
Malam ini BTS akan menghadiri acara talk show setelah mereka pulang dari luar negri dalam projek pengeluaran single baru yang sangat sukses bahkan meledak melampaui dari perkiraan Agensi sendiri
Mereka berbincang bincang selama satu setengah jam berbagai pertanyaan yang dilontarkan pembawa acara kepada para member.
Mulai dari comeback nya idol ini dan juga soal pribadinya.
"Sekarang aku akan bertanya kepada Suga, setelah meraih kesuksesan seperti saat ini, pasti banyak hal yang anda korban kan. Jika anda tidak keberatan anda bisa menceritakan pengalaman anda" ujar sang pembawa acara
Suga tersenyum dan melirik para member "sangat banyak yang aku korban kan untuk meraih impian ku. Jujur saja awal pertama aku memilih menjadi Idol itu ditentang keras oleh keluargaku. Sangat sulit mendapatkan izin dari mereka. Aku rela meninggalkan rumah dan mengikuti audisi, setelah dinyatakan lulus, aku juga bekerja part time untuk biaya kuliah ku. Setelah itu debut, kondisi kami cukup sulit. Namun tekat dan semangat kami dan juga para Army yang setia dan sangat luar biasa, kami bisa bertahan sampai detik ini" tutur Suga
Semua member mengangguk setuju.
"Woww pengalaman yang sangat berarti dan mengesankan" tanggapan Pembawa acara.
"Selanjutnya bagaimana dengan Kisah asmara para member, saya akan bertanya kepada RM terlebih dahulu" lontaran Host
RM menceritakan kisah asmaranya yang berakhir tak baik dan ia menambahkan sesuatu yang membuat Army semakin baper dibuatnya "Untuk saat ini Army adalah pacar kami" jawab RM langsung disambut dengan teriakan para penonton.
"Wow jawaban yang sangat padat" salah satu host nya menanggapi. Semua member pun menceritakan Asmaranya yang sama saja endingnya tak bahagia.
"Bagaimana dengan suga, apa kah Anda ingin menambahkannya?"
suga tersenyum "sebelum nya saya ingin menceritakan seseorang yang sangat saya sayangi dan juga ikut berkorban untuk karir saya. Dulu saya mempunyai kekasih yang sangat saya cintai namun karna pada saat itu Ada masalah pribadi kami harus putus dan mengakhirinya" tambahnya.
"Sangat disayangkan, namun itu adalah pilihan yang harus diambil dan dijalankan sebagai seorang Idol" imbuh sang pembawa acara yang mengerti.
Setelah acara berakhir, dan ditutup oleh penampilan BTS dengan Album barunya.
**
"Hyung.. apa kau masih memikirkan Alya?" Tanya Jimin. Mereka sedang beristirahat setelah banyak nya pekerjaan yang mereka lakukan.
"Tentu saja. Ia mempunyai tempat tersendiri disini" jawab Suga sambil menatap foto gadis yang ia ambil 3 tahun yang lalu.
Walaupun sudah 3 tahun berlalu, ia masih memikirkan Alya. Masih sangat mencintainya. Entah sampai kapan ia seperti ini.
"Apa kau tidak berniat mencarinya?" Tanya jimin lagi
"Hmm seperti nya belum saatnya, pasti ia sudah menyelesaikan kuliahnya" ujar Suga sambil tersenyum
"Ya kau benar hyung, ia sangat jenius pasti tidak akan sulit menyelesaikannya dengan waktu yang singkat" imbuh Jimin
"Kau tau jika kami mengakhiri hubungan ini demi kebahagiaan ku"
"Benarkah? Kau tidak pernah memberitahu ku"
ucap jimin sedikit terkejut. Sudah hampir 3 tahun ia tertutup tentang berakhirnya hubungannya dengan Alya.
"Ia menyelamatkan karir ku dan meyakinkanku agar aku bisa meraih impian ku untuk membahagia kan orang tua ku" jawab Suga ketika mengingat ucapan Alya kala itu.
"Gadis yang sangat baik" gumam jimin
Berbeda dengan Alya yang tengah sibuk menunggu dokter yang akan menjadi pembimbingnya. Ia berharap dokter itu tidak judes atau pun galak seperti dokter dokter difilm drakor yang ia tonton ataupun mempersulit dalam Koas nya ini.
