
"eh...Alexa kau ,,,kau tidak akan memukul ku kan ?" ujar small waspada
"....."
"woi...woi...woi ...kau tidak harus membuat suasananya menjadi menyeramkan "ujar small kepada Alexa.
"kau membuat ku menunggu!"
"eh ...aku minta maaf ,tapi tenang saja aku membelikan makanan kesukaan mu !"
"......."
"eh..Alexa bagaimana jika kita pergi sekarang? ini sudah hampir malam loh "
buak...
bom...
Alexa tiba tiba saja menghilang dan memberikan pukulan keras di perut small ,pemuda itu terlambat menyadarinya dan terkena pukulannya .
"uhuk...uhuk..."
"nah ..bagaimana kau akan membayarnya ?"
"uhuk ...tunggu Alexa...argh.."
buak ..bom..
buk....buk...
"argh....akh......
"maaf small aku tidak bisa membantu mu ,aku juga takut !" ujar evan melihat small di hajar oleh Alexa
.........
"aku minta maaf ..." small sudah dibuat babak belur oleh Alexa ,pemuda itu sekarang sedang berjalan dia samping Alexa sambil meminta maaf
"......"
"master,saya minta maaf " ucapan small membuat evan dan Arthur tiba tiba saja melihat kearah keduanya
"master?!" batin keduanya
"berhentilah mengoceh dan jaga ucapan mu !" dingin Alexa
"baiklah ,tapi bisakah hentikan siksaan ini?!" mohon small kepada Alexa
"......"
"eh....akhirnya!"
"ada apa dengan bocah itu ,dia memanggil gadis itu dengan sebutan master ,padahal dia lebih tua dan terlihat lebih kuat dari gadis itu ,ada yang aneh dengan mereka berdua "
"apa lagi saat dia dihajar ,dia tidak melawan sama sekali ,apakah dia mencoba mengalah ?! tapi sepertinya tidak untuk orang sepertiga !"batin Arthur merasa ada yang salah begitu juga dengan evan
small tidak bisa melawan karena dia adalah binatang kontrak Alexa ,jika dia melawan jiwa nya akan hancur (diikat dengan erat sampai menyebar dan menghilang )karena dia melakukan kontrak jiwa dengan Alexa ,yang artinya dia tidak bisa melawan Alexa dalam bentuk apa pun .
Alexa bisa memberikan hukuman kepada small karena mereka terhubung,Jadi Alexa bisa melakukan apa pun tapi tidak dengan small ,ini adalah kontrak yang merugikan small.
...----------------...
"sudah setahun ,dan dia belum kembali,kita tidak bisa menunggu ,kita akan mengambil alih kerajaan aros ." ujar frans
diruang yang gelap ,terlihat beberapa orang sedang melakukan pertemuan termasuk ,frans ,Andi dan Nando.
"kita akan menyerang kerajaan kerajaan kecil dan menguasai nya ,serta perluas pencarian Alexa ," ujar frans
"ya ,,jika dia masih ada di kekaisaran ini ,gadis itu pasti mendengarnya dan akan pulang" ujar seorang pria dengan tanduk di kepala nya
"tidak ,kita akan langsung menundukkan kekaisaran Lessen ,dan memaksa kerajaan dibawahnya tunduk !"ujar Nando
semua pandangan tertuju kepada Nando ,tapi mereka menyeringai Karena itu akan sangat menyenangkan bagi mereka
"kita ikuti ,ucapan yang mulia pangeran dan menyerang kekaisaran ,tapi tentu saja kita akan membutuhkan rencana ."
"yang mulia selalu bisa melihat kedepan !"
"bagaimana keadaan orang tua itu? apakah sudah sekarat ? yah walaupun aku pikir dia masih sehat sehat saja " tanya Nando
"ya...tapi sepertinya dia agak memberontak akhir akhir ini .."
" kuat kan kembali segel itu ,kita tidak tahu apa yang dia rencanakan ,bagaimana pun juga dia tetap kaisar iblis "
"tentu kau tidak perlu mengingatkan nya "
...---------------...
selama perjalanan yang paling berisik adalah small dan evan kedua sangat akrab ,suasana disana terasa tidak membosankan.
"setelah ini kita akan sampai disebuah desa ,dan menurut peta mungkin sekita lima ratus meter kedepan :" ucap Alexa memberitahu
"yosh...sebentar lagi kita bisa beristirahat!" ujar small
"ya ..aku juga sudah lelah ,"
keempat tetap melanjutkan perjalanan setelah pertengkaran antara Alexa dan small selesai , malam itu keempat telah sampai disebuah desa , desa old .
"tampak sunyi .."ujar small ketika telah sampai didepan desa
"ini sudah larut ,tentu saja sunyi ,mungkin para warga sudah tidur !" ucap evan ,sedangkan Alexa dan Arthur menatap waspada sekeliling
"huh!,ayo kita masuk ,mungkin ada beberapa warga yang belum tidur ." ujar small kemudian melangkah kan kakinya memasuki desa
"tunggu..."
"ah...dasar bodoh ,"ketiga nya mengikuti small masuk kedalam desa ,suasana disana terasa dingin ,entah kenapa ketika memasukinya, desa itu terasa sangat panjang dan menakutkan.
"eh?! kenapa rasanya ada yang aneh!" batin evan juga ikut waspada
"ada yang tidak beres !"ujar Alexa
"permisi ?!" sebuah suara mengagetkan keempat nya
"heh?!"
"!!!"
seorang bocah kecil muncul sambil membawa sebakul sayur ,bocah itu terlihat lusuh dengan pakaiannya yang berantakan
"sejak kapan dia disana?" batin Alexa
"kenapa aku tidak merasakan kehadiran nya?"batin Arthur waspada
"ah...seorang bocah laki laki? hei ,,nak apa yang kau lakukan tengah malam begini ?" tanya small mendekat ,tapi evan menarik kerahnya
"uhuk ,,oi kau membuatku tercekik!"
"diam lah ,kau tidak merasa aneh ?"bisik evan
"hei ,,dia hanya seorang bocah ,lepaskan aku akan mendekatinya !"ujar small ,evan melepaskan tangannya dari pakaian small dan membiarkan nya pergi
"hei nak ,apa yang kau lakukan ditengah malam begini ? dan kenapa kau membawa sayur ?" tanya small ketika sudah sampai di tempat bocah laki laki itu
"anu..apa yang kalian lakukan di desa ini?" bocah itu malah bertanya tanpa menjawab pertanyaan small
"bocah ini berani mengabaikan ku?!"batinnya merasa kesal
"kami sedang mencari tempat penginapan ,apakah disini ada ?"tanya small mencoba sabar
"ya ,,,ada tapi lebih baik kalian pergi sebelum fajar ," ujar bocah itu kepada yang lainnya
"???..."
"baik lah baiklah ,kami tahu sekarang cepat tunjukkan dimana penginapan itu ?" ujar small
bocah laki laki itu terlihat ragu ragu ,dia melirik kearah Alexa dan yang lainnya yang ada dibelakang small
"em..em..ikuti aku " ujar nya kemudian membawa Alexa dan yang lain pergi kedalam desa