Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 82 Runtuhnya kekaisaran Lessen



di ruangan yang megah nan indah semua anggota kekaisaran sedang makan siang bersama ,terdengar canda dan tawa yang elegan yang merupakan tata krama keluarga kekaisaran.


terlihat sepasang suami istri dan empat anak sedang makan ,salah satu dari mereka mulai membuka suara


"kakak aku ingin itu .."ujar seorang bocah perempuan sambil menunjukkan satu menu yang terlihat jauh darinya,putri bungsu sekaligus putri pertama kekaisaran Lessen , Adele


"kau ingin ini?" tanya pemuda tampan yang duduk dekat Adele sambil mengambil menu yang diinginkan Adele,Victor putra mahkota kekaisaran Lessen


"um.."


" bagaimana latihan mu ,putra kedua ?" tanya penguasa kekaisaran itu dengan berwibawa kearah pemuda yang juga tak kalah tampan dari Victor ,Azel pangeran kedua kekaisaran Lassen.


Azel menghentikan gerakan tangannya dan menjawab pertanyaan ayahnya


"yah,,ada sedikit kemajuan dan juga aku sudah belajar banyak hal " terangnya tenang menjawab pertanyaan itu


disaat penguasa itu bertanya pada anak anaknya, terlihat seorang pemuda yang juga duduk bersama tapi seakan tidak dipedulikan atau lebih tepat terabaikan .


Dia makan dengan tenang tanpa berniat ikut bergabung dalam kehangatan itu , dia memiliki wajah yang juga tak kalah tampan dari kakak kakaknya tapi yang membedakannya dia memiliki rambut yang sangat berbeda dengan kakaknya .


dia memiliki rambut berwarna biru kehijauan sama seperti air lautan yang dalam sangat berbeda dengan kakak kakaknya bahkan adik perempuan nya yang berwarna coklat ,hanya dia yang memiliki warna yang berbeda .


disaat canda tawa itu sedang berlangsung ,tampak seorang kesatria datang dengan tergopoh gopoh menerobos ruang makan itu ,


"beraninya kau !apakah kau tidak punya sopan santun mu dihadapan keluarga kekaisaran !" teriak seorang kesatria yang sepertinya memiliki pangkat yang sangat tinggi dari kesatria tadi .


"maafkan saya yang mulia kaisar matahari Lessen ! saya membawa berita buruk ,!kekaisaran kita sedang diserang !" ujar kesatria itu sambil bersujud dan membenturkan kepalanya dengan kuat kelantai yang berlapis karpet merah itu .


suasana di ruang makan itu menjadi hening ,mereka terdiam dan mencerna berita yang baru saja dibawa ,kekaisaran diserang tidak mungkin!.


"ehm ..tenanglah apakah benar benar sudah gawat ?" tanya sang penguasa dengan tenang dan berwibawa tidak ingin semua orang melihatnya yang juga terkejut dan tidak tenang.


"yang mulia ,sekitar lima-.."


duar.....


belum sempat menyelesaikan kalimatnya terjadi ledakan dibelakangnya ,ledakan itu seketika menghancurkan dinding ruangan makan keluarga kekaisaran .


sang permaisuri terkejut dan langsung melindungi anak anaknya ,putra mahkota berusaha melindungi ayahnya yang dekat dengan ledakan itu ,sementara kesatria yang berteriak tadi terlempar jauh karena angin kejutnya .


"selamat siang yang mulia ,,, " sebuah membaut sang penguasa sadar dari lamunannya .


"apa maksud ini semua ,feron ?" tanya sang penguasa tenang dan berwibawa walaupun keadaan sudah kacau.


"hahahaha......tidak ada tapi bukankah sudah saat nya kekaisaran ini berganti nama ?" ujar feron sang uskup agung kekaisaran .


"hahahaha....pada akhirnya aku tetap dikhianati , sungguh aku tidak pernah menduga akan secepat ini !" tawa sang penguasa terdengar dingin ,apa lagi ketika dia menatap feron dengan tajam


"ho...aku juga tidak menyangka akan secepat ini ,tapi ini perintah jadi mau bagaimana lagi " ujar feron mengendikan bahunya .


"haa....apakah ini memang akhir kekuasaan ku? " gumam nya menatap langit langit istananya.


dia menoleh dan menatap kearah istri dan anak anaknya ,dia juga menoleh kearah pemuda berwajah dingin berambut seperti laut dalam dengan lembut dan itu membuatnya tersentak oleh tatapan itu.


sang permaisuri dan ketiga anak anaknya mendekat kearah sang penguasa dan memeluknya ,tinggal pengeram ke tiga yang tidak masuk kesana ,dia hanya diam tanpa berniat bergabung tapi tatap mereka melembut menatap nya membuatnya tergoyahkan dan datang menghampirinya .


setelah sampai dia tidak langsung bergabung dia masih menatap tanpa berniat masuk kesana .


feron dan yang lainnya masih melihat interaksi keluarga kekaisaran itu tanpa berniat menggangu nya .


pangeran ketiga menatap ayah dan ibunya serta saudara saudaranya dalam diam sampai ayahnya datang dan memberikan sebuah bola kepadanya dan itu sungguh membuatnya terkejut .


"ambil dan kembali lah bila kau sudah merasa kuat !" ucapan sang penguasa ayah nya ,dia ingin berbicara tapi tercekat ketika dibawah kakinya sebuah pola sihir dengan tujuh warna berputar dengan cepat dan membuatnya tidak bisa bergerak .


feron yang masih senang tiasa melihat itu semua terkejut ketika ternyata penguasa kekaisaran itu berniat mengirim salah satu anak pergi ,dia ingin menghentikannya tapi terlambat ketika ternyata pemuda itu lebih dulu lenyap tanpa tahu kemana


dengan geram dia mulai menyerang keluarga kecil yang masih tersenyum melepas kepergian salah satu anggota keluarga mereka .


"be...beraninya kalian!"feron berteriak dan menyerang dengan membabi buta kearah keluar kecil yang saling berpelukan itu .


Boom.....Duar.....


Ledakan besar itu yang meruntuhkan istana megah nan indah berserta nama kekaisaran yang sebentar lagi akan berganti .Kekaisaran yang terkenal adil ,kuat dan makmur itu runtuh bersamaan dengan meninggalnya penguasa kekaisaran Lessen dan menyisakan satu penerusnya .