My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
My Idol is mine



"Oppa.. apa kau marah padaku?" Tanya Alya bingung melihat sikap suga yang dingin kepadanya


Suga hanya Diam "Oppa..." Panggil Alya lagi


Suga yang mendengar itu pun Menghadap ke Arah Alya


"Oppa.. berhentilah bersikap seperti ini, Rain itu sedang sakit. Ia butuh semangat" jelas Alya


"Oh ya? Jika begitu beri dia semangat, suapi dia makan, Biarkan saja dia menggenggam tanganmu. Duduk disampingnya karna Kau lah semangatnya"


"Oppa... Maafkan Aku" Ujar Alya dengan mata yang berkaca kaca


Melihat Alya seperti itu, Suga pun menghela panjang nafasnya dan menghembuskannya kasar "Baiklah sayang.. Jangan ulangi lagi, Segeralah urus berkas berkas yang diperlukan karna kita akan segera kembali ke korea" Ujar Suga mengelus pipi kekasihnya. Ia sangat kesal kepada Rain yang menyentuh tangan Alya.


Alya pun tersenyum "Siap Bos" jawabnya dengan semangat.


"Hahahah kau sangat pandai mengambil Hatiku" ucap Suga memeluk Alya.


Hari sudah malam, Alya pun membawa Suga ke kamarnya di Lantai atas. Kamar Yang sangat ia rindukan dan tak pernah berubah.


"Wah Itu foto ku" Ujar Suga terkejut melihat poster dirinya di dinding kamar Alya


Alya tersenyum "Aku sangat menyukai mu sebelum debut. Aku mencari tau semua tentang mu hingga Kau debut bersama member yang lainnya" jujur Alya mengenang masa lalunya yang tergila gila kepada Suga.


"Benarkah? Wahh kenapa Kau tak memberitahuku Sayang?" Tanya suga


"Kau tak pernah bertanya" jawab Alya singkat.


"Oppa.. Istirahatlah disini. Aku akan ke kamar bintang untuk beristirahat juga"ucap Alya membenarkan selimut untuk Suga


Suga mengangguk " Bagaimana jika kita berdua tidur disini saja" goda Suga


"Oppa.. kau mau jika warga sekitar sini menangkap kita dan dipaksa menikah saat ini juga"


"Hahahha itu ide bagus sayang" tanggapannya diselingi tawa


"Oppa.. jangan bercanda" kesal Alya


"Hahahha baik lah baiklah, Selamat malam sayang" Ujar Suga mengecup Kening Alya


"Selamat Malam juga sayang" jawab Alya melangkah keluar.


Suga terus mengamati kamar Kekasihnya dengan mendali yang di gantung berjejeran dan juga piala piala tersusun rapi di etalase sudut kamar. Kamar Yang cukup besar untuk ditempati satu orang. Dan beberapa Album pertama nya yang Tersusun rapi bersama buku buku.


Ia tak menyangka jika kekasihnya adalah penggemar dirinya yang sejati.


My Idol is mine adalah judul film yang sangat cocok untuk kisah mereka. Suga lagi lagi tersenyum melihat Beberapa pajangan foto Alya kecil. Gadis kecil yang sangat cantik dengan dimple yang terukir dikedua pipinya.


Setelah puas memandangi se isi kamar Milik Alya, suga pun segera tidur karna ngantuk sudah menghampirinya.


***


"pagi Oppa.." Sapa Alya yang tengah sibuk menyiapkan sarapan untuk mereka bersama Rania dan juga Mbok Mina Asisten rumah tangga Rania.


"Pagi sayang" jawab Suga ikut duduk di meja makan bersama Bima dan juga bintang yang sudah rapi dengan Seragam mereka.


Bintang akan sekolah sementara Bima akan segera kekantor. Pekerjaan Bima sangat sibuk dan juga Beberapa bulan lagi Ia akan mengambil cuti untuk menghadiri Acara pernikahan Adik iparnya yaitu Alya dan juga calon suaminya di korea.


"uncle sangat tampan" puji Bintang


"K..amu J..uga Tampan sayang" Jawab Suga terbata bata. Karna ia paham Apa yang dikatakan Bintang


"Ayo kita makan" Ucap Bima setelah selesai berdoa.


Mereka pun makan bersama, Sesekali tertawa mendengar lelucon dari Bintang.


Berbeda dengan Lisa yang tak bisa ikut bersama Alya dan Suga. Karna ia harus segera menyelesaikan pekerjaannya agar Ia bisa mengajukan cuti.


