My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
Mendapat Restu



"Apa kalian akan melanjutkan hubungan ini kejenjang pernikahan?" Kini Ibu min bersuara, setelah mendengar ungkapan Suga yang akan membawa hubungan mereka ke tahap yang lebih serius.


Mereka mengangguk dengan serentak, namun Alya terus menunduk. Ia sangat takut dan juga sudah siap untuk di maki jika ibu min tidak setuju.


Ibu min memandang Alya dengan dalam, Ia sangat menyayangi Alya sebagai putri nya sendiri, ia juga memandangi putra nya yang sangat ia cintai.


Sebelum mereka memberanikan diri berkata jujur seperti ini, Ibu min sudah lama memikirkan dan mempersiapkan jawaban yang akan ia utarakan kepada anak anak nya ini.


Ia tak meragukan lagi akan cinta sepasang kekasih dihadapannya ini. Bahkan ia melihat jelas bagaimana mereka terluka disaat berpisah dan bagaimana mereka sangat bahagia jika bersama.


Dengan menghembuskan nafas nya dengan pelan " Eomma menyetujui hubungan kalian, jika ini keputusan kalian Eomma dan Appah akan mendukung kalian" satu kalimat yang mampu membuat Suga dan Alya menatap ibu min dengan serentak.


Ya mereka bersimpuh dihadapan kedua orang tua Suga. Tentu saja Alya yang memulai nya.


"Eomma.. appah..benarkah?? Apa kau merestui kami?" Ujar Suga masih tak percaya


Mereka mengangguk "sekarang kembalilah dikursi kalian, ini cukup menyedihkan melihat anak anak ku duduk dilantai" ungkap Ibu min.


Alya masih terdiam tak percaya, yang ia kira akan mendapatkan umpatan dan kata kasar namun sebalik nya.


"Alhamdulillah" gumam Alya


Ibu min membentangkan tangannya kearah Alya dan dengan senang hati Alya langsung menghambur kepelukan calon mertua nya.


"Terimakasih Eomma,, maaf kan Alya jika Alya pernah menyakiti hati mu tanpa Alya sadari" gumam Alya diikuti anggukan oleh Ibu min.


Sejak saat ia menyukai Alya, Ibu min sudah memikirkan hubungan Anak nya akan seperti apa. Jika memang benar Suga harus mengikuti Alya, maka ia akan mencoba merelakan dan lebih mengutamakan kebahagiaan anaknya. Tak lupa pula ia terlebih dahulu mencari tau seberapa dalam nya hubungan Suga dan Alya.


Dengan bantuan jimin dan member lainnya, Ibu min merasa sangat yakin jika Alya adalah calon istri yang dibutuhkan oleh anaknya.


Apalagi ibu min mengetahui jika Ibu RM juga menyukai Alya. Tentu saja ia tidak akan membiarkan ini terjadi. Dari pada menyesal dikemudian hari tidak akan ada gunanya.


**


seminggu pun telah berlalu, kini Alya dan juga Suga akan kembali ke seoul, suga akan melanjutkan pekerjaannya begitu juga dengan Alya.


"Sering seringlah menghubungi eomma" ujar ibu min kepada Alya.


"Tentu saja Eomma, Alya pamit dulu" jawab Alya sambil mencium tangan Kedua orang tua suga.


"Anak manis" gumam Appah Suga


begitu juga dengan suga berpamitan kepada orang Tua nya.


Ia menggenggam tangan Alya dengan erat dan sesekali mencium pucuk kepala Alya. Tentu saja mereka sudah mengenakan cincin pengikatnya. Kabar ini sudah tersebar kepada Rania dan juga Lisa. Walaupun hanya lewat sambungan vidio call, namun pertukaran cincing yang mereka lakukan mendadak terasa sangat hikmat.


Suga akan menyelesaikan projek akhir nya bersama member, jika semua nya sudah selesai, ia akan mempublish hubungan mereka. Namun mereka harus terlebih dahulu menikah. Itulah rencana Suga dan Alya.


Di pesawat, Suga sangat manja kepada Alya. Walaupun begitu Alya sangat sabar menghadapi sifat Suga.


"Oppa,, kau sudah memakan jeruk sangat banyak" protes Alya.


tentu saja kuku nya sudah lecet membuka kan jeruk untuk Suga.


"Tapi aku sangat menyukai nya"


Alya hanya pasrah, mereka selalu berdebat walaupun hanya disebab kan hal kecil namun itu menjadi bumbu bumbu cinta diantara mereka.


**


"Haii Nona Min yoongi" Ledek Lisa di telfon.


