
"Hiks ..hiks..hiks..ti-tidak kak ,bukan seperti itu!?"Alexa menangis karena dituduh apalagi oleh kakak kandungnya .
itu membuat hati kecil Alexa sakit seperti diiris iris ,luka fisiknya tak seberapa dari pada luka yang berada dihatinya .sakit tapi tak Berdarah .
"heh!sudahlah aku tak mau melihat mu !lebih baik kita pergi ,ayo rissa "ajak Andi mengabaikan Alexa yang terluka akibat perbuatannya ,darah menetes banyak tak dipedulikan oleh Andi bahkan dia tidak merasa bersalah .
Alexa bersikeras ingin menjelaskannya
"ti-tidak Clarissa bukan se-seperti itu kan ?kau yang meminjamkan kalung mu pada ku !"ucap Alexa bergetar,
tapi jawaban Clarissa membuat hatinya yang berusaha dia tahan agar tidak hancur malah menjadi hancur tanpa bisa diperbaiki.
"apa maksud kakak ?kakak yang merebut kalung ku,kakak bilang jika aku tidak memberikannya kakak akan menamparku"ucap Clarissa sambil membuat ekspresi wajah tertindas.
"lihat !apa lagi yang kau inginkan hah!?"bentak Andi marah lagi kini dia sampai mengeluarkan formasi sihir ditangannya lalu mengarahkannya kepada Alexa
swoss...
sihir angin melesat melukai tubuh kecil Alexa
"akh....ah...sa-sakit "ujarnya sambil melindungi diri nya dari pisau pisau yang diarahkan oleh Andi
Dan itu masih belum selesai sampai Alexa merasa kegelapan menghampirinya ,disaat dia hampir jatuh pingsan akibat kehabisan darah dia melihat seorang anak laki laki datang melindunginya,dia tau itu ,itu adalah kakak keduanya,Nando Eleanor Vervilon .
"Dia adik kandungmu sialan!"suara itu terdengar samar samar ditelinga Alexa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
kembali ke taman
"apa..apa yang kakak lakukan ?"Clarissa menunjukan wajah yang dibuat buat sedih
"tidak ada aku hanya tidak suka memakai barang yang sudah dipakai oleh orang lain ,jadi tak usah menawarkan barang jelek seperti itu lagi,apalagi itu dibeli oleh orang lain"sarkas Alexa
"kak.."belum sempat Clarissa berbicara ,suara seorang pemuda terdengar
"apa maksud perkataan mu ,rissa sudah berbaik hati meminjamkan mu kalung itu ,dan kau dengan tidak tau sopan santun langsung menolaknya ?apa kau tidak pernah diajar ?"geram Andi
Alexa hanya memandang dingin Andi ,pemuda ini tidak pernah berubah ,selalu membela Clarissa tanpa tau mana yang benar dan mana yang salah sungguh Alexa muak dengan sifat Andi ini.
"memang benar aku tidak pernah diajarkan sopan santun ,aku tidak pernah diperhatikan,dan aku tidak pernah tau bagaimana bersikap sopan ,tapi jangan lupa walaupun aku tidak tau sopan santun aku tetap lah nona sah kediaman bangsawan Eleanor !lalu apa maksud mu menyuruhku memakai barang bekas? kau ingin mempermalukan ku?aku sudah mengatakannya aku akan merebut apa yang seharusnya menjadi milikku dan ini baru permulaan "ucap Alexa menggebu ngebu
kemudian pergi meninggalkan Andi dan Clarissa yang terdiam .
"heh!ini baru dimulai!"batin Alexa
...----------------...
"haha...ini menyenangkan melihat wajah terdiam kedua orang menyebalkan itu"ucap senang Alexa sambil berguling guling.
"lalu aku harus pergi ,kebagian keuangan benar !"
"fani..."triak Alexa,kemudian sesosok gadis muncul dari balik asap putih
"menghadap nona "ucap fani sambil memberi homat bak kesatria
"apa aku sudah mengumpulkan nya?"tanya Alexa
"sudah nona ,semua sudah saja kumpulkan dan tak ada yang terlewatkan"ucap fani lagi
"bagus ,sekarang permainan akan dimulai"smirk jahat terbentuk di bibirnya yang indah.
hola hola ,like dong biar semangat
hehe
😁😁
lanjut?
see you