebuah pisau runcing kecil.


.


.


.