
"kami akan pergi ,terimakasih karena sudah menerima kami " ucap Arthur sambil menunduk hormat , mereka akan melanjutkan perjalanan kecuali evan yang tidak akan bersama mereka karena harus tinggal disana untuk sementara waktu .
hanya Alexa dan Arthur yang pergi ,sedangkan small dalam proses pemulihan dan berada di alam sadar Alexa.
"kami akan menunggu mu ,jadi cepatlah datang !" ujar Alexa kepada evan ,pemuda itu tersenyum tulus seraya memeluk Alexa.
Alexa terdiam , dia tidak tahu harus merespon apa . gadis itu cukup bingung , tapi setelah melihat sisi dan sasa mengangguk Alexa membalas pelukan evan .
"jaga diri baik baik ,kalian "evan beralih memeluk Arthur dan dibalas balik
"kakak baik baik !!"
"jangan lupa kembali kesini "
"baik kalau begitu kami akan pergi "ujar Arthur
"baik ,hati hati !"
para penghuni samudra melepas kepergian kedua nya yang berenang menjauh , evan masih menatap kepergian kedua , ada rasa tidak rela . jadi pemuda itu memutuskan untuk mengejar mereka .
"kakak!" teriak sisi dan beberapa putri nya yang berusaha memanggil dan mengikuti evan,oannes menahan putri putri nya dan menggeleng kan kepala , mencoba memberi pengertian untuk tidak mengikuti evan .
kini evan duduk di sebuah batu karang ,dari kejauhan dia melihat Alexa dan Arthur yang sudah kembali menjadi manusia setelah keluar dari air laut , pemuda itu tersenyum sambil bergumam
"hahaha....sepertinya aku terlalu cepat merindukan mereka ..." gumam nya
...anggap aja kek gitu :)...
Flashback
"ughr...." Alexa membuka matanya dan menatap sekeliling ,badan nya terasa sakit dan kaku akibat sudah lama tidak digerakkan .
evan datang sambil membawa makanan dan melihat Alexa sudah bangun sontak pemuda itu mendekat dan membantunya .
"kau tidak apa apa ? apakah ada yang sakit ?" tanya nya dengan cemas
"um ..aku baik baik saja ,hanya kaku saja karena terlalu lama berbaring seperti nya " jawab nya
"makan lah kau tidak sadarkan diri selama seminggu"evan memberikan makanan yang ada di nampan kepada Alexa, gadis itu melirik sebentar makanan itu sebelum memakannya .
"terima kasih " ucap Alexa,evan hanya mengangguk kan kepalanya
Alexa memakan makanannya ,di samping nya evan sedang memperhatikan ular kecil berwarna putih kehijauan yang sedang terlelap.
"dia demon best kontrak ku " ujar Alexa disela sela makannya ,evan menoleh dan menatap Alexa serta small bergantian.
"tapi ,,,,apakah benar dia ,,,best legenda itu?" pertanyaan itu tanpa sadar keluar dari mulut evan
Alexa terdiam sebelum menjawab
"ya,,dia adalah salah satu best legenda ,dia dihidupkan kembali oleh suku drak elf . pada waktu itu kekuatannya hanya ada setengah saja ."jawab Alexa
"Drak elf ?"
"ya ,,kau tahu bukan kekaisaran Lessen ?"tanya balik Alexa
"ya ,,aku tahu . bukan kah itu adalah kerajaan yang terkuat ,apa lagi di sana terkenal dengan keadilan dan kemakmuran nya " jawab evan antusias , sedangkan Alexa hanya tersenyum miring . adil ?! adil kah? entahlah gadis itu tidak tahu , walaupun hanya pergi sebentar dia rasa tidak ada keadilan dibagian bagian tergelap kekaisaran .
"ada apa ?" tanya evan ketika melihat Alexa yang terlihat tertawa miris .
"tidak .... kau tahu kerajaan Aros? disana adalah tempat perang antara elf hutan dan drak elf yang menginginkan wilayah elf hutan .mereka memilih berperang di wilayah kerajaan aros dan juga ingin menculik para manusia sebagai tumbal nya ,tapi singkat cerita drak elf berhasil dikalahkan dengan kerja sama manusia dan elf hutan ."
"siapa yang mengalahkannya?jangan bilang itu kau ?! " tanya evan tak percaya
"menurutmu ?"
"aku-
"itu pasti dia !" Arthur datang dan memotong perkataan evan , pemuda itu sudah lama menguping pembicaraan keduanya
"Arthur?"
"kutanya ,kau pasti melakukan sesuatu bukan untuk mengalahkan nya ?" tanya Arthur menatap manik mata emas yang bertatapan dengan mata hitamnya .
