Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 87 Berlayar



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Cuma mau kasih tahu dulu sebelum baca ,pasti adakan kalimat yang bikin alis kalian naik ,jadi maaf ya kalo ada beberapa kalimat atau mungkin hampir ada kalimat yang salah,typo ,soalnya keyboard nya lagi bermasalah ,hehehe,,,jadi sekali lagi kalo ada kata kata yang salah mohon dimaklumi ya :) .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"permisi sir,apakah kapal ini akan berlayar ke kota flour ?"evan bertanya kepada seseorang yang bertindak seperti seorang kapten yang sedang memantau anak buahnya .


"ya,adakah yang bisa saya bantu?"


"begini kami ingin menumpang bersama kapal anda untuk sampai dikota flour,kami kehabisan tempat di kapal sebelah yang menuju kota flour ,tenang saja kami akan membayar biaya nya " ujar evan mencoba bernegosiasi


"em....."kapten itu tampak menimbang nimbang


"berapa orang ? "tanyanya


"empat orang berserta diriku "jawab evan


"baiklah ,asalkan kalian tidak mengganggu pekerjaan kami dan yah ,,jika memang cuma empat orang itu masih muat " jelas nya sambil mengangguk angguk kan kepalanya.


"baiklah ,ini adalah uang mukanya !" ujar evan menyodorkan sekantong uang kepada sang nahkoda .


"baik lah anak muda ,kau cukup cekatan ! masuk lah ajak kelompok mu !" ujarnya sambil tersenyum


"baik terima kasih !" evan berbalik dan memanggil Alexa dan lainnya ,keempat nya menaiki kapal . setelah menunggu beberapa saat di kapal ,kapal mulai berlayar .


Alexa duduk diam tanpa berniat bergeser dari tempatnya ,small menaikkan sebelah alisnya melihat Alexa yang terdiam padahal sudah waktunya makan siang .


"Alexa? " small menepuk pundak gadis itu dan membuatnya terkejut ,Alexa menoleh kearah small yang menepuk pundaknya


"apaー ,astaga .! apa yang terjadi ?! kenapa bibirmu pucat ?" small mendelik melihat bibir Alexa yang tidak tertutup topeng tampak pucat .


"kau...mabuk laut ? "


Alexa diam tidak bergerak,ataupun membalas perkataan pemuda bernetra ular didepannya , tatapan matanya terlihat berputar .


"Alexa? Alexa?kau mendengar ku ?!" small masih mengguncang pundak Alexa,tapi sepertinya gadis itu tidak merespons .


"astaga!jika dia mabuk laut kenapa tidak dia katakan !" small mencoba menggendong Alexa yang terdiam walaupun gadis itu membuka matanya.


evan datang menghampiri ketika melihat small seperti sedang mengomel


"ada apa ?" tanya evan sambil memperhatikan small yang sedang berusaha menggendong Alexa yang terdiam kaku


"evan ? oh ,sepertinya gadis ini mabuk laut ,lihat bahkan untuk menyadarkan nya sangat susah !" omel small


"hahaha,,,,jadi dia mabuk laut ? pantas saja dia lebih banyak diam ,yah walaupun dia memang pendiam sih "tawa evan menatap geli kelakuan small yang masih berusaha menyadarkan Alexa dan Alexa yang terdiam kaku .


"apa yang kau lihat ! bantu aku !" sentak small kepada evan yang masih sibuk melihatnya


Alexa memuntahkan semua isi perutnya keluar kapal ,gadis itu tampak linglung sambil menggenggam erat pinggiran kapal dan terus mengeluarkan isi perutnya .


gelombang air laut yang membuat kapal bergoyang semakin membuat Alexa pusing ,gadis itu hampir saja terjatuh jika evan tidak menarik pergelangan tangannya.


"Alexa,kau baikan ?"evan menggosok gosok punggungnya sembari memberikan mana untuk sedikit mengurangi mabuk laut Alexa.


"ck ck ck ,aku tidak tahu orang seperti mu ternyata bisa mabuk juga !" ujar small dia menatap Alexa yang masih sibuk .


"lebih baik kau membuka topeng mu Alexa " ujar evan dan itu membuat small menatap nya aneh .


"kau ingin menyuruh gadis itu membuka topengnya ?! kau pasti bercanda dia tidak akan memー"


tak


mata small membulat sempurna ,belum sempat dia mengatakan kalimatnya dengan sempurna , Alexa malah melempar topengnya dan masih sibuk sedangkan aktivitas nya ,evan tertegun tapi kemudian dia membawa Alexa pergi kedalam setelah melihat Alexa sedikit baikan , meninggalkan small yang masih terdiam .


"bercanda ?! gadis itu tidak akan mau membuka topengnya ! kenapa dia malah melakukan sebaliknya !?" kesal small ,kemudian mengambil topeng yang dilempari Alexa


.


.


.


.


.


dua hari kemudian ,di samudra Bring


malam hari suasana tampak sepi ,hanya suara beberapa orang yang berjaga dan suara semburan ombak yang menabrak kapal lah yang menjadi alunan .Arthur duduk tidak jauh dari Alexa yang dibuat pingsang agar gadis itu tidak mabuk sepanjang hari ,pemuda itu Arthur memandangi Alexa yang terlelap tanpa topeng.


sedangkan small dan evan menanyakan kapan mereka akan sampai ke kota flour , kekaisaran Tyrinn.


"jadi jika tidak ada masalah kita akan sampai dalam empat hari lagi ? " tanya evan


"ya itupun jika tidak ada badai ,tapi tenang saja aku sudah memastikan cuaca akan cerah untuk lima hari ke depan "jelas nya singkat


"ya ,,,tenang tenang saja ,tapi apa kau tidak merasa aneh ?" tanya small menatap bulan yang terang itu .


"tidak ,ini sudah malam tentu saja orang sudah tidur ," jawab evan


" tidak, maksudku bukan kah dua hari ini terlalu tenang ? tidak kah kau merasa sesuatu yang besar sedang mengintai kita ? " pertanyaan small membuat evan terdiam ,pemuda itu menatap bulan yang bersinar terang malam ini .


"tidak , " singkat evan kemudian duduk didekat kapten ,sang kapten menatap pemuda didepannya ,sebuah dorongan membuatnya bercerita


"pernahkah kau mendengar tentang kisah gurita raksasa dan mermaid ?dan berpikir jika dia ada ?" pertanyaan kapten membuat evan menoleh dan menaikkan sebelah alisnya ,small terlihat tertarik dan mulai bergabung .