My IDOL Is Mine

My IDOL Is Mine
Rania hamil



Rania dan Bima pun telah sampai Di airport, mereka melihat gadis yang sangat mereka rindukan sedang duduk menunggu kedatangan mereka. Rania hendak berlari menghampiri adik nya namun tangannya langsung dicegat oleh Bima.


"Sayang kamu ga boleh lari lari. Nanti jatuh, ingat kamu itu lagi hamil" ujar Bima. Rania pun mengangguk setuju


Ya Rania sedang mengandung dan usia kehamilannya 5 minggu. Ia sengaja tidak memberi tau Alya karna ia ingin memberikan suprise kepada adik nya.


"Kakak..." teriak Alya langsung memeluk Rania dengan erat


"Sayangg.." ujar Rania membalas pelukan adiknya. Mereka pun berpelukan cukup lama untuk melepas rindu.


Setelah berpelukan, Alya pun menyalim Bima. Lagi lagi Alya memandang Rania yang sedikit terlihat berbeda. Ya dia terlihat lebih berisi.


"Hmm sepertinya Kakak gemukan ya" ujar Alya.


Rania yang mendengar itu pun langsung cemberut "Mass liat tuh Alya. Masa aku dibilang gendut" adu Rania. Semenjak hamil Rania bersikap sangat manja kepada suaminya.


Bima pun tersenyum "Kan kamu emang gendutan sayang" ledek bima


Mendengar itu Alya dan Bima langsung tertawa melihat ekspresi kakaknya yang sangat lucu.


"Alyaa...Mass..." teriak Rania


"Ahahahha tidak sayang kamu tetap cantik kok" ujar Bima.


"Hmm kamu tau tidak Al kalau Mas akan jadi ayah?" Ujar bima tiba tiba.


"Uhhukk uhhukk uhhukk" Alya yang mendengar itu pun langsung tersedak.


"Aduhh Al kamu hati hati dong dek makannya"jawab Rania memberikan minumannya.


"Kamu sih mass, ga liat kondisi duluuu" sambung Rania kepada suaminya


"Maaf maaf Al, Mas kan ga sabar mau bagi tau kamu" jawab Bima


Alya yang sudah mengatur nafas nya pun langsung mendekatkan wajahnya kepada Rania "Yang dibilang Mas itu benar Kak?" Tanya Alya memastikan. Rania pun tersenyum dan mengangguk sambil mengelus perutnya yang masih datar.


Melihat itu Alya langsung memeluk kakak nya "selamat kak.. apa yang kita nantikan selama ini akhirnya dikabul kan Allah. Tapi kakak kok ga bagi tau Alya?" Ujarnya sambil melepas pelukannya dan mengelap Air mata nya


Rania pun tersenyum dan ia sangat senang melihat Alya yang sekarang ini. Alya lebih banyak berbicara dan mengungkapkan perasaannya "kakak mau kasih kejutan untuk kamu" jawabnya


"Kakak ga sayang aku lagi ya. Masa kabar bahagia kayak gini Alya ga dikasih tau" ujar Alya cemberut.


Rania dan Bima bertatap tatapan tidak percaya sekarang Alya sudah berubah "bukan begitu dek.. kakak mau ngasih kejutan aja. Lagian kakak baru tau seminggu yang lalu dek" jelas Rania


Alya pun tersenyum dan mengangguk "jadi sekarang kakak mau ngidam apa??? Mau makan atau apapun Alya turuti" ujar Alya


"Hmmm kakak mau istirahat aja, kakak capek" jawab Rania


"Kok kehotel sih.. kamu kok jahat banget sama kakak. Kakak kan mau ke kost kamu, Mau tidur sama kamu" jawab Rania sedikit merengek


Alya yang melihat itu menjadi bingung melihat sikap Rania yang lebih kekanak kanakan dan manja "hmm gimana ya Alya udah pesan hotel untuk kakak dan Mas bima. Kan kost Alya kecil kak. Mana bisa tidur bertiga disana"jelas Alya.


Rania pun cemberut "Mass Alya jahat ya sekarang. Alya ga sayang aku lagi" lagi lagi Rania mengadu kepada suaminya.


