
Alarm pun berbunyi, Alya yang terbangun pun segera mematikan alarm diponselnya. Jam 5 pagi waktunya untuk sholat subuh. Alya segera mencari tas ranselnya. Ia selalu membawa mukena didalam ranselnya itu.
"Alhamdulillah tidak kemasukan air hujan" gumamnya. Tas yang Alya gunakan itu parasut. Ia sengaja membeli itu agar mengantisipasi jika hujan turun disaat dia diluar rumah.
Segera Alya mandi dan mengambil wudhu. Baju yang ia gantung semalam pun sudah kering dan ia bisa memakai itu.
Ia melaksanakan sholat subuh dan setelah itu membaca AlQur'an di ponselnya. Sangat merdu terdengar ditelinga. Setelah setengah jam membaca AlQur'an, Alya pun segera bersiap kebawah karna ia berniat membuat sarapan untuk ketujuh bujang itu. Ia harus cepat cepat menyiapkannya karna ia ada jadwal kuliah jam 8 pagi.
Belum ada satupun yang bangun "syukurlah aku bisa bebas memasak" gumam Alya sambil memilih bahan makanan yang ada dikulkas.
Karna Alya sangat menyukai BTS, ia sudah tau makanan apa saja yang disukai para member. Ia membuat roti bakar yang pinggirannya dipotong untuk V, membuat bulgogi untuk Suga, menyiapkan susu untuk Jungkook, membuat salad buah untuk RM dan Jhope. Dan membuat pasta untuk jimin dan Jin. Semua nya sudah selesai, ia pun menyusun nya dimeja makan. Alya sangat fokus melakukan pekerjaannya hingga ia tak sadar jika Suga dan RM melihatnya sedari tadi.
"Kenapa Nona itu ada disini?" Tanya suga penasaran. Suga sangat hafal dengan Alya. Karna Alya bisa membuat Suga terus memikirkannya.
"Aku menemukannya dijalan dengan keadaan basah kuyup dan ia sedang dikejar oleh pria hidung belang" jelas RM
Suga mengangguk mengerti "apa dia baik baik saja?"
"Ya Hyung. Dia baik baik saja" Jawab RM. mereka pun mendekat ke Alya
"Eheem" suara RM membuat Alya terkejut
"maafkan aku bukan bermaksud membuatmu terkejut" ujar RM ketika menyadari Alya terkejut karna suaranya.
Alya yang melihat Suga pun kembali menunduk "maafkan Alya Oppa, Alya tidak izin terlebih dahulu menggunakan dapur" ujar Alya sambil menunduk. Ia sungguh tidak bisa berbicara seperti biasa kepada RM jika suga ada didepannya
RM melihat itu pun sedikit bingung namun ia tak menghiraukannya "tidak apa apa. Kamu bebas memakai dapur ini" jawab RM sambil tersenyum
"Hmm Oppa mau sarapan? Alya sudah siapkan semuanya"
"Apa ini kau yang menyiapkannya?" Tanya Suga tak percaya
Alya mengangguk "Iya Tuan. Silahkan makan" jawab Alya masih betah menunduk
"Jangan panggil aku Tuan. Panggil lah aku seperti kau memanggil RM. apa aku sangat tua di matamu?"
Alya yang mendengar itu pun hanya bisa menelan salivanya. "Dan satu lagi jika berbicara denganku tataplah wajahku. Apa aku terlihat jelek dimatamu" sambung Suga. Ia ingin sekali berbicara dengan Alya seperti RM berbicara dengan Alya. Namun Alya terus saja menunduk jika melihatnya.
Alya pun mengangguk mengerti "apa hyung tidak terlalu kasar kepadanya?" Tanya RM sedikit khawatir
"Apa menurutmu itu kasar?"
Rm mengangguk "maafkan aku. Aku hanya ingin kau tidak menunduk lagi jika berbicara denganku. Ini adalah pertemuan kita ketiga kalinya namun kau selalu menunduk" ujar Suga menjelaskan maksudnya.
RM dan suga duduk dikursi yang sudah disiapkan Alya, sementara Alya kekamarnya untuk mengemas barang barang nya. Waktu sudah menunjukkan pukul 7. Jika tidak segera pergi dari sini bisa dipastikan ia akan terlambat ke kampus.
Setelah semuanya selesai, Alya pun turun kebawah. Semua member sudah duduk ditempatnya masing masing, mereka sudah tau jika yang menyiapkan nya adalah Alya. RM yang menceritakan kepada mereka.
"Terimakasih sudah membuat kan aku roti bakar yang sangat enak ini" Ujar V kepada Alya. Alya hanya tersenyum tak mampu untuk bicara.
Semua member pun berterimakasih kepada Alya. Droom yang awalnya berantakan sekarang sudah sangat rapi dan bersih.
"Hmm Oppa makanlah. Selamat menikmati" Ujar Alya
"Kau akan kemana? Apa tidak sarapan dulu?" Tanya suga yang melihat Alya sudah rapi dengan tas ranselnya
"Hmm Alya akan berangkat ke kampus. Jika tidak sekarang Alya akan terlambat" jawab Alya masih gugup
"Wahh kau seorang mahasiswa rupanya" kini Jin menimpali nya
Alya tersenyum dan mengangguk "hmm baiklah Alya akan berangkat dulu" jawab Alya mendekati satu persatu member dan menyalim nya. Ini adalah kebiasaan Alya setiap akan pergi. Sama seperti Alya menyalim Rania dan abag iparnya diindonesia. Jika disini Alya selalu menyalim ahjussi dan Ajhumma Jang.
Semua nya sangat bingung melihat Alya namun mereka tak membantah. Setelah itu rasa penasaran jimin pun meronta ronta "apa itu tradisi mu jika akan meninggalkan dari rumah?" Tanya Jimin
Alya lagi lagi mengangguk "di indonesia seperti itu jika akan menuntut Ilmu. Karna Alya percaya itu semua restu agar Ilmu yang didapat menjadi bermanfaat bagi Alya sendiri" jelasnya.
Jimin pun mengangguk mengerti "kau sangat lucu. Senang bertemu denganmu" ujarnya lagi
"Alya juga senang bertemu Oppa" jawab Alya.
"Baiklah Alya akan pergi. Selamat pagi" pamit Alya.
"Mari aku antar" ujar Suga bangun dari duduknya
Semua orang sangat terkejut melihat reaksi dari Suga "tidak perlu Oppa. Alya susah memesan taksi" tolak halus Alya. Ia sungguh tidak enak hati selalu merepotkan orang.
Suga pun kembali duduk mendengar itu "hati hati" ujarnya melanjutkan makannya.
"Mari Aku antar kedepan" Tawar RM dan diikuti anggukan Alya.
"Hati hati dan semoga kita berjumpa lagi" ucar RM sambil melambaikan tangannya.
"Kau sangat cantik dan lucu" gumam RM sambil memandangi taksi yang semakin menjauh darinya.
Note : terimakasih sudah membaca dan jangan lupa like coment dan juga votenya💜