
Konser pun telah berlalu, kini Mereka mengadakan fans sign untuk terakhir kalinya. Sangat ramai bahkan Alya melihat banyak nya orang yang tak bisa masuk ke dalam Ruangan. Semua tersusun Rapi. Alya baru pertama kali mengikuti fans sign. Biasanya ia hanya menonton konser dan segera pulang.
"Apa Kau gugup bertemu dengan Mereka?" Ujar Salah satu gadis disamping Alya
Alya mengangguk, bukan gugup bertemu dengan para member namun ia takut jika tidak bisa menahan perasaannya saat melihat kekasihnya di goda oleh wanita lain.
"Tenang saja, Tak usah panik ataupun gugup. Ikuti Aku jika sedikit membuat mu nyaman" ujarnya lagi.
"Hmm Apa kau sudah sering menghadiri Fans sign ini?" Tanya Alya
"Selalu jika mereka mengadakan di Korea. Namun ini adalah yang terakhir kalinya" jawabnya dengan mata yang berkaca kaca.
"Sudah jangan menangis, Apa kau sangat menyukai mereka? Hmm dari mereka siapa Bias mu?" Tanya Alya agar gadis ini tak menangis
"Tentu saja aku sangat menyukai mereka, Bias ku Suga Oppa tapi aku sering oleng ke member yang lainnya hahhaa, Bagaimana dengan mu?" Gilirannya bertanya
"Hmm Aku sangat menyukai mereka semua" jawab Alya menatap para member diujung sana
"Hmm sepertinya aku pernah melihat mu namun dimana ya..??" Tebak nya namun ia sedikit kebingungan mengingat itu
Alya tersenyum sambil menunggu gadis ini menyelesaikan tebak kannya "yaa aku ingat, Kau dokter yang terkenal itu kan?? Wahh kau sangat cantik dari pada di TV " Jawabnya dengan semangat.
"Hahahaha benarkah? Terimakasih atas pujian mu. Kau juga sangat cantik." Balas Alya
"Wah aku sangat beruntung bisa bertemu dengan mu. Dan terimakasih kau sudah menyelamatkan operasi Nenek ku" ungkapnya sambil berdiri dan membungkukkan badan
Dengan cepat Alya menahan gadis itu agar tidak membungkukkan badannya sebagai ucapan terimakasih "ada apa?" Tanya nya merasa kebingungan
"Hmm maaf Aku seorang muslim jadi aku tidak boleh mendapatkan perlakuan seperti itu" jawab Alya
Gadis itu tersenyum "Maaf kan aku, aku tidak mengetahui itu. Hmm sekali lagi terimakasih dokter" ungkapnya lagi
"Sama sama. Senang berkenalan dengan mu" jawab Alya
" senang berkenalan dengan mu juga dokter. Seperti nya ini giliran kita yang mengantri. Ayo kita berdiri" ajaknya mengambil pergelangan tangan Alya.
Selain Perawat Bo Ra baru kali ini ada gadis yang baru ia kenal menggenggam tangannya. Alya tersenyum "berteman dengan orang baru itu cukup menyenangkan" batin Alya
"Hai Oppa.." sapa nya kepada RM. RM pun membalas sapanya dengan semangat. Alya yang pertama kali menghadiri fans sign ini pun hanya tersenyum. Biasanya ia hanya menonton di ponselnya dan hari ini ia mengikuti untuk yang pertama dan yang terakhir kalinya.
"Apa kau kesini sendiri Lagi?" Tanya RM yang mengingat betul Salah satu fans nya ini.
"Aku bersama teman baru ku Oppa. Dia baru pertama kali mengikuti acara ini dan juga dia seorang dokter yang cantik" bisik nya sambil melirik sekilas Alya. Begitu juga dengan RM mengikuti pandangan Gadis itu. Ia sangat terkejut melihat Alya namun dengan cepat Alya langsung memberi kode Agar RM pura pura tak mengenalnya.
Setelah berpamitan kepada RM, selanjutnya gadis itu melangkah ke Jimin dan begitu seterusnya.
"Alya.. kenapa kamu tidak memberitahu kami bahwa akan menghadiri acara ini?" Bisik RM sambil memberi tanda tangannya.
"Hmm ini adalah kejutan.."ujar Alya dengan senyuman mengembang diwajah cantik nya.