"Eonny,, kau membuat ku malu"


"Ahahahah baik lah baiklah,, Hm apa kau sekarang sudah masuk kerja?" Tanya Lisa


"Tentu Eonny dan apa kau tau aku baru saja bertemu dengan Profesor Lee. Ia sangat tampan menggunakan kemeja baru. Hmm seperti nya ada seseorang wanita yang membelikannya" kini giliran Alya meledek kakak nya


"Ahahahahhah satu sama. Bagaimana perkembangan hubungan kalian?" Tanya Alya


"Hmm ah sudahlah jika bertemu aku akan menceritakannya, apa kau sudah makan?" tanya Lisa mengalihkan pembicaraan


"Aku dan Perawat Bo ra sedang menuju cafe tidak jauh dari rumah sakit" jawab Alya


"Baiklah nanti akan kuhubungi kembali. I miss youuu" ujar Lisa memutuskan sambungan telfon mereka


"Dokter,, Apa anda baru saja membeli cincin? Wah ini sangat bagus" ungkap Perawat Bo ra yang takjum melihat cincin Alya


Alya tersenyum "Ya baru saja aku dan seseorang yang ku tunggu mengikat janji" jawab Alya tanpa memberi tahu nama Suga


"Selamat dokter, akhirnya pria beruntung itu memenuhi janjinya"


Alya mengangguk dan tersenyum "terimakasih Perawat Bo Ra"


**


"awass" teriak Alya membuat semua orang mendengarnya


"Bruukk" suara benturan pun terdengar "Dokter!!!?" Perawat Bo Ra berlari menghampiri Alya.


Alya berlari dengan cepat ketika gadis kecil hampir tertabrak oleh pengendara motor. Ia tak bisa tinggal diam dan akhirnya penyelamatan gadis itu pun berhasil namun Kaki Alya dan juga lengannya berdarah.


"Apa kau baik baik saja?" Tanya Alya kepada gadis yang ada dipelukannya. Gadis itu hanya menjawab dengan anggukan kepala.


Alya melepaskan gadis itu, namun ketika ia bergerak kaki nya terasa sangat sakit "Aaww sakit sekali" gumam nya.


"Dokter Apa kau baik baik saja" Tanya perawat bo ra dengan cemas


"Kaki ku sangat sakit jika digerakan" jawab Alya dengan menahan rasa sakit itu.


Orang orang yang melihat itu pun segera membantu mengangkat Alya. Syukurlah Rumah sakit tidak terlalu jauh dari cafe itu.


Alya mendapat pertolongan dengan cepat "bagaimana bisa terjadi seperti ini Perawat Bo Ra?" Tanya profesor Lee


"Kejadian nya cukup mendadak prof, Aku dan dokter Alya selesai makan siang dan kami berencana kembali kerumah sakit, namun tidak jauh dari cafe Dokter Alya berlari dengan cepat dan menyelamat kan anak perempuan yang hampir tertabrak pengendara" jelas Perawat Bo Ra


"Alya.. Alyaa" gumam profesor Lee tak heran melihat Alya. Ini sudah beberapa kali nya ia celaka akibat menolong orang.


Tahun lalu ia cendera tangan akibat menolong nenek nenek yang hampir jatuh ditangga dan akhirnya Alya lah yang terpeleset ditangga.


Beberapa bulan yang lalu ia hampir tertabrak mobil akibat melepaskan tali anjing yang tersangkut ditiang jalanan.


mengingat itu Profesor Lee hanya menggeleng.


"Bagaimana keadaan nya dokter jung?" Tanya profesor Lee kepada dokter Jung.


" ia mengalami cedera dibagian pergelangan kaki Prof, walaupun tidak terlalu parah namun butuh 2 minggu penyembuhannya agar benar benar pulih" jelas dokter jung Ahli tulang dan umum


Profesor Lee mengangguk " tangannya bagaimana dok?"


"Tangannya robek dan sudah saya jahit" jawab nya. Setelah menjelaskan dokter Jung pun pamit kepada profesor Lee.


"Apa masih sakit Dokter Alya?" Ujar Profesor Lee


Alya menggeleng " prof bagaimana ini? Pasien Alya sangat banyak" khawatir nya


Profesor Lee menggeleng, melihat keadaannya seperti ini masih bisa bisanya Alya memikirkan keadaan orang lain " apa yang kau lakukan itu sangat baik Al, namun kau juga harus mengutamakan keselamatan mu. Lihat ini, dalam kondisi mu seperti ini kau masih memikirkan keadaan orang lain" ujar Profesor Lee


Alya menunduk diam, ia tak enak hati dengan profesor Lee yang selalu ia repotkan.


Note : terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggal kan like dan votenya💜💜