My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
Mengantar pesanan



Ujian semester sudah selesai Alya jalani, dan untuk libur ia lebih memilih disini karna Rania dan Bima akan berlibur disini selama satu minggu. Alya sudah menyiapkan semuanya untuk Rania dari menyewa hotel dan yang lainnya menggunakan uang hasil kerja part time nya.


Siang ini Alya pun diminta mengantar makanan ke perusahaan yang menaungi BTS lagi. Entah siapa yang memesan namun alamatnya disana. Alya pun menaiki ojek online yang dipesannya. Makanannya tidak terlalu banyak masih bisa dibawa menggunakan motor.


Setelah sampai disana Alya terlebih dahulu meminta izin kepada penjaga gedung ini untuk mengantarkan makanan. Setelah mendapat izin, Ia pun diantarkan menuju ruangan.


Tak lupa pula Alya membawa ransel yang berisi baju RM yang ia gunakan beberapa minggu yang lalu. Ia berniat akan mengembalikannya hari ini.


"Permisi. Makanan yang Tuan pesan sudah datang" ujar Alya kepada salah satu Staff.


"Terimakasih. Berapa harganya?" Tanya Staff itu


"80 won Tuan" jawab Alya


Setelah menerima Uang dari staff itu, Alya pun beranjak meninggalkan ruangan itu. Niat ingin mengembalikan baju itu pun diurungkannya.


"Mungkin Oppa RM sangat sibuk" gumam Alya meyakinkan dirinya.


Tak jauh ia meninggalkan ruangan, tiba tiba seseorang memanggilnya "Nona..Seseorang memanggil mu" ujar staff itu


Alya bingung dan mengikuti Staff itu.


"Silahkan Masuk" ujarnya mempersilahkan masuk


"Terimakasih" jawab Alya


Ruangan yang cukup besar, namun tidak ada kursi yang ada diruangan ini. Hanya ada lantai dan cermin besar. ya itu adalah ruangan latihan para member yang biasa Alya tonton diponselnya. Alya sangat kagum melihat ruangan ini. Ia ingin sekali mengambil foto namun ia sadar jika yang ia lakukan akan menimbulkan masalah bagi dirinya. Ia membenarkan topi hitamnya, dan berjalan masuk


"Alya.." panggil RM menghampirinya. Mendengar namanya dipanggil Alya pun mencari sumber suara itu.


"Oppa" ujar nya sambil tersenyum yang sangat manis menurut RM


"Terimakasih sudah mengantarkan pesananku. Maaf tadi aku latihan jadi tidak bisa menerimanya langsung" jelas RM


Alya mengangguk "Apa kau ingin makan bersama?. Aku sengaja memesannya" Tawar RM sambil tersenyum.


Alya berfikir sejenak, dan mengangguk sebagai jawaban iya.


awalnya RM dan Alya hanya makan berdua, yang lain nya makan diujung sana bersama sama.


"Hmm sampai ketemu 2 bulan lagi ya" ujar RM kepada Alya ditengah tengah makan mereka.


"Oppa ingin kemana?" Tanya Alya penasaran


Rm tersenyum "Besok aku akan ke luar negri mengadakan tour musik. Jadi ada beberapa negara yang akan kami kunjungi. Doa kan kami sukses ya untuk project kali ini" jelasnya


"Wahh itu sangat menyenangkan. Alya selalu doa kan Oppa disetiap Alya sholat. Agar selalu sukses" jawab Alya


"Apa itu akan didengar-Nya? Aku kan bukan umatnya" Tanya RM penasaran


"Apa ujian semester mu berjalan dengan lancar?" Tanya RM mencari topik pembicaraan yang baru.


Alya mengangguk "sangat lancar Oppa. Sebelum Alya berangkat kerja, Alya pergi kekampus untuk mengambil hasilnya" jawab Alya


"Wahh pasti hasilnya bagus. Boleh kan aku melihatnya?" Izin RM


Alya pun mengangguk dan mengeluarkan buku yang tertulis namanya. Ia memberikan hasil ujiannya. Benar saja perkiraan RM ternyata Alya mendapatkan nilai yang sempurna.