"Silahkan masuk" ujar seseorang seseorang diruangan itu.
Alya melangkah masuk namun hatinya berdebar debar "silahkan duduk" ujar nya
Dokter itu melihat ijazah dan data diri Alya. Cukup terkejut melihat rata rata nilai yang Alya dapatkan "apa umur mu baru 20 tahun?" Ujarnya bertanya
Dokter itu pun mengangguk dan tersenyum "baiklah kau bisa memulai masa koas mu selama 1,5 tahun dengan ku. Patuhi dan pelajari setiap apa yang aku sampaikan dan ajarkan kepadamu. Kau bisa memulainya besok pagi. Aku akan menyediakan meja untuk mu" ujarnya
"Terimakasih dokter" ujar Alya sambil berpamitan kepada dokter
Dokter Lee in ho, ialah dokter bedah yang sangat terkenal dirumah sakit ini dan dikota ini. Ia sangat hebat dan sudah banyak jiwa yang ia selamatkan dimeja Operasi. Usianya 39 tahun namun ia belum juga menikah, ia sangat sibuk menjalani hari harinya sebagai seorang dokter. Dokter yang ramah dan juga rendah hati. Ini adalah keberuntungan Alya mendapatkan dokter pembimbing seperti dokter lee in ho.
Setelah berkenalan dengan dokter yang akan membimbingnya, kini Alya menuju toko buku yang selalu ia kunjungi ketika buku bacaannya sudah habis.
"Haii" sapa pria dihadapannya
Alya yang sangat Mengenal Itu pun sudah pasrah dibuatnya. Ia selalu datang jika Alya sedang ingin sendiri
"Kenapa Rain?" Tanya Alya
Rain tersenyum "bagaimana dengan Koas mu? Apa berjalan lancar?" Ia berbalik bertanya kepada Alya sambil duduk dihadapan Alya
"Besok akan dimulai" jawab Alya seadanya
"Baiklah, Oh iya aku akan keJepang"
Mendengar itu Alya membulatkan matanya tanda ia sangat terkejut "bagaimana bisa?"
"Robot yang aku ciptakan berhasil jadi Aku diundang untuk mempersentasikan nya, tenang aku tidak akan lama" jelasnya
"Berapa lama?" Tanya Alya penasaran
"Paling lama 1 bulan" jawabnya
Alya mengangguk mengerti ada perasaan senang dan juga sedih saat ini. Senang karna ini kabar yang sangat bagus dan ini adalah cita cita Rain. Dan sedihnya karna tidak ada lagi yang menganggu nya lagi setelah 1 tahun bersama.
"Rain.." panggil Alya
"Ya Al?"
"Hmm hati hati, jaga kesehatan disana" ujar Alya, mendengar itu Rain tersenyum bahagianya. Setelah setahun mendekati Alya baru kali ini Alya berbicara seperti itu padanya.
"Ya pasti, terimakasih Al" jawab Rain penuh semangat.
Banyak cara yang Rain lakukan agar bisa dekat dengan Alya, dan akhirnya Rain pun berhasil meluluhkan keras nya Alya walaupun Rain tau jika Alya tak mencintainya. Rain tau bahwa cinta Alya hanya untuk Suga.
"Apa kau lapar?" Tanya Rain sambil melirik jam ditangannya
"Sedikit"
"Ayo kita makan" ajak nya menarik tangan Alya agar meninggalkan Toko buku ini.
Mereka mencari makanan yang pastinya halal dan segera mengisi perutnya.
Disela sela makan Alya memperhatikan Rain sambil tersenyum melihat pria yang sudah bersama nya selama satu tahun ini dengan notabe sebagai teman. Alya paham betul jika Rain menyukainya sedari dulu namun Alya tidak bisa membuka hatinya untuk pria manapun.
"Kenapa memperhatikan ku seperti itu" ujarnya kepada Alya
Alya menggeleng "tidak " sanggahnya. Tak ingin berdebat akhirnya Rain pun memilih diam tak ingin merusak suasana makan nya.
Note: terimakasih sudah mampir dan membaca cerita iniππ