
Alexa dibawa ke sebuah rumah pohon dan disembuhkan ,tapi bekas luka dan tangannya masih belum bisa pulih ,sekarang dia sedang terbaring tidak sadarkan diri .
"wah...lukanya cukup parah!" ujar kelinci
"sepertinya dia cukup nekat sampai berakhir seperti ini ,!" balas macan tutul
" dia terlalu memaksakan diri ,tapi kita tidak bisa menyembuhkan tangannya yang terpotong " ujar sang panda
" bagaimana pun kita hanya bisa menyembuhkan luka luka itu" ucap sang merak
"apakah air suci tidak bisa menyembuhkan tangannya?" tanya cici
"tidak bisa ,tapi kurasa ada yang bisa menyembuhkan tangannya yang terpotong ini!" ucap merak
"eh?!maksudmu itu yang 'itu' kan?"tanya macan tutul terkejut
"ya tapi bisa tidaknya dia sampai ke sana aku tidak yakin "
"aku yakin dia bisa !"ucap cici
"baiklah baiklah,keluar lah dulu dan biarkan aku menyembuhkan nya" usir merak
"ck!"
"shuh....shuh..."canda merak
"dasar " ucap cici sambil menghentakkan kaki nya
setelah mereka keluar ,mereka berkumpul dan kembali berdiskusi
"jadi bagaimana? apakah kita akan tetap mengujinya ?"tanya beruang
"shh..shh...dia sudah membuktikan nya buka jadi untuk apa ?" ucap ular
"memang dia orang nya ,jadi kau tidak harus menghalangi nya" ucap macan tutul kepada kelinci
"cih,,aku hanya mengusulkan saja bukan"
"sudahlah ,kalian tidak usah memperdebatkan nya !" ucap harimau
"kami tidak bertengkar!"tekan keduanya secara bersamaan
"huh!"
"hah...selalu begitu " keluh ular
"kita tidak akan mengujinya ,tapi kita akan mengujinya dengan cara lain "ujar panda
"apa maksudnya dengan perkataan mu itu?" tanya beruang
" kita akan mengujinya dengan menyuruhnya ke ' sana ' " ucap panda
"ke 'sana' maksud mu , datang ke dunia kedua? "
"em...itu bagus juga ,jika begitu kedua dunia ini akan tetap adil ,!"
"em...baiklah kami setuju tapi ,apakah benar benar tidak ada cara untuk membuat tangan kanannya kembali ?,,,yah kurasa bukan kah dia akan sedih ...ah maksudku aku bukan mengasihani nya " ucap kelinci sambil memalingkan mukanya , semua terdiam dengan kelakuan kelinci itu dan beberapa menahan senyuman nya
"ftt..."
"hahahaha...hahaha....bukan kah kau membenci nya ? sekarang kau peduli ?ftt..hahaha" ejek macan tutul
"blush it ....siapa yang membenci nya aku hanya kurang menyukainya saja ," ujar kelinci
"haha...wajah mu memerah bodoh !"
"hahahaha ...."
"macan tutul sialan !"triak kelinci sambil menendang bokong macan tutul, sedang kan yang lain sedang menertawakan keduanya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"huh....huh.!..haha... aku tidak berharap bos dilantai 90 akan kuat seperti ini !..shih ...."ujar small terengah-engah
samll sedang berhadapan dengan seekor raja Lizardmen ,ukurannya mereka sama besarnya dan juga raja lizardmen itu menggenggam kapak sebagai senjatanya sedangkan small tidak memakai apapun sebagai senjatanya.
"sith....! kadal jelek ini sungguh merepotkan !sudah satu minggu aku terjebak disini bersama kadal jelek ini dan dia masih sanggup untuk bertarung!" ujarnya kesal
"ah ,,,persetan !" ujarnya kembali ,kali ini dia mengarahkan ekornya dengan kecepatan yang tajam kearah perut lizardmen .
lizardmen terlambat menghindari nya dan terkena serangan ekor small
boom.....duar....
tidak menunggu lizardmen itu bangkit dan melawan ,small datang dan kembali menghujam nya dengan ekornya yang dibuat keras .
lizardmen juga tidak tinggal diam dia melemparkan kapaknya kearah small sambil menahan serangan yang diberikan oleh small ,small menghindar dan kembali menyerang lizardmen dengan racunnya
lizardmen tentu tahun jika racun small sangat mematikan setelah melakukan pertarungan selama seminggu .
"sial dia ingin kabur !tidak akan ku biarkan !"batin small,kemudian small mengeluarkan racun nya lebih banyak dan berhasil mengenai lizardmen itu
swoh....shhhhh....
bagian tubuh lizardmen yang terkena racun small meleleh dengan cepat ,lizardmen panik dan mencoba menutupinya tapi ketika dia hendak menyentuh nya tangannya ikut meleleh
"!!!???"
"grrr....grr...roaar....!!"raja lizardmen akhirnya meleleh karena terkena racun small .
"sial ,sungguh sial !selama ini tidak ada lawan yang lemah , semuanya sangat kuat!"ucap small
"hmm...bagaimana ya keadaan nya ?"