Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 92 Gian octopus 2




...Istana...


Dibalik batu besar itu mereka berlima masih memantau keadaaan ,dari dalam istana keluar dua ekor manusia setengah belut yang berenang keluar keduanya terlihat berbincang bincang . Alexa mengangguk kepala tanda rencana mereka akan dimulai.


"ughr.....to...tolong ..tolong aku " sebuah suara mengalihkan perhatian dua siren itu ketika mereka sudah lebih jauh dari wilayah istana ,mereka mendekat dan mendapati seekor mermaid dengan keadaan menyedihkan penuh luka terlihat lemah .


"hei,,lihat bukan kah dia mermaid ?apa yang dia lakukan di wilayah ini ?" tanya seekor siren kepada temannya


"entahlah tapi sepertinya dia mendapatkan masalah hingga berakhir disini " jawab temannya .


tidak jauh dari balik batu yang besar itu Alexa ,Arthur dan small berenang kedalam istana setelah sisi menarik perhatian dua siren yang keluar untuk mencari makan ,sedangkan sasa memantau dari jauh untuk melihat keadaan sekitar .


"ikuti aku dan jangan sentuh apa pun !" jelas Alexa, keduanya mengangguk tanda mengerti .


setelah berenang beberapa saat didalam istana yang lebih mirip labirin,mereka telah sampai di depan sebuah pintu yang penuh oleh lumut ,sepertinya itu adalah pintu utama .


Alexa memindai nya sebentar sebelum mengangguk kepada kedua temannya .


"bagaimana?kau merasakan aura evan?"tanya small


"ya,tapi auranya seperti tercampur" jawab Alexa


"ayo sepertinya sang boss sedang pergi untuk makan " ajak Alexa .ketiga mulai mendorong pintu besar penuh lumut itu dengan cepat tapi penuh penekanan .


tidak jauh dari pintu yang mulai terbuka dari kejauhan terlihat seekor merman sedang diikat terbalik dan tidak bergerak .



"itu...."


Arthur berenang lebih cepat untuk mendekat kearah merman yang sedang tidak sadarkan diri .


"evan?"


"dia evan !"


Arthur mencoba menyingkirkan rumput biru yang melilit evan ,pemuda itu dibantu oleh Alexa dan small . mereka bekerja sama untuk membebaskan evan .


"rumput apa ini ?! kenapa sangat kuat ? " keluh small sambil merobek rumput biru itu.


"cepat !" Alexa berseru dengan pelan tapi nadanya terlihat panik ,Arthur mengerti dia kembali memutuskan rumput yang melilit evan dengan belati yang diberikan oleh Alexa .


evan terlepas dari lilitan nya,Arthur menahan tubuh evan, mereka berenang menjauh dari ruang utama tapi sepertinya mereka tidak bisa pergi sekarang .


seekor gurita setengah manusia sedang menghalangi pintu keluar .


"kalian sepertinya sangat buru buru ya ?"


"sial sejak kapan ?! bukankah dia masih berada di lorong?!"batin Alexa


small dan Alexa sudah bersiap jika akan ada pertempuran,mereka mengeluarkan aura masing masing .


"wow,,,wow,,,wow,,,tenang ,kenapa kalian sangat tengang? kalian tidak mungkin kan akan bertempur di sini? "


"......


"baiklah aku tidak akan berbasa basi lagi ,lebih baik serahkan merman itu atau kalian akan menerima ganjarannya " ujarnya


"hihi hihi....kau tahu ?tapi itu lebih baik ,maka serahkan merman itu dan kalian aku izinkan pergi "


"........."


"sepertinya kalian memilih jalan yang sulit ya ,maka aku tidak akan segan lagi !" ujarnya sambil menyeringai.tiba tiba saja salah satu tentakelnya yang panjang itu terulur dengan cepat dan hendak mengambil alih evan yang digendong Arthur.


Arthur menghindar dengan cara melempar belati yang ada ditangan agar sedikit menghentikan pergerakan tentakel itu.


tak...


mereka menghindar ,sedangkan giant menyeringai . sepertinya mereka adalah mermaid dan merman yang baru saja belajar berenang ,pergerakan mereka sangat lambat .


"hihihi,,, apakah kalian baru saja lahir ? kalian sangat lambat !"ujar giant sambil memiringkan kepalanya ,dia menatap kearah Alexa dan yang lain dengan tatapan yang mencemooh .


"Arthur pergilah ,bawa evan pergi !ini ambil dan berikan padanya "small mendekat dan memberikan sebuah kotak kecil kepada Arthur.


"kalian ?"


"pergi lah ,kami bisa menjaga diri kami !" ucap small menyuruh Arthur pergi lebih dulu .


"tapi ...."


"sial ,kau pergi lah !apa yang kau tunggu balok es !!!" sentak Alexa kesal ,kali ini gadis itu benar benar kesal dengan sikap Arthur yang terkesan peduli kepada mereka berdua ,padahal pemuda itu biasanya tidak akan peduli.


"kami tidak butuh dikasihani !" sentak Alexa lagi tanpa melihat kearah Arthur.


Arthur terdiam tapi kemudian dia berenang pergi menuju pintu yang lain ,


"oh,,aku tidak akan membiarkan siapapun pergi ,,termasuk kalian !!!" serunya .


seketika tentakel nya memanjang dan menutup semua pintu didalam ruang utama istana itu, Arthur kalah cepat pemuda itu masih terjebak di dalam sana .


"ck! " Alexa


"Arthur,berikan kotak yang kuberikan pada mu tadi , itu adalah obat ,cepat masukan kedalam mulut evan " jelas Arthur.


Arthur mengangguk dan memberikan evan sebuah pil dari dalam kotak yang diberikan oleh small .


Alexa melepaskan kekuatan sihirnya ,tombak air berputar putar disekitarnya dan siap meluncur kapan saja .gadis itu sedang fokus pada target nya.


"hihihi,,,,kau ingin melawan ku ?" tanya nya seakan mengejek Alexa


"huh!!! "Alexa memutar bola matanya malas , kali ini dia diremehkan .


"kau tidak akan bisa mengalahkan ku , ku tebak kau sepertinya dari darat bukan ?dan kau juga bukan ahli yang melakukan pertempuran didalam air , bukan kah sudah jelas disini siapa yang akan menjadi pemenang nya ?" ujar giant sambil menyeringai ketika melihat wajah Alexa yang berubah .


"....."Alexa terdiam ,benar dia akan kalah jika dihadapkan dengan pertarungan didalam air , apalagi dengan salah satu penguasa samudra ! dia akan kalah !, belum lagi dia masih belum terbiasa berenang , sudah dipastikan kekalahan akan menjadi akhir bagi nya .


.


.


.


.


maaf update nya gak menentu,