
Di hutan Florist persia sedang bernegosiasi dengan Ratu elf hutan
"saya tidak akan berbasa-basi !lihatlah "persia menyerahkan sebuah bola kristal kepada queena, terlihat seekor ular raksasa besar sedang mengamuk dan menghancurkan manusia manusia yang ada di depannya , bangunan bangunan yang ada di sekitarnya hancur dan rusak parah .
queena terkejut ketika melihatnya ,tangan tuanya bergetar ,seekor ular yang dulu hanya sebuah cerita di sukunya sekarang muncul dan mengacak acak medan pertempuran.
"i..ini...ini di kota ?!"tanya harchen tak percaya
"tidak mungkin !itu benar benar ada !" letrand tidak percaya ,awalnya di pikir surat yang diberikan persia kemarin hanya ditambah tambahkan tapi ternyata tidak
"saya harap kita bisa bekerja sama ,yang mulia !"
"tentu ,tapi kami tidak bisa mengalahkan ular raksasa itu"ucap quenna menggeleng kepalanya tidak berdaya
"ular itu tidak bisa kami kalahkan !"
"tenang saja kami memiliki sesuatu untuk mengalah kan ular itu tapi kami tidak bisa mengalahkan suku drak elf "ucapan persia mengalihkan quenna ,wanita itu menatap kembali bola kristal .
disana terlihat para drak elf sedang tertawa melihat para manusia dibantai oleh ular permata raksasa , canda tawa mereka tidak reda seakan melihat tonton seru . quenna mengepal kan tangan nya dia tak habis pikir para drak elf akan menyeret para manusia juga sampai seperti itu
"baik kami akan membantu , lagipula ini tetap masalah bangsa elf " ujar quenna membuat keputusan
"baiklah mari kita bergegas !"ucap persia hendak pergi sebelum tangannya dihentikan
"ada apa?"
"jika kita berjalan ,kita akan telat dan para manusia itu akan mati ! kami memiliki sihir teleportasi jadi kita akan menggunakan nya agar sampai dengan cepat "ucap harchen
***
Alexa sedang duduk dengan posisi lotus masih di atas menara ,keringat bercucuran di tubuh gadis itu . dia sedang mempelajari sebuah teknik untuk mengalahkan ular raksasa itu , beberapa hari yang lalu dia sibuk untuk menaikan levelnya dan tidak sempat untuk mempelajari jurus ataupun teknik untuk menggunakan kekuatan roh .
sedangkan di kota perang belum usai banyak korban berjatuhan dan energi untuk melawan ular permata sudah hampir habis
Alexa masih bisa melihat keadaan diluar , keadaan disana sangat parah sepertinya jika ingin diperbaiki itu membutuhkan waktu yang lama terlebih lagi banyak nya tanah yang tandus dan rusak akibat racun ular permata
frans ,leon dan yang lainnya masih melawan ular permata , ada begitu banyak luka gores ditubuh ular itu ,tapi sepertinya tidak menghambat pergerakan nya untuk membantai para prajurit di depan ya.
sedangkan frans dan yang lainnya hampir kehabisan tenaga untuk sekedar bertahan , disaat mereka berpikir ini adalah akhirnya, setitik cahaya harapan muncul ketika melihat banyak pasukan muncul tepat ditengah tengah medan perang dan mereka hanya berjumlah delapan ratus ,tapi itu cukup untuk di medan perang
"itu..itu suku elf !elf hutan!"
"benar ! tapi apakah mereka akan menyerang kita?!"
"sial jika benar maka kita akan kalah telak !"
para prajurit panik dan juga takut dengan kedatangan para elf ,mereka berpikir jika para elf hutan itu akan membatu drak elf ,sepertinya mereka melupakan informasi yang diberikan
"bugh..!"
"hei bodoh mereka elf hutan! sedang drak elf akan menyerang elf hutan !bagaimana mungkin mereka akan membantu drak elf!?" seorang kesatria memukul kepala seorang prajurit yang merengek belum menikah
"auw...hei kau tidak seharusnya memukulku !"
"dasar bodoh kau pantas mendapatkan nya!"
"benar ! sepertinya kamu melupakan informasi yang telah diberikan"
"ah benar ! aku lupa ..hehe"
"dasar bodoh "
"woy.."
masih Sempat nya mereka bertengkar di tengah medan perang (╬ ̄皿 ̄).mungkin beban yang ada dipundak mereka sedikit terangkat dengan ada nya elf hutan yang ikut membantu.
Alexa tersenyum ketika mengetahui jika persia berhasil membawa para elf hutan untuk ikut membantu disini ,sedang disisi drak elf mereka terkejut dengan kedatangan para elf hutan yang ikut bergabung dengan para manusia .
"apa ..apa ini?!"
"para elf hutan bekerja sama dengan manusia ?!bukankah mereka membenci manusia ?!"
"haha itu cukup bagus ! kita tidak perlu pergi untuk menjemput mereka!"
para prajurit drak elf terkejut dengan kemunculan para elf hutan dan juga mereka bekerja sama
"cih ! dasar menjijikkan mereka bekerja sama untuk melawan kita?!"ucap robin meludah kesamping
"hahaha...bukankah para elf hutan itu membenci manusia ? mengapa mereka malah bekerja sama dengan manusia ?!"ujar mou tertawa geli
"mungkin mereka merasa putus asa,?xixixi..."ucap luna
"tidak! sepertinya ada yang tidak beres !bagaimana mereka bisa tau jika kita menyerang ?!"zhong pu terlihat berpikir dan merasa ada yang tidak beres
"apa lagi? mereka pasti tahu ! mata mata kita tidak kembali lagi bukan !?itu sudah menjadi bukti ,tapi biar pun mereka tahu , memangnya mereka bisa apa?"
" tidak ! jika mereka tahu mereka seharusnya menghentikan kita melakukan ritual pemanggilan itu ,tapi ini tidak mereka bekerja sama dengan manusia dan bagaimana lagi manusia itu tahu kita akan menyerang mereka juga!"ujar zhong pu dan itu membuat para petinggi disana terdiam
"sepertinya ada yang tidak beres !"