My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
Impian sudah tercapai



"Apa ini?" Tanya Lisa melihat Amplop putih yang diberikan Alya kepadanya


"Buka dan baca saja" jawab Alya sambil memakan buah yang sudah dikupas oleh Lisa


Lisa pun dengan segera membaca surat itu dan ia sangat terkejut apa isi dari surat itu.


"Masyaallah Al,,, ini beneran dek?" Tanya Lisa meyakinkan lagi bahwa yang ia baca itu benar


Alya mengangguk sebagai jawaban iya dengan mata yang berkaca kaca. Begitu juga dengan Lisa yang tak bisa menahan tangis haru nya.


"Hikss hikss selamat sayang selamat" ungkap Lisa sambil mencium pipi Adiknya itu


Alya pun hanya mengangguk "kita akan memberi tau kak Rania" ucap Lisa dengan semangat menekan nomor rania.


Tak hanya Lisa, Rania dan juga bima sangat bahagia mendengar kabar itu. Tak lama lagi impian adiknya akan terwujud. Dengan kerja keras dan juga pengorbanan Alya kini akan terbayarkan.


***


Hari, Bulan, dan tahun pun terus berganti, kini Tahun ke 6 Alya menjadi dokter bedah bersama Profesor Lee dan juga beberapa rekan mereka dibidang yang sama. Cita cita dan impian Alya sudah terwujud dari 6 tahun yang lalu ketika ia ditawarkan menjadi dokter dirumah sakit Koas nya. Walaupun banyak rintangan dan beberapa Rekan kerja yang selalu menyudutkan Alya, Namun Alya tetap semangat dan juga bertahan hingga saat ini.


Banyak yang berubah dari Alya, seperti umur yang tiap tahunnya bertambah dan juga Alya semakin dewasa.


Kini dokter lee sudah menjadi Profesor karna ia mengambil pendidikan specialis bedah umum dan syaraf


"Selamat ulang tahun Sayang" Ucapan pertama seperti biasanya dari Rania diujung telfon sana.


"Terimakasih kak,," jawab Alya dengan sedikit meneteskan air matanya. Benar saja Alya tidak pulang selama ia diangkat menjadi dokter dirumah sakit. Ia harus belajar dan terus belajar supaya mengimbangin Rekan kerjanya.


"Kamu kapan pulang Al?" Tanya Rania


"Hmm akan ku usahakan kak,, namun belum saat ini"


"Hmm baiklah hati hati jaga diri baik baik dan juga jangan lupa sholat. Semangat sayang" akhir kalimat Rania yang diikuti anggukan Alya.


Begitu juga dengan Lisa yang sudah menetap DiBusan. Ia sudah menjadi wakil direktur diperusahaan yang ia kelola bersama bos nya dari Nol dan sukses sampai saat ini.


Bagaimana dengan Rain? Yap Rain sudah menjadi Ceo dari perusahaan yang ayahnya dirikan. Karna Ayah Rain telah meninggal dunia 3 tahun yang lalu.


Alya tak hanya menjadi dokter bedah dirumah sakit ini namun juga sebagai host dokter diacara salah satu program yang didirikan rumah sakit ini,, ia juga sering diundang diacara media lainnya sebagai bintang tamu.


"Baiklah aku akan kesana" jawab Alya setelah menerima telfon dari dokter residen (dokter yang menjalani pendidikan selama 1 tahun lebih" yang selalu mendampingi Alya.


Ia terkejut dengan pasien yang ada dihadapannya saat ini "deg" jantungnya berdetak sangat cepat.


"Oppa" gumamnya..


Ya ia sudah berada diruangan dimana profesor Lee yang ada dihadapannya dan juga orang yang berbaring sebagai pasien yang sangat ia kenal yaitu Suga.


Tak banyak ungkapan dari mulut Alya, karna yang terpending Pasien dihadapannya ini lekas diberi penanganan.


Setelah Operasi berjalan dengan lancar, kini Alya akan mengecek kondisi kesehatan Suga.


