My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
Kebahagiaan didalam kesedihan



"Kau sedang apa?" Tanya Ibu Min kepada alya


Alya sedikit terkejut atas kemunculan ibu Min yang tiba tiba "hmm Selamat pagi Ahjumma, Alya sedang membuat bubur untuk Tuan" jawab alya sopan


"Ini masih sangat pagi namun kau sudah rapi begini"


Alya tersenyum lebar menampakkan lesung pipi nya dan hanya mengangguk sebagai jawaban Iya.


"Apa kau mencintai putra ku?" Satu pertanyaan keluar dari mulut Ibu Min


Alya terkejut langsung menunduk "maaf kan Aku ahjumma, bukan bermaksud lancang, namun perasaan ku tidak lah begitu penting bagi tuan" jawab Alya takut. Ia sungguh takut jika ibu Min akan marah besar kepadanya.


Ibu min mendekat "kau tidak perlu takut kepada ku. Jawab lah pertanyaan ku apa kau mencintai putra ku?" Tanya nya lagi dengan lembut


Tak ada pilihan lain Alya pun mengangguk sebagai jawaban Iya.


"Aku tidak melarang dan menentang kalian namun yang menjadi masalah itu iman kalian yang berbeda. Aku tidak mau jika itu menjadi masalah dikemudian hari" jelas nya


Alya mengangguk paham maksud ibu Min, Alya cukup tenang karna Ibu min tidak membenci nya ataupun melarang perasaannya.


"Baiklah aku akan ke kamar Suga,, kau lanjutkan saja" ujar ibu min sambil mengelus punggung Alya


Alya tersenyum, setelah ibu min pergi ia tak kuat menahan tangis nya. Satu pertanyaan dan satu pernyataan yang sangat menyakitkan didada nya.


Ia mengelus dada nya yang sangat perih, bukan karna Ibu min yang terdengar tegas namun Karna inti masalah perbedaan keyakinan mereka.


"Sakittt" gumam nya sambil menekan dada nya.


Ini hal yang sangat Alya takuti karna terjebak diantara keyakinan yang entah sampai kapan mendapatkan solusinya. Ia dan Suga sudah terjebak didalam lingkar persoalan yang sangat rumit dan tak berujung.


Setelah menenangkan diri nya, ia kembali meneruskan aktivitasnya yang sempat tertunda.


"Bagaimana keadaan mu Oppa? Apa ada yang sakit" tanya Alya sambil meletakkan bubur diatas meja.


"Disini terasa nyeri" tunjuk nya kearah lengan


Alya pun memeriksanya, setelah diperiksa waktunya Suga makan. Biasanya Alya yang selalu menyuapkan Suga selama ia dirawat dirumah sakit, namun sekarang Alya tak ingin melakukan nya didepan Ibu nya Suga.


Alya menoleh kearah Ibu min yang tengah tersenyum kepada mereka " Apa ahjumma ingin menyuapkan Tuan?" Tawar Alya


Dengan senang hati ia langsung mengangguk dan langsung mengambil Alih posisi Alya. Walaupun tanpa ditawarkan Ibu min bisa saja mengambil alih terlebih dahulu namun Ibu min menghargai Alya.


Lagi lagi Ibu min terpana melihat Kesopanan Alya kepada nya.


Suga disuapi oleh Ibu min dengan penuh kasih sayang, seketika Air mata Alya menetes lagi "kau sangat beruntung Oppa" batin Alya


Tak ingin terlihat menangis akhirnya Alya segera berpamitan dengan Alasan ingin menelfon seseorang.


"Apa kau sangat menyukai Dokter itu sayang?" Tanya Ibu min to the point


"Hukk hukk hukk" mendengar itu Suga langsung tersedak


Dengan sigap Ibu min mengambilkan Air minum untuk putra kesayangannya ini " Ibu tidak melarang kalian namun Kalian itu berbeda" terusnya


"Apa kau tidak memikirkan nasib nya nanti jika fans mu tau dan tidak terima dengan hubungan ini"


" mereka tidak akan tau Eomma,, Aku sangat mencintainya" jujur Suga


"Lalu bagaimana dengan keyakinan kalian? Kalian itu berbeda"


Suga terdiam "aku belum memikirkan nya" jawab Suga sambil menunduk


ibu min menggelengkan kepalanya "sudahlah lupakan saja, sebaiknya kamu harus sembuh terlebih dahulu nak" ujar Ibu min mengakhiri pertanyaannya. Tak beberapa lama para member pun sampai dan segera Menuju kekamar Suga untuk melihat kondisinya.


