
"Al.. kamu hati hati ya jaga diri baik baik, jangan lupa minum obat yang semalam, jaga kesehatan. Atau aku ga usah berangkat ya. Tunggu kamu sembuh dulu" ujar Lisa panjang lebar. Ia sangat tidak tega meninggalkan Alya dengan keadaan yang kurang sehat.
"Udah eonni, Al gapapa kok. Ntar lagi ini sembuh sendiri. Eonni hati hati juga disana dan fokus dalam melakukan proyek ini" tenang Alya, akhirnya Lisa pun mengangguk dan memasuki gerbang kereta Api. Sambil melambaikan tangannya kearah Alya. ia akan mengadakan kunjungan pekerjaannya ke busan dalam beberapa minggu kedepan. Ia juga mendapatkan proyek pekerjaan yang cukup besar disana.
Setelah mengantar Lisa, Alya melangkah meninggalkan Statiun ini, ia berencana membeli vitamin untuk menambah energinya. Karna saat ini ia sangat lemas namun ia harus kuat didepan Lisa agar Lisa tidak terlalu khawatir dengan kondisinya.
Kini ia sudah berada dicafe kecil yang biasa ia kunjungi, karna disini juga terdapat beberapa makanan halal dan enak, ia memesan makanan untuk mengisi tenaganya dan segera meminum vitamin yang sudah dibeli tadi, Alya yang memilih kursi paling pojok merasa terganggu dengan banyak nya orang tiba tiba memasuki cafe ini, Alya tidak bisa melihat dengan jelas siapa orang yang membuat cafe ini sangat banyak pengunjungnya. Ia mengabaikannya dan segera menghabiskan makanan ini namun tiba tiba kepalanya terasa sangat pusing yang membuat bayangan disekelilingnya berputar dan menghitam. Akhirnya Alya pun tergeletak dilantai dengan kepala yang terluka akibat goresan pinggiran meja.
Semua orang yang mendengar benturan mencari arah sumber suara, mereka sangat terkejut apalagi pria yang sedang dikerumuni banyak orang yaitu Suga dan jungkook. Mereka sengaja untuk singgah dicafe ini untuk mengisi perut. Mereka sangat terkejut melihat gadis yang berbaring lemah tak sadarkan diri, seketika suga ingin mengangkat Alya namun dengan cepat jungkook menahan Suga "jangan hyung,, kondisi disini sangat tidak memungkinkan" menghentikan Suga, kemudian jungkook segera menyuruh salah satu pengawalnya untuk membawa Alya kesalah satu mobil mereka yang terparkir.
Alya segera dibawa ke droom mereka dan terlebih dahulu jungkook sudah menghubungi dokter mereka untuk memeriksa kondisi Alya. Suga tampak sangat panik melihat Alya namun ia tidak bisa berbuat apa apa karna sangat banyak orang, jika jungkook tidak mencegahnya untuk mengendong Alya, maka sudah dipastikan suga akan terkena masalah karna sangat banyak dispacth yang akan mengunggah foto dirinya.
Setelah beberapa lama mereka sudah sampai didroom nya. Kebetulan droom cukup sepi karna hari ini para member mendapat libur dan mereka menggunakan libur itu untuk mengunjungi keluarga mereka, berbeda dengan suga dan jungkook yang mendapat giliran menjaga droom.
"Gimana keadaannya dok?" Tanya suga kepada dokter Lee
"Kondisinya cukup lemah karna ia terlalu memaksakan diri menyebabkan tenaga nya terus berkurang dan juga ia sepertinya demam, badannya sangat panas. Saya sudah memberikan vitamin untuk nya" ujar dokter lee
"Apa dia baik baik saja dok?"
Dokter lee mengangguk "dia baik baik saja, setelah ia bangun tolong berikan ia obat penurun panas ini. Untuk sekarang Tuan bisa mengompres nya dengan air dingin untuk mengurangi panas tubuhnya" ujar kembali dokter lee.
"Terimakasih dokter" ucap suga dan juga jungkook.
Jungkook mengantar dokter lee kedepan,
"Kenapa kau seperti ini? Kenapa kau keluar dengan keadaan sakit seperti ini" gumam suga menatap wajah pucat Alya.
Ia memegang dahi Alya "kenapa dahi mu sangat panas, tunggu aku akan mengambil kompresan" gumamnya lagi dan Segera berjalan ke dapur.
"Hyung..apa Alya baik baik saja? Kenapa ia belum bangun juga?" Tanya Jungkook yang sekarang duduk di kursi
"Entahlah seperti nya sebentar lagi dia akan bangun, badannya sangat panas" jawab Suga yang tak henti mengompres dahi Alya.
"Wajahnya sangat pucat" gumam Jungkook yang sedari tadi memperhatikan wajah Alya
Suga hanya mengangguk merespon perkataan jungkook.
Beberapa saat kemudian, Alya pun bangun dan sedikit terkejut karna ia berada ditempat asing. Matanya menelusuri ruangan ini dan berhenti di Sosok pria yang sangat ia kenal yaitu Suga. Suga terlihat sedang tertidur disofa.
