
Boom...
Alexa menghindar sebelum sebuah serangan mengenai nya . seekor beruang putih mengeram kearah Alexa .
tubuh beruang putih itu membesar dengan mata merah yang hampir hitam , cakar cakar nya menajam dan terlihat lebih panjang dibandingkan yang tadi , bulu bulu nya yang putih berubah warna menjadi hitam dan juga bulu bulunya bukan lagi bulu biasa melainkan besi besi yang tajam , di atas nya seorang pria berlumuran darah menyeringai melihat kebawah .
"itu ,bukan kah pria tua tadi ?ketua organisasi ini ?" tanya Alexa pada diri nya sendiri .
Arthur dan Mikhail terhenti dengan adu argumen mereka , Mikhail bahkan membuka mulutnya lebar lebar ketika merasakan tekanan luar biasa menekan nya .
"dia masih hidup ? " tanya Arthur pelan yang masih didengar Mikhail.
"si ...siapa dia ?" tanya Mikhail sambil berusaha untuk melawan tekanan yang menekannya .
"sial !kenapa Alexa dan Arthur masih bisa berdiri huh?!" batinnya kesal menggerutu .
"bocah bocah yang hebat ,!tapi sayang kalian masih belum bisa mengalahkan ku !hahahaha ...tadi cukup menyenangkan tapi kalian membuatku marah karena membunuh ku dengan mengunakan ilusi itu !" geramnya menatap Alexa tajam .
"sial !sudah ku duga dia masih hidup ! bagaimana mungkin aku senang tadi !aku yakin jika tadi dia melihat nya ? argh....." pria berkipas yang dipukul Alexa tadi berwajah pias sambil menahan aura yang diberikan oleh sang ketua , dia mengumpat kesal karena pasti setelah ini dia akan mati.
wanita yang di sandera Alexa juga ikut menahan aura yang diberikan oleh Mail , dia susah payah menahannya dengan berpegang pada beruang putih yang meringkuk ketakutan .
matanya menajam melihat Mail sang ketua organisasi beruang putih berdiri angkuh dan sombong menatap mereka yang sedang berusaha menahan auranya .
Alexa dan Arthur hanya menatap tak minat dengan orang yang ada di atas mereka .
"oi ! pak tua kau masih hidup ternyata ? " Arthur bertanya dengan nada mengejek , Arthur melompat dan berhenti di sebuah dinding yang masih berdiri walaupun hancur setengah.
"bocah keparat !!!serang ! " Mail menatap tajam Arthur , dia segera mengarahkan beruang besinya untuk menyerang Arthur , Alexa ikut membantu Arthur .
beruang besi itu menyerang mereka dengan bulu bulunya yang tajam , bulu bulu itu terbang dan seakan memiliki pikiran sendiri mereka mengejar Alexa dan Arthur yang menghindar.
Alexa menahannya dengan belati nya tapi dia terpental karena menahan bulu bulu besi yang memiliki daya serang yang kuat .
tangan Alexa sedikit bergetar ketika pergi menjauh setelah menahannya.
"th! kekuatan bola bulu itu berada di atas pak tua sebelum mati " ujar Alexa pelan
Arthur menghindari serangan serangan bulu bulu besi dengan terbang menuju tempat tempat sepi agar bulu bulu itu tertahan , dia kembali ketika bulu bulu yang mengikutinya hilang karena menancap di berbagai tempat .
"hahahaha.....bagaimana bocah ! apakah kalian bisa menghindari nya ? hahahaha ..." ujar Mail dengan sombongnya .
"ah..melihat kalian aku rasa aku ingin memasak kalian setelah mencincangnya ! hahaha" mail tertawa keras kemudian terjun bebas dan berhenti di atas permukaan salju .
" sial ! aku sama sekali tidak bisa membantu !" Mikhail mengepalkan tangan nya , dia merasa tak berguna karena lemah dan harus bersembunyi . jika di maju dia hanya akan menjadi beban dan bisa membagi fokus Alexa dan Arthur
"sialan ! bagaimana pun aku tidak boleh duduk diam saja ! aku harus melakukan sesuatu ! " Mikhail mengangguk kan kepalanya dia pergi dari tepat persembunyian dan segera pergi menuju markas yang ditinggal karena pertarungan .
dia segera menuju kedalam dan menemukan banyak anak anak yang masih didalam kurungan.
segera dia membuka kurungan kurungan itu dan mengeluarkan anak anak yang meringkuk didalamnya .
Mikhail menuntun mereka untuk segera pergi dari sana , nathan ikut membantu Mikhail menuntun anak anak yang masih takut dan syok .
"tenang lah ,! kak Mikhail akan membawa kita pulang ! jadi ayo kita ikuti dia dan segera pergi dari sini !" nathan berteriak memberi tahu anak anak yang masih takut dan ragu ragu untuk pergi mengikuti Mikhail ,tapi ketika melihat senyum Mikhail yang tulus mereka segera pergi mengikuti Mikhail.
Mikhail menuntun mereka pergi ketempat yang aman dan sangat jauh dari pertempuran yang sedang terjadi , tak jauh dari tempat mereka Mikhail melihat sebuah kota yang tidak jauh dari nya segera dia membawa anak anak pergi menuju kota itu .
wajah anak anak di penuhi oleh berbagai emosi mereka berlari menuju kota dengan cepat .
seorang prajurit yang menjaga gerbang koza terkejut ketika melihat dari kejauhan segerombol anak anak berlari kearah gerbang kota
"ting...ting...."
bunyi lonceng kota berbunyi dan membuat semua warga di kota berkumpul di gerbang kota .
pada saat mereka ingin bertanya ,mereka dikejutkan oleh segerombol anak anak yang berlari mendekat , mereka berlari dengan cepat sampai sampai beberapa terjatuh akibat terlalu cepat berlari .
"itu..itu ...."
tangis dan haru pecah di depan gerbang kota , para orang tua menangis bahagia ketika melihat anak anak mereka pulang , para anak anak juga begitu mereka menangis dan selalu mengatakan kata maaf kepada orang tua mereka karena nakal .
ada juga beberapa anak yang hanya tersenyum , mereka hanya bisa menatap iri para anak anak yang kembali kepada orang tua mereka , sedangkan mereka tidak memiliki nya karena dari kota atau desa lain
Mikhail tersenyum hangat , hati nya tiba tiba saja terenyuh melihat nya , dia segera menatap anak anak yang hanya bersandar karena orang tua mereka tidak ada disini .
" kalian akan tinggal disini untuk sementara sampai orang tua kalian datang dan membawa kalian pulang , tenang lah kalian akan mendapatkan tempat yang nyaman untuk tinggal disini " seorang wanita tua mengelus rambut seorang anak laki laki sayang , dia adalah ibu panti yang kebetulan berkumpul dan melihat ada banyak anak anak yang tidak memiliki orang tua .
Mikhail tersenyum ketika ibu panti itu melihat kearahnya , Mikhail memberikan sekantong emas untuk menambah biaya panti .
para orang tua dan anak anak tidak lupa untuk berterima kasih kepada Mikhail yang sudah menolong , mereka bahkan menawarkan Mikhail untuk beristirahat , tapi Mikhail menolak nya dengan halus dan juga Mikhail mengatakan jika dia bukan lah orang yang menolong anak anak mereka melainkan Arthur dan Alexa .
Mikhail dan nathan pergi setelah sedikit drama yang mereka buat , para warga kota juga memberikan nya beberapa informasi yang mungkin dibutuhkan oleh Mikhail dan yang lain nya .
"kita harus bergegas nathan , kau masih bisa berjalan ?"