"Waahh nilai mu sangat bagus. Selamat" puji RM. Alya hanya tersenyum.


setelah berbincang bincang, waktu nya Alya berpamitan terlebih dahulu Kepada RM dan yang lainnya.


Semua orang yang ada disana cukup bingung dan penasaran tentang kedekatan Alya dengan RM. namun mereka tak ingin mencampurinya. termasuk Suga. Ia hanya bisa melihat mereka berdua dari kejauhan karna ia sadar jika ia bergabung dengan mereka pasti Alya akan menunduk dan tak berani berbicara dan tertawa lepas seperti yang ia lihat saat ini.


**


"Tuan Awasss..." Teriak Alya ke seseorang yang ada disebrang sana. Alya melihat pengendara yang sangat laju dan tidak bisa dikontrol akan menabrak pria yang akan menyebrang jalan. Seketika Alya langsung berlari kencang menghadang motor itu.


"Brukkk..." Suara yang sangat keras menggema dijalan. Semua orang yang ada dijalan pun berteriak melihat apa yang terjadi dihadapan mereka.


Alya tergeletak dijalan raya dengan luka luka ditubuhnya. Syukurlah Alya tak terluka parah dan Alya masih dalam keadaan sadar. Pria yang ia tolong pun segera menghampiri Alya dan membantunya.


"panggil Segera Ambulance" perintah pria itu kepada Dua orang pria yang berpakaian jas lengkap seperti pengawal.


Mereka dengan sigap melaksanakan perintah itu "Nona bertahan lah. Ambulance akan segera datang" ujar Pria itu. Alya pun mengangguk dan berusaha melakukan pertolongan pertama pada dirinya. Karna luka yang ada ditubuhnya tidak lah terlalu parah.


Pria yang ada dihadapannya itu sangat kebingungan melihat Alya dengan sendiri membalut luka dikaki dan tangan kirinya dengan sangat lincah dan sigap.


Tak lama pun Ambulance datang dan Alya pun segera dibawa kerumah sakit. Pengendara motor yang menabrak Alya berhasil melarikan diri karna orang Orang terlalu fokus kepada Alya.


Setelah Alya diobati, Alya pun beranjak dari tempat tidurnya namun langsung dicegat oleh Pria yang ia tolong itu. Alya baru sadar dan ia sangat terkejut karna yang ia tolong itu adalah Bang si hyuk atau yang lebih dikenal lagi Bang PD-Nim.


"Aaaa Bang PD-Nim" teriak Alya seketika Pria dihadapannya ini melepas Masker dan Topi nya.


Bang PD-nim pun tersenyum "terimakasih telah menolongku" ujarnya kepada Alya.


Alya hanya terpaku melihat Bang PDnim dihadapannya ini. Ia tidak menyangka jika yang ia selamatkan adalah CEO Perusahaan yang menaungi BTS.


Setelah mengucapkan Terimakasih kepada Alya, Alya pun diantar pulang karna Alya menolak untuk dirawat inap disini. Diperjalanan Alya sempat menanyakan kenapa Bang PDnim sendiri membeli bunga sedangkan ia membawa dua orang pengawal. Bang PDnim pun bercerita karna ia selalu membeli bunga itu dihari hari tertentu yang akan ia berikan kepada makam orang yang sangat special dalam hidupnya.


Mendengar itu Alya mengangguk paham.


Menurut Alya, Ceo yang ada dihadapannya ini adalah ceo yang sederhana dan sangat ramah. Bahkan ia sangat takjub melihat keramahannya. Tak salah jika mereka sangat sukses karna mereka memang pantas mendapatkannya.


Note: Terimakasih sudah mampir dan membaca cerita ini. Jangan lupa meninggalkan like coment dan votenya 💜