"Kenapa Alya bisa disini?" Gumamnya menggunakan bahasa indonesia
Mendengar itu Suga membuka matanya "apa kau sudah sadar? Apa ada yang sakit?" Ujar Suga menghampiri Alya dan duduk ditepi ranjang Alya. Alya menggeleng dan segera memegangi kepalanya yang diperban "kau terjatuh tadi dan kepalamu berdarah" ujar suga yang mengerti maksud Alya.
Tiba tiba keluar darah dihidung Alya "kau mimisan" ujar Suga sedikit terkejut
Alya langsung menampung darah itu agar tak mengenai selimut yang ia pakai "Tuan.. apa Alya boleh kekamar mandi?" Izin Alya
Suga yang sedikit panik itu pun mengangguk dan segera mengantarkan Alya kekamar mandi. Ia turut serta membantu Alya membersihkan darah yang mengalir di leher dan juga bajunya yang sudah memerah akibat darah mimisan Alya.
"Tidak apa apa Tuan, ini sudah biasa jika badan Alya panas, sebentar lagi akan berhenti" jawab Alya sangat tenang
Suga mengangguk dan terus membantu Alya mengambil tissu bersih, setelah beberapa saat darahnya pun sudah berhenti, baju Alya sangat basah. "Ini pakai lah" menyodorkan baju kaos hitam nya kepada Alya.
Alya mengambil nya dan bingung melihat suga yang terus berdiri dihadapannya "hmm apa boleh Alya mengganti baju Tuan?" Tanya Alya agar suga segera meninggalkan toilet ini
"Ya sudah ganti saja" jawabnya tanpa berniat meninggalkan tempat berdirinya
"Hmm maaf Tuan apa anda boleh keluar sebentar" gumam Alya sedikit pelan namun masih bisa didengar. Seketika itu suga sadar maksud Alya dan segera meninggalkan toilet itu dengan keadaan muka yang memerah. Suga sangat malu dibuatnya. Ia memilih melangkah kedapur membuat makanan untuk Alya.
"Hyung.. apa Alya sudah sadar?" Ujar jungkook
"Aissh kau mengangetkan ku saja, dia sudah sadar" jawab suga sangat fokus membuat bubur untuk Alya.
"Hmm baiklah, aku akan kesana" jawab Jungkook meningalkan Suga didapur
Jungkook melihat Alya sedang melaksanakan sholat dengan keadaan duduk, ia sangat pelan melangkah agar Alya tak terganggu dan segera mengambil tempat duduk di sofa. Ia memperhatikan semua gerakan Alya namun ia sangat bingung melihat Alya terus duduk dan tak kunjung berdiri. Jungkook pernah melihat umat muslim melaksanakan sholat dari berdiri, rukuk dan sujud. Tetapi gerakan sholat Alya sangat berbeda dari yang ia lihat. Ia sangat penasaran namun ia akan menunggu Alya menyelesaikan sholatnya.
Setelah selesai Alya langsung berdoa "hmm apa kau sudah selesai?" Tanya Jungkook
Alya langsung melirik kesumber suara dan ia tersenyum "Sudah Oppa" jawabnya.
"Hmm maaf kan aku namun aku sangat penasaran kenapa kau tidak berdiri dan terus duduk? Sangat berbeda dari yang pernahku lihat" tanya Jungkook penasaran
Lagi lagi Alya tersenyum "sebenarnya sama Oppa, namun Kaki alya belum cukup kuat untuk berdiri terlalu lama, jadi Alya melaksanakan sholat dengan keadaan duduk" jelas Alya
"Apa itu boleh?" Lagi lagi jungkook penasaran
Alya mengangguk "boleh, jika tidak bisa berdiri maka duduk lah dan jika tidak bisa duduk, maka berbaringlah. Jadi sholat nya boleh seperti itu. Tuhan Alya tidak membabani hambanya untuk beribadah" jelas Alya dan diikuti anggukan oleh jungkook.
Setelah lepas dari penasarannya, jungkook pun izin untuk kekamarnya karna ia akan mengerjakan skripsinya agar segera lulus.
"Apa buburnya enak?" Tanya Suga sangat penasaran rasanya
Alya mengangguk "Tuan mau mencobanya?" Tawar Alya sambil menyodorkan sendok yang berisi bubur kearah suga, Dengan ragu ragu ia menerima Suapan itu "hmm sangat enak" pujinya sambil tersenyum.
Alya pun tersenyum kepada Suga "terimakasih Tuan" ujar Alya disela sela makannya.
jujur ia sudah tidak gugup lagi ketika berada didekat suga. Suga yang melihat perubahan Alya pun tersenyum.
Setelah makan dan juga meminum obat, Alya pun kembali tertidur dengan suga yang masih fokus menjaganya.
Entah apa yang ada difikiran suga, ia tak ingin jauh jauh dari Alya. Ia selalu memikirkan Alya kapan dan dimana pun. Mungkin kah ia sudah menyukai gadis yang sedang berbaring dihadapannya ini? Entahlah rasanya sangat tidak mungkin. Namun ia juga sangat bingung karna pikiran dan hatinya sangat bertantangan. Akhirnya suga pun tertidur disofa yang segaja ia pindahkan agar dekat dengan kasur Alya. Mereka pun sama sama tertidur pulas memasuki alam mimpi mereka masing masing.
Note : terimakasih sudah mampir dan membaca💜💜