
terdapat enam pintu di ruangan yang luas sekaligus kotor itu , enam tentakel yang besar menutupi semua nya . giant tersenyum melihat mereka yang terdiam.
Alexa berenang mendekat kearah Arthur dan small ketiga sudah siap siaga jika ada serangan dadakan yang diluncurkan oleh giant dengan sisa tentakel nya ,bahkan Alexa tidak menghilangkan serangan tombak airnya yang ada disekitarnya .
seekor gurita setengah manusia ,dia memiliki wajah seperti pria dewasa yang tampan jika saja dia tidak memperlihatkan senyum liciknya bahkan mata nya sampai menyipit akibat
tersenyum.dia memiliki delapan tentakel besar yang berwarna hitam dan tentu saja besar dan kuat ,Alexa yakin jika dia lengah dia bisa saja terlempar hanya dengan libasan tentakelnya .
"ughr....."evan terbangun ,Arthur dan Alexa menoleh kearah evan yang terlihat lunglai
"kau tidak apa ?" tanya Arthur
"engh ....Arthur,kalian?"
"sudah lupakan ,kita akan membahas nya nanti " jelas small tanpa menoleh
"kita harus keluar sekarang !" tambah Alexa
"ughr....itu ?"
"yo kau sudah bangun? bagaimana jika kita buat kesepakatan? "mata giant kini semakin menyipit ketikan senyuman licik melebar di bibirnya yang pucat .
"kami tidak akan membuat kesepakatan dengan mu ,ayo akhiri ini dengan pertarungan!" Arthur berseru ,merasa kesal hanya dengan melihat senyum licik giant .tangan nya mengeluarkan api hitam yang bahkan tidak akan padam didalam air sekalipun itu adalah air laut.
"seperti namanya ,api neraka tidak akan padam kecuali di padamkan oleh es abadi !" batin small memperhatikan Arthur yang sudah siap meluncurkan serangannya
Alexa meluncur kan serangan tombak nya yang dia keraskan menjadi es , tombak itu berputar putar dan menyerang kearah tentakel tentakelnya yang menutup pintu .
berpikir tombak yang tajam itu bisa mendarat dan menggoreskan sedikit luka dalam di tentakel nya
tapi ternyata tidak ,bahkan untuk bergerak sedikitpun tentakel itu tidak .
"sudah ku bilang akulah yang akan menjadi pemenang nya !lebih baik kalian menyerah saja "ujar giant menatap kearah keempatnya.
"......."
Alexa berenang kerah giant dengan cepat disusul oleh Arthur ,keduanya menyerang dari dua arah yang berbeda . Arthur terus menyerang giant dengan bola bola api yang tidak akan padam sedangkan Alexa mengeluarkan tombak tombak yang terbuat dari elemen es nya untuk menyerang giant .
dua serangan mengarah padanya tidak membuatnya takut ,hanya saja dia merasakan bahaya dari serangan api hitam yang dikeluarkan oleh Arthur.
boom......
serangan keduanya meleset ,tapi serangan susulan kembali hadir dan dengan cepat giant menangkis serangan itu.
"kau pikir kami akan diam saja ?!" teriak dua orang yang tiba tiba saja ada didepan giant .
sring....
slash.....
dua serangan mengarah kearah tentakel giant yang berusaha menghalau serangan dadakan small dan evan .
"hahaha ....apakah kalian ingin berkerja sama untuk mengalahkan ku?!"
small mengangguk kearah teman temannya ,mereka menyerang dari dari arah yang berbeda tapi tetap berfokus kepada giant .
sring.......
sebuah bola api yang besar muncul dengan suhu yang sangat tidak masuk akal , Arthur melempar kan api nya kearah salah satu tentakel giant yang menutupi pintu.
merasakan adanya bahasa giant menyingkirkan tentakelnya yang akan menjadi sasaran serangan Arthur .
boom....
api hitam menyebar dengan cepat memakan bangunan itu .
"sial api apa sebenarnya itu?!bagaimana mungkin dia tidak padam bahkan didalam air sekalipun !!" batinnya menatap bagian bangunan yang dilahap api hitam
Alexa yang melihat giant lengah segara mengeluarkan sihirnya elemen angin dan air bercampur menghasilkan elemen baru ,elemen petir .
srik...zettt....zttt
Alexa mengangkat tangannya ,muncul bola bola petir yang ukurannya sebesar bola sepak dan mengarahkan nya kearah giant .
evan dan small tidak ingin kalah keduanya melemparkan belati untuk mengecoh giant .
boom....ztttt. ...zttt
"argh.....sialan !beraninya mereka !" batinnya ketika terkena serangan Alexa ,dia lengah karena masih memikirkan tentang api Arthur yang terus menjalar secara liar ,ditambah oleh small dan evan yang melemparkan belati kearahnya dengan cepat .
pertarungan didalam air sedikit menyulitkan Alexa dan teman temannya ,mereka menyerang dari jarak jauh karena jika tidak mereka akan terlempar oleh tentakel yang besar itu.
serangan demi serangan mereka luncurkan untuk mencari kelemahan giant .
"sial dimana kita harus menyerangnya?!"rahang small mengeras , dia sudah kehabisan akal untuk mencari dimana titik lemah gurita itu .
"kita tidak bisa begini ,kita bahkan tidak memiliki pengetahuan tentang nya ,bagaimana cara kita mengalahkannya ?!" ujar evan yang juga sama kesalnya dengan small
Alexa dan Arthur berhenti menyerang ,sudah setengah jam mereka menyerang dengan sia sia , bahkan giant hanya memiliki luka gores kecil dan dengan cepat sembuh berkat regenerasi yang kuat.
"ada apa ?apakah kalian sudah selesai ? jika iya bagaimana jika kita membicarakan tentang kesepakatan?" tanyanya sambil tersenyum ,sebuah kertas melayang ditangannya dan mengeluarkan cahaya berwarna emas .
...Giant octopus...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Happy new year...
...moga suka >\<...