" tidak. "
"lalu ?" Arthur menaikkan sebelah alisnya ,tidak mungkin Alexa bisa mengalahkan best legenda itu ,walaupun best itu hanya memiliki setengah kekuatan nya .
"aku hanya mengancamnya " jawaban Alexa tidak memuaskan Arthur ,pemuda itu terlihat ingin kembali menyahut
"bagaimana kau mengancamnya ?! kau tidak berbohong kan Alexa?" evan memotong ucapan Arthur.
nah kan , kena karma Arthur:)
"aku tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya ,aku hanya masuk ke alam sadarnya dan mengancamnya ,itu saja "jawab Alexa memalingkan wajah nya .
"alam sadar ?! tanggu bagaimana-
"aku memiliki kekuatan roh yang besar , jadi aku bisa masuk ke sana dan juga walaupun dia memiliki kekuatan luar yang hebat ,tetap saja bagian terdalamnya lemah . sudah aku tidak ingin lagi bercerita !" jelas Alexa
"berarti kau yang berbicara kepada ku pada saat aku bertarung melawan elder ?kau berbicara kepada ku lewat roh ?" tanya Arthur melihat Alexa yang juga melihat kearah nya .
"iya .."
hening ..
"kau ,,,ah sudahlah aku tidak akan bertanya lagi . jika kau ingin bercerita lagi ,aku akan mendengarkan mu ! tenang saja sebagai kakak aku tidak akan meninggalkan adik adik ku ,kalian adalah keluargaku yang paling berharga!" ujar evan dengan semangat sambil menatap Alexa dan Arthur yang mematung ditempat .
"kakak ?keluarga ?" batin keduanya
"hei ada apa ?kenapa kalian melihat ku begitu ? apakah kalian terharu ? hah? terharu kan? ,kan?" evan menatap keduanya dengan dua alis naik turun
"dasar bodoh !" ujar keduanya secara bersamaan
"huh?!"
"eh? "
"ha ..hahahaha,,,hahaha,,,,"evan tertawa keras sedangkan Alexa dan Arthur hanya tertawa kecil .
Alexa menatap evan yang tertawa tanpa beban apalagi dari suaranya yang terdengar tulus seketika membuat Alexa ingat dengan orang yang dia anggap keluarga.
keluarga? entahlah gadis itu masih bingung , apakah dia sudah memaafkan mereka ,atau malah lari dengan dalih ingin berpetualang .
terkadang gadis itu berpikir ,apakah dia memiliki keluarga ? lalu apa itu keluarga ? dari kecil dia hanya bisa mengenal apa itu keluarga ,dia belum bisa bisa menggapai apa itu makna keluarga ,yang dia tahu hanya namanya saja .
benarkah dia dulu memiliki keluarga ?
Alexa terlihat melamun ,tapi evan menyadarkan gadis itu .
"oi ,,,adik kecil ,apa yang kau lamun kan? " tanya evan sambil menepuk pundak Alexa
"ah ,,tidak ,benar dimana topeng ku ?" alih Alexa
"em....kau menyembunyikan sesuatu?" evan menatap mata Alexa yang terlihat sedang mengalihkan pembicaraan.
"baiklah lupakan ,aku hanya ingin mengatakan sesuatu " tambah evan menghentikan aktivitas Alexa sedangkan Arthur menaikkan sebelah alisnya .
"aku tidak bisa pergi bersama kalian setelah ini "
hening....
"apa maksudmu ?! kau tidak pergi ? kenapa ?" tanya Arthur bertubi tubi ketika pemuda itu tersadar
"ada sesuatu yang harus ku urus ,jadi aku akan tinggal disini untuk beberapa waktu " jawab evan
"kalau begitu kami akan menunggu mu !" ujar Arthur
"tidak bisa ,!mungkin 1 atau 2 tahun aku akan disini !"
"apa ?! kau bercanda ?! kau..."Arthur tidak tahu harus mengatakan apa lagi
"tenanglah aku akan menyelesaikan masalah disini dan kita akan kembali bersama,tapi aku mohon kalian harus melanjutkan perjalanan ini tanpa aku " jelas evan
"kenapa ?" kali ini Alexa yang bertanya
"maaf tapi ...aku tidak bisa mengatakan nya " jawab evan
"kenapa ?! bukan kah kau bilang kau adalah kakak kami ?" tanya Alexa lagi
evan terdiam dia tidak bisa mengatakan nya ,Alexa dan Arthur menghela napas .
"baiklah kami mengerti ,kami harap kau menepati janji mu ,sebagai kakak " ujar Arthur sedangkan Alexa hanya mengangguk
"baiklah ,terimakasih"evan tersenyum membalas
Flashback off