My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
satu bulan



"Sayang.. aku pulang" Ujar Suga langsung memeluk Alya


"Oppa.. Jangan seperti ini, Ada Jungkook dan Jimin" Protes Alya dengan berbisik.


Suga melepaskan Pelukannya "Eomma dimana sayang?" Tanya suga mencari keberadaan ibu nya


"Eomma sedang beristirahat dikamar.. ia sangat kelelahan" Jawab Alya.


"Baiklah Aku akan kekamar dulu ya sayang bertemu Eomma" Pamit Suga. Alya pun mengangguk.


"Haii Oppa.. mari silahkan duduk" ajak Alya kepada jungkook dan Jimin.


"Baiklah.. Terimakasih Al" ujar Jungkook dan jimin.


"Apa kalian Lapar? Aku sudah memanaskan Makanan" tawar Alya


Jungkook dan Juga jimin pun saling bertatap tatapan. Mereka sangat ingin mengatakan iya namun Tentu saja mereka sungkan.


Melihat Tak ada jawaban dari mereka Alya pun tersenyum "Baiklah Mari ikut Aku. Aku akan membuatkan Coklat panas sambil menunggu Oppa dan juga Eomma. Diluar sangat dingin" Ujar Alya.


Ya udara sangat dingin karna malam ini Salju pertama akan turun. Mereka Pulang Malam karna beberapa pekerjaan yang tak kunjung siap Di sore hari.


Jungkook dan Juga Jimin mengikuti Alya. Memang benar udara diluar sangat dingin dan Pilihan Meminum secangkir coklat panas adalah pilihan yang tepat.


Alya langsung membuatkan mereka Coklat panas. Segelas Kopi panas untuk Suga dan Susu untuk Mertua nya.


"Al.. Kau sangat Hebat" puji Jimin kagum melihat Alya


"Hahahah Kau bisa saja Oppa.. ini Kue makan lah. Sebentar lagi Makanannya siap" Ujar Alya memberikan cemilan kepada Adik Adik Suaminya ini.


"Jika aku akan menikah, Tipe ideal ku adalah Kamu Al" Ungkap Jungkook


"Bukannya Tipe ideal mu adalah IU?" Sanggah jimin


"Hmmm benar Hyung.. tapi Alya juga termasuk tipe Ideal ku hahahahah" jawab Jungkook dengan polos nya sambil tertawa lepas.


"Terimakasih sudah memuji ku Oppa" ucap Alya


"Itu bukan pujian tapi kenyataan" Jawab Jimin


"Apa kalian sangat senang bertamu dirumahku? dan menggoda istriku" Kini Suga bersuara karna ia baru saja berbincang dengan ibu nya


"Tentu saja Hyung.. Disini sangat Enak karna banyak makanan. Beda Sekali dengan Didroom dan juga Koki nya sangat cantik" jawab Jungkook jujur


"Kenapa kau mengatakan itu" Omel jimin merasa sedikit malu dengan kepolosan Adik nya ini.


"Sudah sudah Tidak usah Bertengkar, Ayo kita makan" Kini giliran Ibu min bersuara


Mereka pun mengangguk Setuju, Alya mulai mengambilkan Nasi dan lauk kedalam piring Suga. Begitu juga dengan Ibu min dan juga jungkook jimin.


"Ini sangat Enak" Puji Jungkook Saat memakan Ayam Tepung Saos yang Alya buat satu jam yang lalu.


"Jika enak makan lah dan habiskan" Jawab Suga


"Hyung Kau yang terbaik" Jawab jungkook di Setujui oleh Jimin.


"Eomma.. bagaimana kabar Appah?" kini Jimin membuka percakapan


"Appah sangat baik, Ia sedang berkunjung keluar negri untuk mengurus beberapa pekerjaan disana" jawab Ibu min.


Mereka pun berbincang bincang hingga Jimin dan jungkook berpamitan untuk pulang.


