
pada saat keduanya berpikir ini akhirnya,,,sesuatu melintas dan menghentikan ular itu dengan cepat .
"maaf ..sepertinya aku terlambat!"Alexa datang dengan senyuman yang dia arahkan kepada keduanya
"pergilah beristirahatlah,kalian sudah berusaha keras sekalib kali ini"ucap Alexa , gadis itu menahan kepala ular permata dengan telapak tangannya
Flashback
disaat leon dan persia sedang menyelamatkan fani disaat bersamaan dares , Xavier ,frans dan beberapa kesatria serta elf elf terlempar juga, mereka sudah kehabisan tenaga untuk mengulur waktu ,ralat untuk berdiri saja mereka tidak bisa . berpikir ini akan menjadi akhir hidup mereka, mereka memilih pasrah dan hanya bisa tersenyum pahit
" ah ....aku tidak berpikir aku akan mati secepat ini , padahal aku masih muda.."
"setidaknya aku mati dengan terhormat"
"yah aku tidak ada penyesalan mungkin untuk saat ini"
" Alexa ,,,maafkan ayah ..."
"ah...aku terlalu lemah ....sungguh terlalu lemah "
"hahaha..."
"cih .. mau mati saja susah !"
meraka hanya bisa membatin dan menunggu maut datang ,berbagai pemikiran mereka keluarkan hanya sekedar untuk mengalahkan rasa takut akan kematian
Alexa baru saja menyelesaikan tekniknya , gadis itu membuka matanya dan melihat keadaan yang mengerikan . tidak ingin membuang buang waktu
dia melesat dan menahan kelapa ular permata yang hendak mengarah kepada leon dan persia yang sedang berdebat
"swoss.......tap...."
Alexa menahan pergerakan ular permata dengan menggunakan kekuatan rohnya
"maaf ,,,sepertinya aku terlambat , beristirahatlah kalian sudah berusaha keras sekali kali ini"
"nona..?"
"⌒_⌒ ,, serahkan sisanya pada ku..." Alexa kemudian mendekatkan kepalanya kepada kepala ular permata dan secara bersamaan Sebuah sinar menerangi mereka
flashback off
alam sadarnya
seekor ular yang terikat sedang meronta ingin lepas ,Alexa datang dan memperhatikan ular itu
"sepertinya dia terikat!ini akan mudah ,sepertinya"
"apa yang kau lihat manusia ?!"ucap ular permata sambil menatap Alexa tajam
"eh kau bisa bicara ?"Alexa menatap kagum
"dasar manusia rendahan !tentu saja ,jika bukan aku yang berbicara kepada mu lalu siapa?!"ucapnya dengan sombong ketika melihat binar kagum dari mata Alexa
" kau...beraninya kau menghina raja spirit demon ini?!" ujarnya dengan marah
"raja spirit demons ?!"Alexa mengulangi ucapan ular permata
"benar , jadi manusia rendahan kau seharusnya merasa terhormat bertemu dengan ku! jadi sekarang cepat lepaskan aku!"
kembali deh nih ular sombong
"cih...jika kau adalah raja nya spirit demon bagaimana mungkin kau bisa kalah oleh seorang yang kau sebut manusia rendahan ini?! lagipula aku tidak akan membebaskan mu "ucapan Alexa memandang remeh ular permata
"uhuk...kau...!cih jika bukan karena mantra pengikat ini ,,,aku tidak akan berakhir terikat seperti ini !" ular itu terbatuk ketika perkataan Alexa terasa menusuk hatinya
"hoo~ benarkah?tapi bagaimana mungkin kau yang merupakan ' senjata hebat dari iblis ' bisa terkekang hanya karena sebuah mantra ?! dan lagi memohon kepada manusia ini"lagi Alexa menusuj tepat pada hatinya
"hei ..manusia hati hati dengan perkataan mu itu! , jika kau tidak ingin mati "ular permata mulai jengkel dengan Alexa yang berbicara langsung mengenai hatinya
"hehe...ಥ⌣ಥ kau sepertinya marah?!"
shh...shh.....
sshh.....ssshhh......
"dasar manusia rendahan ,,,sshh....apa yang aku inginkan ? katakan! ...sshh..."
"aku? aku hanya ingin melakukan satu hal , itu adalah membereskan mu!"
"ha....hahaha....hahaha ,,apa kau bercanda ?! ingin mengalahkan ku?! aku yakin kau bahkan tidak akan bisa menggores ku sedikit pun!" ucapnya dengan sombong
"benarkah?!.." Alexa tersenyum kemudian berjalan mendekat kearah ular Permata dan mulai menyentuhnya
"srrh....tak...
seakan terbakar ,,ular itu menjerit ketiak merasakan jika jiwa nya terasa terbakar dan disedot sesuatu. ular itu menoleh dan melihat tangan Alexa menyentuh nya dan seakan ada sesuatu yang berbahaya yang sedang mengancamnya ,
"***ap..apa..yang ...aarggh...hentikan ..hentikan!.."
"argh...argh ..."
"ku mohon hentikan***!"
"um...setelah dipikir pikir dengan baik ,aku tidak akan membunuh mu ,tapi kau akan menjadi peliharaan ku bagaimana?!"
"kau ..kau bagaimana mungkin bisa memperlakukan raja demon spirit in...."
"kau hanya memiliki dua pilihan ,mati atau menjadi peliharaan ku?"Alexa mengucapkan nya dengan mata merahnya yang menatap tajam ular permata
"kau tahu ," kisaran jiwa " ? ingin mencobanya?!tapi kurasa kau sudah mendapatkan nya tadi kan !"ucap
ular itu terdiam ,,dia tampak berpikir ,jika dia menerima tawaran Alexa untuk menjadi peliharaan nya, dia akan membiarkan nya tetap hidup tapi , dia akan hidup sebagai penghinaan karena menjadi hewan peliharaan ma usia rendahan ,martabatnya pasti hancur
begitupun sebaliknya , dia mungkin akan mati tapi mati dengan jiwa nya yang akan ikut hancur juga, sehingga dia tidak bisa berenkarnasi lagi .