RM lagi lagi terpana dengan kecantikan Calon kakak ipar nya ini. Setelah berbincang sebentar, kini waktunya Alya menghampiri member yang lainnya. Semua nya sangat terkejut melihat Alya. Namun Alya meminta mereka agar tetap diam. Dan sampai pada Jhope yang berada tepat disamping Suga.
"Apa dia menyadari kehadiran ku Oppa??" Bisik Alya kepada Jhope
"Sepertinya tidak,, lihatlah Hyung ku itu, sangat menjaga jarak kepada fans nya" jawab Jhope
Alya tertawa dibalik masker nya. Dan saat nya ia tepat dihadapan Suga. Suga seperti nya mengenalnya namun ia mungkin tak percaya jika Alya benar benar menghadiri fans sign ini.
"Haii.. kau sangat mirip dengan seseorang yang ku kenal" ungkap Suga karna Alya tak menyapa nya duluan.
Alya yang sedang memakai masker, Kacamata dan juga menggunakan beanie bewarna hitam pun tertawa dibalik maskernya. Ia tak percaya jika Suga tak mengenal dirinya sama sekali.
Alya dengan cepat memegang tangan Suga, namun suga sedikit menjauh atas kelancangan Alya.
" maaf kan aku,," ungkap Suga setelah menghindari tangan Alya.
Alya lagi lagi tertawa didalam maskernya, karna waktu nya sudah hampir habis Alya langsung membuka sedikit masker dan kacamata nya.
Itu membuat Suga sangat terkejut "sayang..." gumam nya dengan senyum yang bahagia.
"Kenapa kau tidak memberitahuku.. baiklah temui aku di belakang ya. Aku akan meminta salah satu staff mendampingimu" ujar nya diikuti anggukan Alya.
"Sepertinya Suga Oppa sangat menyukai mu, wah aku sangat iri" ungkap Teman baru Alya. Yang sedari tadi menunggu Alya Hingga selesai.
"Hmm sepertinya aku harus pergi.. terimakasih sudah mengajak ku dan berteman dengan ku" ujar Alya ingin segera pamit. Ia sudah di beri kode oleh salah satu staff Suga agar mengikutinya.
"Baiklah,, senang bertemu dengan mu dokter" balasnya dengan melambaikan tangannya.
Alya segera melangkah meninggalkan Gadis itu dengan senyum yang terus menghiasi wajah cantik nya.
Alya sudah menunggu diruangan yang sudah disiapkan untuknya. Karna ini yang terakhir kalinya sangat mengharukan dan juga sangat sedih melaksanakan perpisahan ini.
Berbagai ucapan telah mereka sampaikan, dan pantas saja hari ini tidak ada orang yang bersorak gembira yang Alya temui kecuali gadis disamping nya tadi. Semua nya menangis dan bahkan tidak rela acara ini akan berakhir. Begitu juga dengan Alya yang tak kuasa menahan tangisnya. Karna ia juga mencintai Idol nya ini, walaupun ia akan menjadi bagian hidup salah satu member.
Alya yang menonton layar yang memperlihatkan betapa mengharu kannya perpisahan ini ikut ber uraian air mata. Ia hanya sendiri diruangan nya, namun tiba tiba pintu terbuka dengan kasar.
"Siapa kau?" Tanya Alya waspada
Ia tak menjawab, Ia mendekati Alya dengan langkah kaki yang cepat. Ia mulai mencekik leher Alya " Dasar wanita tidak tau malu!! Mati saja kau!!" Maki nya
"Huhhkk huuhkkk lepaskan aku, tolonggg!!" Teriak Alya
Cekikannya semakin keras, Alya semakin susah bernafas. Memang ruangan yang disediakan itu sedikit dipojok. Mungkin staff yang lain sangat sibuk dengan acara ini.
Alya hanya berdoa agar ada yang menyelamatkannya "Jika ini hari terakhirku, maka Ampunilah dosa hamba Yaallah" batin Alya dengan tangis yang sudah membasahi wajahnya. Rasa sesak yang ditimbulkan dari cekikan yang sangat kuat ini menghambat saluran pernafasan Alya..
"Dasar wanita ******!! Kau sudah membuatku masuk penjara! Akan ku bunuh kau" makinya lagi. terdengar samar namun Alya tau siapa pemilik Suara itu.
"Aakkhhh T..oo.lo..ng" gumam nya sangat pelan. Tenaga nya sudah melemah.
Note : terimakasih sudah mampir dan membaca. Ini hanyalah hayalan Author ya teman teman. Maafkan jika ada kesalahan kata dari Author💜💜