"Beristirahatlah Eomma. Jika butuh apa apa langsung Panggil Alya" ujar Alya kepada ibu mertua nya. Ia sudah menawarkan dirinya untuk menemani Ibu min namun Ibu min menolak dan kasihan melihat Suga yang dibelakang Alya memasang tampang yang memelas


Sebenarnya ia sangat ingin tidur berdua dengan Menantu nya ini namun ia tidak boleh merusak masa Masa malam pengantin anaknya.


"Baik sayang. Beristirahat lah kembali kekamar kalian" Jawab Ibu min


Alya dan Suga pun mengangguk dan segera meninggalkan Kamar Ibu min.


"Apa kau sangat lelah sayang?" Tanya Suga


Alya menggeleng "Tidak Oppa" jawab Alya yang baru saja selesai memakai Skincare nya.


"Terimakasih Sudah merawat ibu ku dan menemaninya" ungkap Suga


"Oppa.. ibu mu itu adalah ibu ku juga. Itu sudah menjadi tanggung jawab ku. Tak perlu berterimakasih" jawab Alya sambil membelai wajah Suaminya.


"Kau sangat sempurna dan aku sangat mencintaimu"


"Aku juga sangat mencintaimu Oppa" ucap Alya. Suga mendekatkan wajahnya kearah Alya. Semakin dekat dan Mereka pun berciuman cukup Lama.


Dan mereka melakukan kewajiban nya sebagai pasangan suami istri.


"Sayang.. Minggu depan aku akan keluar negri untuk Projek yang sangat besar" Ungkap Suga setelah mereka sudah membersihkan dirinya.


"Berapa Lama?" Tanya Alya memastikannya


"Sekitar satu bulan sayang. Bagaimana dengan mu jika aku pergi?"Ujar Suga masih memegang erat tangan Alya


"Hmm Yasudah tidak apa apa Oppa. Aku bisa menjaga diriku baik baik.. mungkin Aku akan ikut Eomma keDaegu saja nanti"


"Jika begitu ikutlah dengan ku"


"Oppa. Kau akan bekerja, Aku hanya akan mengganggu mu disana. Cepatlah selesaikan pekerjaan dan kembali dengan selamat" jawab Alya menenangkan suaminya.


Lagi lagi Suga memeluk Alya, Ia berjanji setelah ini Ia tak akan mengambil Pekerjaan jauh jauh lagi dari istrinya.


**


Kini Mereka sudah sampai dibandara, Ya Suga akan segera berangkat.


"Jagalah dirimu sayang. Jika terjadi apa apa langsung hubungi aku. Aku sangat mencintaimu" Ujar Suga dengan mata yang berkaca kaca. Baru kali ini ia sangat sedih dan tak tega meninggalkan Alya untuk urusan pekerjaan nya.


"Iya sayang.. Kamu juga, Cepatlah selesaikan pekerjaan nya dan segera kembali pulang. Aku menunggumu" Jawab Alya tak bisa menahan tangis nya lagi. Mereka berpelukan cukup lama.


"Eomma juga jagalah diri baik baik..Aku pergi dulu. Aku titip Alya" kini Suga beralih ke Ibu nya. Ia mencium pipi ibunya.


"Ya sayang. Eomma akan menjaga Alya disini. Segeralah kembali pulang. Eomma sangat menyayangimu" jawab Ibu min.


Suga kembali mendekati Alya, Dan mengelus pucuk kepala Alya. Alya tersenyum walaupun ia akan terasa sepi jika Tak ada Suga disampingnya.


Suga telah menuju memasuki Ruang tunggu, Begitu juga dengan Alya yang akan segera berangkat Menuju Daegu bersama ibu mertua nya.


"Tak apa, Ada Eomma disini sayang" Ucap Ibu min Yang mengerti perasaan Menantunya.


Alya pun tersenyum, Mendengar kata penenang dari Mertuanya. Ia kembali memeluk Mertuanya.