Semua nya kembali dengan Rutinitas masing masing, Bima dan bintang berangkat kekantor nya dan Rania pun pergi untuk mengecek kondisi butik nya dan juga menghadiri Pembukaan cabang Butik nya yang ke 7.


Alya dan Juga suga pun mengurus Semua keperluan yang dibutuhkan dengan beberapa pengawal yang menjaga mereka.


"Alhamdulillah Oppa, semua nya berjalan lancar dan berkasnya telah selesai" ujar Alya senang


Sebelum mereka kembali ke korea, Alya dan juga Suga pun mengunjungi rumah sakit tempat Rain dirawat. Untuk sekedar berpamitan.


"Siang Tante, Rain" ujar Alya menyalim Rinjani.


"Haii Al" jawab Rain


"Siang sayang.. apa semuanya sudah selesai?" Tanya Rinjani to the point


Alya pun mengangguk dan memberikan paperbag yang berisi kue dan juga makanan.


"Tante.. Al dan Oppa akan segera kembali pulang" Ujar Alya to the point


"Kenapa sangat cepat? Kalian baru saja dua hari disini" ucap Rinjani terkejut


"Al cuma ngambil cuti seminggu Tante.. jadi harus pulang segera"


"Hmm Baiklah, Jangan Lupa undangan untuk tante ya sayang"


Alya mengangguk " pasti Tante.." jawab Alya tersenyum


"Rain.. aku akan segera ke korea. Jagalah kesehatan dan juga jangan sakit lagi" Ucap Alya


Rain tersenyum "terimakasih Al,, aku akan jaga kesehatan. Selamat atas pertunangan kalian" ujar Rain memberi salam kepada Alya dan juga Suga


"Cepatlah sembuh dan segera menyusul ke korea" ucap Suga menerima jabatan tangan Rain.


Rain tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban iya.


Tak beberapa Lama, Kini mereka pun pamit meninggalkan Ruangan Rain.


Mereka segera memasuki Mobil dan meninggalkan rumah sakit. Alya tak ingin mengambil Resiko jika penyamaran Suga ketahuan oleh Para media.


Suga melepas semua masker dan juga topeng wajahnya juga dengan Topi.


"Ini sangat sesak sayang" Protes Suga karna sudah dua hari ini ia memakai seperti ini jika akan keluar. Karna Alya masih belum ingin mengumumkan hubungannya ke media.


Alya mengelus pipi Suga dengan lembut "Maaf ya sayang.. kamu harus jadi seperti ini" ujar Alya memasang wajah sedihnya.


"Sudahlah sayang. Aku baik baik saja ini aku lakukan hanya untuk mu" jawab Suga membawa Alya ke pelukannya.


"Apa kau lapar sayang?" Tanya alya dan diikuti anggukan oleh Suga.


Alya pun tersenyum dan melirik jalan, ia akan membeli makanan di restaurant padang. Ia sangat merindukan masakan khas padang dan Alya pun berhenti tepat di restaurant yang ia maksud.


Ia membeli beberapa macam sambal dan juga Nasi untuk makan mereka.


Makanan itu pun di bungkus untuk di bawa pulang karna Ia dan juga suga tak bisa makan ditempat karna pasti mereka akan ketahuan.


Tak lupa pula Alya membelikan untuk para pengawal nya yang ikut bersama nya dan Suga.


"ini Sangat Enak sayang" Puji Suga ketika disuapkan oleh Alya


"Ini namanya Sambal Rendang. Dan makannya harus menggunakan tangan biar lebih enak Oppa" jelas Alya. Suga pun mengangguk mengerti dan terus menerima suapan oleh kekasihnya.


**


"Aku sangat mencintaimu" Ujar Suga ketika memandangi Wajah Alya yang tertidur pulas di pesawat. Ya mereka akan segera kembali ke korea karna semuanya sudah selesai mereka urus tanpa kekurangan apapun.


"Bagaimana bisa aku sangat mencintaimu seperti ini? Aku bisa gila jika tak bersamamu" sambungnya mengusap Pipi lembut Alya.


Alya mengeliat kecil merasa terganggu oleh Suga.


"Liat bahkan kau tak peduli aku mencium pipimu terus menerus" gumam Suga melihat lucu nya reaksi Alya


"Dasar tukang tidur" sambungnya lagi. Dan segera bergabung ke alam mimpi bersama Alya.


Beberapa bulan lagi mereka akan menikah, Suga ataupun Alya tak sabar menunggu hari itu karna setelah penantian dan juga masalah yang telah mereka Lalui.


Note: terimakasih sudah membaca cerita ini. Jangan lupa tinggalkan like coment dan juga vote nya.. cerita ini hanyalah Khayalan Author maaf jika ada kesalahan💜💜