"Oppa.. kenapa kita harus berjumpa disaat seperti ini?" gumam Alya kepada Suga yang sudah melakukan penanganan dari profesor Lee dan juga dirinya


Ia sangat sedih melihat Pria yang ia tunggu selama ini tengah berbaring lemah dihadapannya. Setelah mengecek kondisi nya Alya pun segera melangkah keluar Ruangan VIP itu namun tangannya terlebih dahulu ditahan oleh Suga


"Haii" ucap Suga tersenyum


Mendengar itu akhirnya Alya pun tak bisa menahan air mata nya dan melepaskannya "hikss hikss hikkks maafkan aku sudah menganggu tidur mu" ujar Alya sambil membalas genggaman Suga


Suga tersenyum "kau sangat cantik" ujarnya lagi


"Hikss hikss kenapa kita bertemu disaat Oppa seperti ini? Oppa membuat nafasku sangat sesak" ucap Alya mengelus dadanya.


"Maaf kan aku,, maafkan aku"


Alya menggeleng "tidak perlu meminta maaf"


"Maafkan Aku karna mengingkari janji ku untuk menemui mu dua tahun yang lalu" jelasnya lagi


"Aku tak percaya kita akan berjumpa dalam keadaan ku seperti ini" ucap Suga sedikit Malu


Alya tersenyum "tidak apa apa Oppa, segera lah sembuh" jawab Alya


"Apa kau sudah punya kekasih?" Akhirnya pertanyaan Yang ingin sekali ia tanyakan kepada Alya tersampaikan juga


"Kenapa?" Tanya Alya membuat suga penasaran


"Hmm ternyata sudah" jawab Suga pelan


"Siapa bilang?" Protes Alya ketika mendengar jawaban Suga


"Lalu???"


"Aku belum mempunyai kekasih namun aku mempunyai pangeran yang sudah ku tunggu dari dulu" jawab Alya seketika membuat Suga tersenyum lebar


"Apa itu Aku?" Tanya Suga memastikan dugaannya


Alya hanya tersenyum tak ingin mengangguk ataupun menggelengkan kepalanya.


"Hyungg.." panggil Jimin memasuki Ruangan Suga. Dan juga para member pastinya. terlihat sangat khawatir diwajah mereka.


Alya dan Suga serentak melirik kearah sumber Suara "apa kau baik baik saja?" Tanya jungkook setelah berdiri tepat disamping Alya dengan fokus melihat Suga.


Suga mengangguk untuk menjawab pertanyaan Jungkook.


Alya pun mundur selangkah dan memberi hormat kepada mereka, namun mereka belum menyadari bahwa dokter cantik dihadapan mereka adalah gadis jenius yang beberapa tahun yang lalu mereka kenal. Apa lagi RM yang tengah fokus kepada Suga. Ia tak melirik sedikitpun kepada Alya.


"Apa acaranya sudah selesai?" Tanya Suga


"Ya kami segera kemari" jawab RM.


"Baiklah Tuan, saya mohon izin untuk keluar" pamit Alya sambil menunduk. Alya tau jika para member belum menyadari keberadaannya.


"Ya Dokter terimakasih" ungkap V memberi hormat


Suga hanya tersenyum melihat kepergian Alya karna para member tak mengenali Alya sama sekali "dokter nya sangat cantik namun sepertinya aku pernah bertemu dengannya" gumam V mengingat ingat namun ia sama sekali tidak mengingat nya.


"Benar,, sepertinya wajah nya tidak asing" jimin menimpali


"Itu Alya" jawab Suga


"Hah???" Kompak mereka


"Alya? Gadis jenius ku?" Ulang Rm


"Itu kekasih ku" timpal Suga tak terima Alya disebut Gadis jenius RM


"Ya ya Hyung itu kekasih mu, tapi bukannya hubungan kalian sudah berakhir?" Kini V menimpalinya, dan mendapat tatapan tajam dari Suga.


"Hmm hmmm" v menunduk dan salah tingkah mendapat tatapan tajam itu.


"Profesor Lee, ini laporan kondisi Pasien VIP ruangan 3" ujar Alya memberikan laporan nya.


Profesor Lee tersenyum "apa kau bahagia melihatnya lagi?" Tanya nya


Alya merasa salah tingkah namun ia tak bisa menyembunyikan perasaannya, ia hanya tersenyum dan mengangguk untuk pertanyaan profesornya.


"Sering sering lah mengecek kondisinya, jangan terlewatkan" perintah profesor Lee


"Baik Profesor" jawab Alya dan segera pamit untuk mengecek pasien yang lainnya.


Ia mendapatkan shif jaga malam bersama dokter Residen nya.


Note : terimakasih sudah membaca dan jangan lupa meninggalkan like dan vote nya💜