"Terimakasih eomma"


"Aku ini ibu mu.. untuk apa berterimakasih" ujar Ibu min mencium pucuk kepala menantunya. Ia sangat menyayangi Menantunya.


**


"Alya, Ayo ikut Eomma kita akan mengunjungi Restaurant dan cafe Eomma" Ajak Ibu min kepada Alya


Alya pun dengan senang hati Menerima ajakan Mertua nya..


Mereka segera pergi ketempat yang akan dituju dengan supir kepercayaan mereka.


"Selamat datang Nyonya" sambut karyawan itu kepada Ibu min dan juga Alya. ia juga mengenal kan Alya kepada karyawannya.


"Terimakasih, dan kembalilah bekerja" Ucap Ibu min dengan lembut.


Ibu min juga memperkenalkan Alya kepada Teman teman nya sebagai menantunya.


"Kau sangat beruntung mendapatkan menantu secantik Ini " Ujar salah satu dari teman nya. Alya pun merasa malu karna ia terus mendapat pujian dari teman teman Mertua nya.


"Eomma, Alya Izin ke toilet sebentar ya" pamit Alya kepada mertuanya


"Baiklah sayang. Hati hati" Jawab Ibu min.


Alya pun melangkah menuju toilet, Namun langkahnya terhenti melihat Salah satu karyawan Mertua nya sedang dimaki maki oleh pelanggan.


"Lihat Baju ku sangat kotor akibatmu. Kau tak akan sanggup menggantinya karna ini sangat mahal!" Ocehnya


"Maafkan saja Nona, Saya tidak sengaja. Anda sendiri yang menabrak saya" ucapnya membela diri


"Dasar miskin! Beraninya kau menjawab ku!! Panggil Atasan mu sekarang!!" Maki nya lagi


"Ada apa ini?" Kini Alya bersuara, karna ia tak tahan lagi mendengar makian dari pelanggan yang sombong ini.


"Nona.." Sapa Pelayan itu dengan menunduk dan hormat Ya pelayan itu sudah mengenal Alya karna ibu min yang memperkenalkannya tadi.


"Kau siapa? Tak usah ikut campur" ketusnya


"Saya tidak sengaja menumpahkan minuman ke gaun Nona ini, Sungguh saya tidak sengaja karna saya ditabrak oleh Nona ini" Ucap Pelayan itu membela dirinya kepada Alya.


Alya pun mengangguk mengerti maksud dari karyawan Ibu nya ini.


"Apa kau dengar penjelasan dari karyawan ini? Kau yang salah kenapa kau harus memaki nya? Dia sudah meminta maaf kepadamu bahkan aku melihatnya sendiri. Apa perlu aku memutar rekaman cctv Untuk memastikan nya?" Ucap Alya dengan santai namun sangat tegas dan tajam


Wanita itu pun merasa sangat kesal dan segera meninggalkan Alya dan juga karyawan itu.


"Terimakasih Nona, Nona telah menyelamatkan saya" Ucap nya


"Lain kali berhati hatilah saat bekerja" ujar Alya dan meninggalkan pelayan itu.


Lagi lagi ia mengangguk dan tersenyum "Nona sangat cantik dan baik hati" pujinya yang masih setia melihat punggung Alya yang mulai menjauhinya.


"Kenapa sangat lama sekali nak?" Tanya Ibu min kepada Alya


"Ditoilet sangat banyak orang Eomma jadi alya harus mengantri" ujar Alya tak ingin menceritakan kejadian tadi.


"Kau bisa menggunakan Toilet khusus Diruangan Eomma sayang. Kenapa harus mengantri"


"Tak apa Eomma,, Apa semuanya sudah selesai? Dimana teman Eomma?" Tanya Alya.


"Mereka sudah pamit pulang nak. Mari kita pulang. Eomma sangat lelah" ajak nya dan diikuti Anggukan oleh Alya.


Note : terimakasih sudah membaca dan mampir💜💜