
"eh hei ! gunung es kita ternyata sedikit mencair "ucap Fani yang juga terkesima dengan senyuman Leon
"sial ,kenapa dia sangat tampan bahkan tanpa tersenyum pun tapi sekarang dia tersenyum ,sial kenapa aku tidak tampan"ucap Dares
"njir damage nya gak ngotak 🤣"ucap Xavier di telinga persia yang sedang terpesona dengan senyuman Leon
"Blush..."wajah persia sudah seperti tomat dia menutup wajahnya dengan tangan dan berpaling
"aa...dasar "
Alexa hanya menertawakan Mereka dan juga persia yang tersipu malu
"cie..ada yang lagi jatuh cinta ,hahaha.."ucap Alexa
suasana disana terlihat bahagia.Setelah selesai dengan canda tawa mereka Leon mengeluarkan sebuah buku usang dan memberikannya kepada Alexa
"...."Alexa diam seakan bertanya tentang buku itu
"ini adalah buku untuk mempelajari kekuatan roh"Leon memberikan sebuah buku usang yang cukup tebal
"kau tidak mempelajari nya?"tanya Alexa
"entahlah ...tapi kurasa aku bisa menggunakan nya walaupun hanya sedikit "ucap Leon
"em.."Alexa mengangguk kan kepalanya tanda mengerti
"baiklah ,istirahat jika mau tapi jangan lupa tentang tugas yang aku berikan "ucap Alexa
"baik nona "ucap mereka bersamaan
"eh apa ini ?!"Dares tanpa sengaja melihat sebuah buket bunga mawar dengan surat di dalam nya
Alexa menoleh dan menghampiri nya
"sudah lupakan kalian bisa kembali"ucap Alexa
"baik nona"
"ha..."Alexa menghela napas kemudian membuka surat itu.
"ha..haha..hahahaha....."Alexa tertawa setelah membaca suratnya gadis itu melempar nya dengan keras setelah diremas.
"aku tidak mau memaafkan mu !tidak untuk saat ini" ucap Alexa dengan kasar ,gadis itu membuang buket mawar ke sembarang tempat.
"ha..ha...ha.." napasnya terengah-engah akibat marah. Alexa duduk menenangkan diri dan menatap buku yang diberikan oleh Leon tadi
berbagai cara Alexa lakukan ,memberikan darahnya setetes ,menggunakan sihirnya,dan membukanya dengan lembut pun tidak bisa
"ah ..kekuatan roh !tapi bagaimana caranya ?ah...ini membuatku frustasi!"ucap Alexa
Puk....
Alexa memukul kepalanya menggunakan buku ,tapi dengan cepat gadis itu terkejut ketika sesuatu menariknya
Alexa membuka matanya tapi yang dia lihat ada lah sebuah ruang dengan berbagai kerlap kerlip yang tidak ada ujungnya ,seperti angkasa .sedangkan dia melayang di udara .Alexa menoleh ke seluruh arah tapi gadis itu tidak menemukan jalan keluar
"dimana ini?!"
"hello....seseorang bisakah mendengar ku?!"
"hei...."
"hello..."
"........"
Alexa berteriak tapi tidak ada yang menjawabnya , dia mulai memperhatikan sekitar dari pada berteriak tapi tidak dijawab.percuma berteriak ,itu hanya akan menghabiskan energinya pikirnya
waktu terus berputar tapi Alexa masih ada di sana, dia berada diposisi seakan sedang duduk
"ah..... aku kesepian
"tidak ada seorangpun disini.....!"
"ah...benar aku kesepian"ucapnya lagi
"em...em.....!"Alexa menganalisis sekitar nya , ketika Alexa melihat dengan lebih lama tempatnya gadis itu melihat seakan akan ruang itu tersedot keluar begitu pula dengan yang lain ,tapi tidak menyedot Alexa
berputar seakan membesar ,Alexa tersenyum seakan telah menemukan Jawabannya .Alexa memejamkan matanya kemudian secara perlahan gadis itu turun dan menapak di ruangan yang seperti angkasa itu
Alexa masih belum membuka matanya dia membungkuk dan meletakkan tangannya diantara kakinya .keheningan terjadi selama beberapa saat sampai Alexa membuka matanya dan pada saat yang bersamaan ruang itu hancur seperti kaca
prang.......
sebuah cahaya yang bersinar masuk dan meneranginya Alexa memejamkan matanya .sekarang gadis itu berada di sebuah padang rumput dan hanya ada satu pohon besar disana
"ini ...dimana lagi?"tanya Alexa