
"ho..mulut mu sungguh tidak kau cuci !"ujar pemuda itu dengan kesal
"ada apa ?bukankah kau yang memulainya ,robin? "sin berujar dengan nada mengejek
"kau tidak tahu jika orang yang terlalu besar akan cepat mati " robin juga membalas perkataannya dengan pedas
"hei..
"hentikan! ini bukan tempat untuk kalian adu mulut !"seorang pria gagah berucap dengan dingin dan menghentikan perdebatan sin dan robin. keduanya diam dan tidak lagi beradu mulut .
keheningan menyapa Tempat itu ,sampai seorang wanita dengan pakaian seksi membuka pembicaraan
"baiklah jadi apakah kita akan benar benar menerima tawaran Baron "itu""wanita itu berbicara dengan nada seksi dan menggoda ,Luna
"tentu kita sudah menerima uang mukanya bagaimana mungkin kita tidak melakukannya,lagi pula ini juga menguntungkan kita " pria gagah tadi berucap dengan dingin ,Mou
"dia benar ,kita juga bisa membunuh manusia untuk pemanasan "ujar seorang anak kecil dengan nada girangnya , qian .jangan pandang remeh ,anak dengan tubuh kecil itu sebenarnya dia adalah yang terkuat setelah mou.
"dia benar ,lagi pula itu hanya pekerjaan sampingan" zhong pu berujar dan menggagapnya remeh.
"ayah ,aku ingin melapor jika kita sudah siap dan seminggu lagi bisa kita lakukan " ucap sin
"kerja bagus nak,kau memang bisa diandalkan" zhong pu memuji anaknya dengan bangga.
"jadi bagaimana dengan persiapan makhluk 'itu'?"mou menatap orang orang disana
"tenang saja mou ,semunya beres dan kita juga bisa menjadikan para manusia itu sebagai tumbalnya " zhong pu menyeringai lebar .
"yah..kau selalu bisa diandalkan kurasa pemimpin akan senang dengan berita ini"ucap mou
"benar kakek tua itu selalu bisa "luna mencebik sambil menutupi mulutnya dengan kipas
"ya..sebentar lagi suku Drak elf akan bangkit dan kita akan mulai dari Elf hutan yang tidak berguna itu dan manusia manusia lemah itu"
"Hahaha...haha..."
suara tawa kemenangan terdengar samar di ruangan yang minus cahaya itu
**
Alexa sekarang sedang di depan sebuah toko yang terlihat baru dan indah walau sederhana,hatinya yang senang ketika keluar mendadak buruk ,gadis itu tak habis pikir dengan yang dia alami ini .kini frans menemaninya keluar ditemani lima belas kesatria terbaik .
Flashback
"maaf"
"apa?!" Alexa terkejut dengan perkataan frans gadis itu bahkan memukul telinga nya untuk memastikan pendengarannya ,
"ayah tahu ,kau tidak akan bisa memaafkan ayah ,,,tapi setidaknya berikan ayah kesempatan Alexa?"frans merendahkan suaranya dan masih menunduk tak berani melihat kearah Alexa,sedangkan Alexa masih diam dan mencerna ucapan Frans.
"baiklah ,ayah tidak akan mengganggu mu ,pastikan kau memakai pakaian agar kau tidak masuk angin "frans pergi setelah menutupi Alexa dengan pakaian luarnya .Alexa terkejut tapi gadis itu tidak mengatakan apa apa dan juga tidak menolaknya
setelah frans pergi Alexa masih duduk dan melamun , gadis itu masih sibuk dengan dunianya sendiri sampai xavier dan yang Lainnya datang dan menyadarkan Alexa
"Nona..!"ujar mereka bersamaan dan itu cukup keras ,membuat Alexa terlonjak kaget.
"gahh...apa yang kalian lakukan ?! "Alexa menggerutu dengan kesal atas kelakuan mereka
"maaf nona "
"baiklah hentikan ,jadi ada apa?!"Alexa berjalan menuju lemari untuk memilih pakaian nya
"nona kami mendapatkan informasi terkait masalah itu"persia membuka mulut
"sepertinya penyerangan mereka tidak sesederhana itu ,hanya untuk memusnahkan elf hutan, mereka membuat rencana yang lebih parah nona"fani menambahkan dengan cemas
"apa itu ,kenapa kau terlihat cemas?"Alexa berhenti memilih pakaian nya dan memilih mendengar penjelasan mereka
"menurut informasi yang saja dapatkan ,mereka ingin membangkitkan ular permata nona!" ucap fani