PRINCESS CHLOE

PRINCESS CHLOE
SIKSAAN UNTUK ELICE



Untuk bab ini jika tidak suka silahkan skip saja.


..._____________...


Chloe yang mendengar ucapan Jaeden tersenyum, dan berjalan sedikit menjauh dari ketiga orang uang siap menggilir Elice.


Chloe duduk di kursi, menopang kepala nya dan menatap Alvin. "Lihat lah pertunjukan yang ku berikan pada mu," seru Chloe.


Sedangkan Elice yang mulai di dekati oleh tiga orang itu merasa takut, ia mencoba untuk bangkit gara ketiga orang itu tidak menyentuh nya. "Ja-jangan mendekat!"


Elice terus memohon agar ketiga nya tidak menyentuhnya. Namun semua usaha nya tetap sia-sia, tubuh Elice di angkat paksa oleh mereka dan di bawanya di atas meja. Dan mereka pun akhirnya menggilir tubuh itu, memberikan kepuasan dunia.


Suara teriakan yang di sertai erangan menggema di ruangan itu, Jaeden yang mendengar langsung menutup telinga Chloe agar wanita nya itu tidak mendengarkan suara keramat itu.


Sedangkan Alvin yang melihat calon tunangan nya di garap oleh tiga laki laki terus berteriak agar Chloe menghentikan perintah bejat itu. Namun Chloe sama sekali tidak menggubris permintaan Alvin, karena telinga nya memang tidak mendengar apa yang di ucapkan Alvin.


Cukup lama ketiganya mempermainkan tubuh Elice, akhirnya mereka pun selesai dengan urusan nya. Elice yang ada di meja terkulai lemas dan tidak berdaya, bahkan untuk menggerakkan tubuhnya saja dia sudah tidak memiliki tenaga.


Setelah ketiga laki-laki itu memakai pakaian nya kembali, mereka berdiri menghadap Chloe. "Nona, kami sudah melaksanakan tugas kami."


"Bagus, sekarang pergilah," perintahnya sambil melambaikan tangan tanda meminta mereka untuk segera pergi.


Setelah ketiga nya pergi, Chloe menghampiri Alvin yang lemas melihat Elice di perlakukan seperti itu.


"Bagaimana? Apakah kau menyukai permainan yang ku tunjukan pada mu? Tunangan mu memang begitu kuat sampai bisa melayani tiga laki-laki sekaligus. Dan seperti nya dia begitu menyukai nya. Apakah saat bersama mu dia juga begitu menyenangkan seperti itu?" tanya Chloe mencengkram rahang itu dan mengangkat nya agar Alvin menatap nya.


"Apa maksud mu?"


"Kau masih bertanya? Apakah kamu pikir aku selama ini bodoh, mengira tidak tahu bahwa kalian sering melakukan hubungan menjijikkan itu! Kau salah, aku tahu semua nya apa yang kau lakukan di belakang ku," jawab nya berubah dengan nada dingin.


Alvin yang mendengar terdiam. Pikirnya, jadi selama ini Chloe tahu apa yang di lakukan nya. "Kau___!"


"Ya, aku tahu semua nya. Dan saat ini aku akan membuat mu menyesal karena menghianati ku dan mempermainkan ku."


"Bawa wanita menjijikkan itu kemari!" perintahnya dengan napas yang sudah naik turun karena mengingat penghianatan Alvin.


"Apa yang akan kau lakukan? Belum cukupkah kau menyiksanya?" tanya Alvin, namun tidak di pedulikan.


Anak buah Chloe menarik paksa tubuh itu dan menyeretnya sampai di depan Chloe. Chloe yang melihat tersenyum mengejek. "Menjijikkan," hina nya.


Cuus...


Argh! Teriak Elice merasakan perih di wajah nya.


Alvin yang melihat melotot, "Tidak! Apa yang kau Ini lakukan padanya," teriak nya dengan keras dan berusaha melepas diri dari rantai yang mengikatnya.


"Hahaha......Tentu saja membuat nya lebih cantik. Aku akan membuat hasil karya yang begitu indah untuk mu. Seharusnya kau berterimakasih kepada ku karena aku akan memberikan wanita cantik untuk mu," jawab nya dan kembali menggores kulit pipi itu dengan pisau kecil nya.


"Hahahahaha ......ini begitu menyenangkan. Lihat apa yang akan ku buat di wajah ini, wajah yang membuat ku merasakan sakit karena di hianati."


Cuuuus....


Cuuuus....


Cuuuus.....


Argh! Elice terus berteriak tanpa bisa berontak karena kedua tangan dan kaki Elice di tahan oleh anak buah Chloe.


"Hahahha.....Ini sangat indah sekali."


Wajah itu kini penuh dengan sayatan-sayatan pisau kecil itu. Semua yang melihat bergidik ngeri dengan apa yang di lakukan Chloe, karena menurutnya Chloe begitu keji dan tanpa perasaan.


Jaeden yang melihat hanya diam saat melihat Chloe yang ternyata begitu kejam.


"Ambilkan aku pisau lebih besar," perintahnya, dan dengan cepat anak buah nya mengambilkan pisau milik nya.


Chloe menerima nya, dan setelah itu menempelkan pisau itu di pipi Elice. "Apakah begitu sakit Elice sayang?"


"Ini akibat karena kau menggoda kekasih ku. Dengan wajah yang kau dambakan ini aku telah menghancurkan nya. Dan pisau yang ku pegang ini akan ku gunakan untuk menyiksa tubuh mu yang lain karena kau dengan berani nya berniat membunuh ku, mengirimkan beberapa begundal untuk mengambil nyawa ku." serunya dan langsung menarik tangan Elice dan memotong satu jari yang di banggakan untuk menunjuk orang untuk membunuh nya.


Cras....


Argh!!


Darah mengalir di jari telunjuk itu. Alvin yang melihat kekejaman Chloe menelan ludah dengan kasar, dia berpikir apa yang akan di lakukan Chloe terhadap nya. Membayangkan apa yang akan dia terima, keringat mengalir di punggung dan keningnya.