Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 45 peperangan 5



" semuanya ikuti aku!, kita akan membagi menjadi dua kelompok,sebagian ikut aku untuk menyerang drak elf dan sebagain ikuti harchen untuk menyerang ular itu !" letrand berseru dan mulai menyerang kearah drak elf


"yo ... sepertinya seseorang mengatakan jika mereka tidak akan bekerja sama dengan para manusia !"zhong pu menyambut letrand bersama pasukan nya dan tersenyum mengejek.


"dia sepertinya menjilat ludah nya sendiri!" robin menambah minyak kedalam api


letrand menggertak kan giginya menatap tak suka kepada zhong pu dan robin


"ftt...sepertinya kau sangat percaya diri bisa mengalahkan kami hanya dengan empat ratus pasukan mu ! kau meremehkan kami?!"


"kami tidak bekerja sama bersama manusia ! kami hanya merasa tidak perlu melibatkan mereka dalam keadaan kita !"ucap letrand


"bla..bla...bla..! kau selalu mengelak dari pada mengaku!"


"cth..ck!.."


"sepertinya emosimu kurang stabil belakangan ini?!"


"cek aku tidak akan beromong kosong dengan mu:"


"yo ... kau mulai emosi setelah lama tidak bertemu?"


"tsk ....serang merek !"


pertarungan antara drak elf dan elf hutan pecah , kedua pihak mulai menyerang dan menjatuhkan pihak musuh dengan berbagai cara


sedang kan di sisi lain para prajurit ketakutan akibat teror ular raksasa yang terus membantai mereka tanpa henti , walaupun para elf hutan ikut membantu


" nona !"


"kerja bagus persia! tapi tolong tahan sebentar lagi , setidaknya satu jam untuk menyempurnakan jurus ini?!"


"baik nona, akan saya Lakukan !"


persia pergi dan bergabung bersama yang lainnya untuk mengulur waktu bagi Alexa untuk mengalahkan ular permata


peperangan itu semakin sengit dan hampir menghancurkan seluruh kota Balrok ,hanya menara kuil tempat Alexa berlatih dan bangunan yang dibelakang lah yang masih belum kena imbas peperangan itu.


waktu terus berjalan ,tak terasa sudah satu jam berlalu dan Persia serta yang Lainnya masih bertarung dimedan perang ,tapi sepertinya mereka sudah tidak sanggup lagi menahan ular permata ,sedangkan para bangsa elf masih bertarung .


"boom.....brak....."


frans terlempar mengenai dinding bangunan,pria itu terlempar ketika terkena hantaman ekor ular permata , seteguk darah keluar dari mulutnya . pria itu sudah kehabisan tenaga nya , Andi mendekat kearah ayahnya ketika melihat siapa yang terlempar begitu kuat


"Ayah...."


"ayah ..kau tidak apa?!" Andi mengangkat ayahnya dengan khawatir


"tenang lah ayah hanya kehilangan banyak tenaga saja , dimana Nando?!"


"dia ada disana untuk membantu para elf hutan "


"dia sudah mengungsi,,,mungkin..?"ucap Andi dengan ragu ragu


"ayah...harap dia ,,bisa berlindung..."gumamnya kemudian kembali ke medan perang tapi dihentikan oleh Andi


"ayah kenapa kau tidak menyembuhkan luka mu dulu ?!"


"tidak apa ini tidak akan parah , jadi tenang saja ayah akan baik baik saja!"


"tidak ayah harus diobati dulu jika tidak itu akan membuat ayah terluka lebih parah!"ucap Andi


"glek..lihat ayah meminum potion jadi tidak usah khawatir ,khawatir kan dirimu saja ,,,Andi..." frans meneguk potion dan kembali ke medan perang


"Ayah...!"Andi hanya melihat punggung ayah nya yang semakin jauh ,pemuda itu kemudian menggelengkan kepalanya dan kembali juga ke medan pertempuran.


"sial berapa lama lagi kita harus bertahan ?! aku sudah tidak kuat lagi!" Dares menghindari serangan racun yang diarahkan kepada nya , pemuda itu sudah lelah bahkan untuk mengindari racun tadi saja dia hampir kena.


"tunggu lah sebentar lagi wolf , nona pasti akan datang !" ucap persia yang juga merasa terpojok oleh ular permata


"bugh...argh...."


"sekker..!" persia berteriak ketika melihat fani terlempar sekaligus terkena racun yang dikeluarkan oleh ular permata


"jangan mendekat! change itu bisa membunuhmu!" Leon berteriak melihat persia hendak menyentuh fani


"lalu Apa ?!,apakah kita hanya akan membiarkan sekker begini?!" persia membentak leon ketika mereka sampai di tempat fani


"tenang lah , kita harus menyingkir kan racun yang mengenainya terlebih dahulu!"Leon mencoba menenangkan persia yang sepertinya akan menangis


"lalu bagaimana kita menyingkirkan racunnya jika kita saja tidak boleh menyentuhnya ?!"keduanya cukup jauh dari medan peperangan


"bodoh ! tentu saja kau harus menggunakan air yang dulu diberikan oleh nyonya !(ibu Alexa )"leon mencoba sabar dengan sifat Persia


"be..benar!"ucapnya kemudian mengambil sebotol air dan menyiramkannya kepada fani yang sedang tidak sadar kan diri ,tangannya yang terkena racun ular permata itu mulai meleleh ,tapi persia dengan cepat menyiramkannya dengan air yang berwarna emas ke tangan fani


"air suci emas"


secara perlahan air itu mulai menghentikan pelelehan itu ,tangan fani mulai pulih walaupun terdapat luka bakar yang parah ditangannya dan tidak bisa dihilangkan bekas luka itu


"ayo bawa dia ke tempat lain!"


"kau bawalah dia , aku akan ikut membantu mereka "


"baik...l....


mata keduanya membulat ketika sebuah kepala mengarah kearah mereka dengan cepat , tanpa mereka sadari keduanya terdiam dan tidak bisa bergerak.


"apa ..ini ...akhirnya...?!"batin keduanya bersamaan