"Alya benar sayang, Kita nginap dihotel aja ya. Lagian kan ga enak kita tinggal dikost Alya" jawab Bima dengan penuh kesabaran menghadapi istrinya.


Alya yang melihat itu pun mengerti kalau itu adalah bawaan bayi yang ada dikandungan kakaknya.


Setelah sedikit berdebat akhirnya Rania pun menyetujui tinggal dihotel dengan syarat Alya harus ikut dengannya dihotel juga. Alya pun mengalah dan mengangguk sebagai jawaban setuju.


Akhirnya mereka kehotel untuk beristirahat. Hari ini Alya akan berangkat kerja namun Rania terus merengek kepada Alya agar Alya tak meninggalkannya.


Lagi lagi Alya dibuat bingung melihat kakaknya. Baru beberapa jam yang lalu kakaknya bersikap seperti biasa dan sekarang sudah merengek lagi seperti anak anak.


"Kak.. Alya harus kerja kalau tidak Alya akan dipecat" ujar Alya memberikan pengertian kepada kakaknya.


"Ga usah kerja lagiii dek.. nih kakak kasih uang yang banyak untuk kamu" jawab Rania merengek dan menyodorkan Atm nya kepada Alya.


Alya tersenyum melihat tingkah kakak nya "kak.. Alya sudah besar dan Alya sudah mempunyai tanggung jawab dalam bekerja. Jadi Alya harus tunaikan tanggung jawab itu. Kakak sama Mas bima tunggu Alya disini dulu ya. Jam 7 malam Alya selesai bekerja terus kita akan pergi jalan jalan sebentar melihat seoul" bujuk Alya kepada kakaknya. Akhirnya Rania setuju.


Alya tak ingin menyia nyiakan kesempatan emas ini dan segera berpamitan kepada kakak dan abang iparnya. Ia takut jika Rania berubah pikiran lagi dan merengek kepadanya lagi.


Malihat Alya pergi, Kini Rania pun kembali seperti biasa "Mas.. Alya semakin dewasa ya mas. Ia ga tertutup lagi dan semakin hangat" Ujar Rania kepada suaminya.


"Iya sayang. Mas juga sangat takjub melihat perubahannya. Mas tidak menyangka kalau Adik kita sudah tumbuh dewasa sekarang" jawab Bima sambil mengelus kepala istrinya.


Mereka sangat bahagia melihat kondisi Alya saat ini. Dari segi fisik Alya sangat jauh berubah ia lebih terlihat sangat cantik dan juga tinggi badannya yang bertambah membuatnya semakin terlihat dewasa saja.


Banyak yang berubah dari kehidupan Alya dan juga Rania. Alya yang semenjak bekerja sudah bisa berbaur dan lebih terlihat santai dan tak tertutup seperti dulu lagi. Perubahan itu sangat bagus untuk Alya. Begitu juga dengan Rania, semenjak hamil Rania lebih manja dan sensitive. Ia juga susah mengatur mood nya. beruntunglah Bima selalu menemani dan sabar menghadapi istrinya. Mengetahui kehamilannya Rania pun sudah resign dari perusahaannya. Bima melarangnya bekerja lagi karna takut Rania akan kelelahan.


Dan juga sekarang Bima sudah menjadi kepala polisi didaerahnya.


**


Alya sudah selesai bekerja dan waktunya ia kembali ke hotel menemui kakak dan abang iparnya untuk mengajak mereka berjalan jalan diseoul.


Mereka bertiga telah sampai dipusat perbelanjaan makanan khas disini. Banyak makanan yang sangat menggiurkan Rania. Namun mereka harus berhati hati memilih makanan disini, karna disini cukup susah menemukan makanan halal.


setelah selesai berjalan jalan dan membeli jajanan khas disini, waktunya mereka kembali ke hotel dan beristirahat.


Rania dan juga Bima berlibur disini hanya seminggu karna Bima mengambil cuti hanya seminggu saja.


Note : terimakasih sudah memampir dan membaca cerita author. Jangan lupa meninggalkan like coment dan votenya💜