
"kurasa lebih sedikit tahu mungkin kau tidak akan berada didalam masalah "Alexa tersenyum ketika mengatakannya
"hahaha...benar kata nona "sarah tertawa canggung ,suasana di tempat mereka terasa canggung .
seorang pelayan datang dan membawa kan pesanan Alexa,di depan mereka sudah tertata rapi cake yang enak dan imut. Alexa memandanginya dengan mata berbinar
"makan lah jika mau ,jika tidak tidak usah "ucap Alexa sambil mengambil cake dan memakannya
sarah tentu senang dengan perkataan Alexa, gadis itu langsung mengambil cake yang ada dimeja .sedangkan Frans juga mengambil nya walaupun dia tidak begitu suka makanan manis
"oh benar kau akan datangkan ke pestaku?"tanya sarah dengan harap
Alexa terdiam sesaat sebelum menjawab
"iya..aku akan datang"
"benarkah! aku sungguh senang"ucap sarah senang
setelah dari toko cake mereka berpisah,Alexa memilih pulang karena hari sudah hampir sore
Di kediaman Duke
Alexa pergi ke kamar nya ,sedangkan frans baru saja menerima sebuah surat , pria itu pergi keruang kerja nya
"surat dari siapa ini ...?tidak ada tanda pengirim atau lambangnya ?"frans membolak-balik surat itu kemudian membukanya
frans membacanya ,tapi kemudian kening nya berkerut setelah membacanya
..."wilayah mu akan diserang ,mereka dari bangsa drak elf yang akan pergi ke selatan dan akan melewati jalur kota .evakuasi lah para warga mereka akan menyerang seminggu kemudian ,percayalah "...
^^^"tertanda tanpa nama"^^^
"apakah ini ingin mengerjaiku ?!"suara frans terdengar dingin
"tenang tuan ,mungkin orang itu disuruh "ucap Borent menenangkan
"tapi beraninya dia " frans melemparnya kertas itu dengan perasaan marah tapi entah kenapa perasaan nya mengatakan untuk percaya
"eh!apa tuan akan mempercayai nya?"Borent mulai bingung
"lakukan saja ,dan ingat untuk sementara lakukan dengan sembunyi ! dan cepat kita tak memiliki banyak waktu!"
"ba..baik tuan"Borent segera menyiapkannya
Dalam perjalanan menuju kamar nya Alexa berpapasan dengan Nando ,keduanya sempat bertatapan walau hanya sekilas
"ho~..adik kecil ini sudah berubah rupanya " Nando tersenyum licik
Alexa berhenti
"Benar ...dia sudah berubah !k..kakak..~"ucap Alexa tanpa menoleh kebelakang
".....kakak!?sudah lama aku tidak mendengar kata itu ,jika aku ingat kau mengatakannya 2 tahun yang lalu"Nando sedikit tersentak dengan perkataan Alexa ,tapi dengan cepat dia membalas
"~ara~..kau ingin mendengar aku menyebut nya lagi ?"ucap Alexa,dia kemudian berbalik dan menatap Nando
"aku masih mengganggap mu kakak lo..karena dulu kau baik walaupun kau mengganggap ku hanya sebagai serangga yang lewat yang hampir mati dan kau menyelamatkan nya" tambah Alexa
Nando terdiam ,memang benar dia hanya akan membantu Alexa sekadar saja ,seperti seekor serangga yang hampir mati tapi kemudian di selamatkan .terdapat kilat kebencian di mata Alexa dan Nando melihatnya dengan jelas walaupun hanya sebentar .
Alexa berbalik dan meninggalkan Nando yang terdiam di lorong
"haa...ha..hahaha....entah kenapa aku merasa kesal"ucap nya sambil melihat kearah Alexa pergi
Alexa telah sampai di kamarnya ,pada saat itu sebuah surat dengan bunga mawar merah tergeletak dimeja nya, gadis itu hanya menatapnya tanpa berniat membukanya .
Alexa duduk di kasur nya dan mulai memanggil kesatria nya
"waktunya rapat "ucap Alexa
kelimanya datang dan memberi hormat kepada Alexa ,sebuah meja dan kursi muncul didepan mereka .Alexa mengangguk seakan memberikan perintah untuk duduk di sana