
2 Bulan Kemudian
Xavier dan Ashley tinggal di rumah Zoela sudah 2 bulan. Kini rumah Zoela yang sebelumnya sepi sangat rame. " kak aku mau balik " kata Ashley. " balik kemana? " tanya Xavier. " ya ke kota F lahh..." " hahhh!!!! Kamu kan baru balik " teriak Xavier dan Zoela kompak. " iya kak disuruh sama kakek balik... Dahhh" kata Ashley sambil menyeret kopernya. 'sepi lagi dong rumahku' batin Zoela.
Zoela's pov
Jam 17.00
Alarm hape ku berbunyi, berarti sekarang saatnya pulang... yahh rumah ku sepi lagi. Aku membereskan file ku dan pulang. Aku segera mandi karena badan ku sangat lengket. Aku keluar hanya memakai handuk yang melilit di dada ku. Aku membuka handuk ku dan mengganti baju. " eh Zoe ini besok jam 15.00 ketemu dengan ceo perusahaan Nevin ya, " kata seseorang di belakang ku. "Ahhhhhhh" ternyata Xavier. Tunggu berarti dia sudah melihat ku ganti baju. "t-tunggu apa yang kamu lihat tadi?" kata ku gelagapan. "emmm apa ya... coba kuingat..." goda Xavier. "aaaaaa" aku berteriak lagi. " gapapa sayang.... badan mu indah kok" goda Xavier. Wajah ku memanas.
Zoela's pov end
Zoela : "ehh bagaimana kamu ke sini?"
Xavier : "kan aku punya kunci cadangan"
Zoela : " maksud ku ngapain kamu kesini? Kan Ashley balik ke Jerman."
Xavier : " nemenin kamu"
'yessss ada Xavier.... Rumah ku gak sepi lagi dan bisa berduaan.... Hehehehehe' batin Zoela.
Xavier : " Kenapa? Seneng bisa berduaan sama aku? Ngaku aja..."
'ehhh kok dia bisa tau' batin Zoela
Xavier : " haha aku tau lah kamu mau berduaan sama aku"
Zoela : " ihhh gak kok!!! Ge-er!"
Muka Zoela memanas dan langsung pergi ke kamar nya. Zoela berbaring di tempat tidur king size nya dan berguling guling. "kok dia bisa tau sih!"
**skip besok**
Xavier : " mau nonton bioskop? "
Zoela : "ok"
Xavier : " jam 18.00 bisa?"
Zoela : " bisa kok "
Zoela's pov
Jam 15.00
Waktu nya membeli baju untuk kencan hehe... Aku melihat sederet gaun indah yang tertata rapi di toko busana. Aku menggunakan dress selutut berwarna merah dengan motif mawar. Aku merias wajah ku sedikit. Di sana sudah ada Xavier menungguku menggunakan jas hitam dengan kemeja putih dan dasi berwarna biru gelap, dia terlihat sangat gagah dan tampan.
Zoela's pov end
Zoela : " halo "
'ya ampun dia sangat cantik dan anggun hari ini'
Xavier : " hi "
Zoela : " mau nonton apa? "
Zoela : " film horor!!! " sambil menunjuk poster film horor.
Xavier : " Eh! O-ok..."
DI DALAM TEATER
Xavier menggenggam tangan Zoela dengan sangat erat. Keringat dingin Xavier mulai bercucuran dan ketika monster dari film horor tersebut muncul Xavier langsung memeluk Zoela. Melihat Xavier yang begitu di hormati ketakutan Zoela terbahak bahak. Karena kesal akhirnya Xavier keluar gedung teater yang di susul oleh Zoela.
" X!!! " teriak seorang wanita menggunakan dress di atas lutut dan langsung memeluk Xavier. Sontak Xavier melepaskan pelukan nya.
Xavier : "eh halo Vi.. Oh ya ini Victoria sahabat aku sewaktu SMA. Victoria kenalin ini pacar aku dan sekretaris ku."
Vctoria melihat Zoela dengan tatapan membunuh.
Zoela : " Oh.. Halo"
Yang tidak di respons oleh Victoria.
** skip besok **
Zoela berangkat kerja bareng Xavier. Saat mereka memasuki ruangan Xavier, Victoria sudah duduk disana. " hi Vic " sapa Xavier. "halo juga X" jawab Victoria manja.
Victoria : "X aku laper beliin makan"
Xavier : " Zoe kamu beliin Victoria makan ya"
Zoela : " iya "
Zoela bergegas menuju restaurant mahal untuk membelikan Victoria makan. Saat Zoela kembali ia melihat Victoria sedang duduk di pangkuan Xavier. Hatinya sakit melihat kejadian itu tapi tetap berusaha bersikap cuek.
Victoria : " Maaf X kaki ku tersandung"
Zoela : " ini makanan nya "
Xavier : " oh iya taruh aja di meja "
Lalu Victoria menikmati makanan nya.
Xavier : " aku tinggal dulu ya ada meeting "
Victoria & Zoela tetap di ruangan Xavier.
Victoria : " ambilkan aku air dingin "
Zoela : " ini non "
Lalu Victoria menuangkan air itu pada Zoela.
"Jangan dekati Xavier jalang!!! Kau hanya mau uang Xavier kan! Dasar matre " kata Victoria pada Zoela yang menggigil dan basah kuyup.