Sebelum itu terlebih dahulu mereka berbincang dengan Ibu min karna sudah lama mereka tak bertemu seperti ini.


Alya pun mengangguk " ya ahjumma, sebenarnya bahan nya sudah dari tadi pagi Alya siapkan, kebetulan para member berkunjung disini jadi Alya akan menyiapkannya" jelas Alya


"Apa aku boleh membantu mu?" Izin Ibu min. Alya dengan senang hati mengangguk.


Mereka pun berkolaborasi memanggang Kue dan juga yang satu nya lagi mengaduk Adonannya.


"Sepertinya Aku menyukaimu" ujar Ibu min sambil menata kue yang sudah masak dipiring cantik


Mendengar itu Alya terdiam tak percaya dengan penuturan secara mendadak dan terkesan Sangat berterus terang "terimakasih Ahjumma" jawab Alya setelah beberapa detik diam


"Kau sangat Unik" ujarnya lagi sambil tersenyum


"Sangat enak" ujar ibu min sambil mencoba kue hasil mereka berdua


Alya mengangguk tanda setuju kini mereka pun langsung kekamar Suga untuk memberi minuman kepada member semua.


Tak lupa Alya membawakan Jeruk untuk Suga.


"Wahhh Eomma ini sangat enak" puji Jimin dengan tangan yang penuh memegang kue agar tidak dihabiskan jungkook


"Tentu saja Sangat enak, ini Buatan Alya sendiri" jawab Ibu min sambil mengelus pipi Alya


Suga dan yang lainnya hanya tersenyum tak percaya melihat ibu min yang sangat lembut kepada Alya.


Selama ini Mereka mengenal ibu min bersifat dingin seperti anak nya Suga.


Apalagi Jhope yang sangat tau dengan karakter Ibu min yang sangat susah nyaman dengan orang yang baru ia kenal.


" sebentar ya, Alya akan membuka pintu dahulu" izin Alya yang sedang membuka Jeruk Suga dan lekas berdiri


Ternyata Yang datang Adalah Bang PD-nim bersama ibu nya RM.


Mereka berkunjung untuk melihat Keadaan Suga, karna Hari ini mereka mendapatkan istirahat syutting.


"Eomma" teriak RM ketika melihat ibu nya didepan pintu kamar


"Ohh anakku" jawab Nya sambil memeluk Rm


"Aku berkunjung untuk melihat kondisi Suga" ujar Ibu kim sambil menyapa Ibu Min.


Alya tak menyangka jika ia bisa bertemu dengan ibu ibu hebat ini.


Sudah waktunya makan siang mereka pun sudah berkumpul dimeja makan untuk makan bersama sekaligus merayakan keberhasilan mereka dan juga untuk kesembuhan suga.


"Apa kau tidak lapar?" Tanya Suga kepada Alya yang tengah sigap ingin menyuapkannya


"Makanlah" ujarnya tak menghiraukan pertanyaan suga.


Mereka semua melihat kedekatan Alya dan juga Suga hanya tersenyum "makan ini" ucap Ibu min menyuapkan gimbab kepada Alya. Dengan Malu malu Alya pun menerima suapan itu "terimakasih Ahjumma" ucap Alya


"Aku ingin menyuapkan mu juga "kini Ibu Kim Tak kalah saing, ia bergegas mendekati Alya


Dengan semangat ibu Kim pun menyuapkan makanan yang ada dipiringnya.


"Eomma yang sakit itu Aku" protes Suga yang sedikit cemburu namun sangat bahagia melihat Alya disuapkan mereka


Mereka pun tertawa bersama menambahkan kebahagiaan siang ini. Mereka sangat jarang bertemu dan juga berkumpul seperti ini.


Hari ini adalah hari bahagia bagi Alya ataupun Mereka bersama.


Note : terimakasih sudah mampir dan jangan lupa meninggalkan like dan juga votenya💜