
"sepertinya ini tempatnya "ujar Alexa menatap bangunan besar didepannya
"ayo masuk "ucap small
"baiklah "
"berhenti,apa anda ada keperluan?"tanya seorang prajurit yang menunggu gerbang depan kediaman marquess Lux
"saya di perintahkan untuk mengantarkan bayi ini !"jawab Alexa
"kau tidak usah berbohong,jika kau hanya ingin memberikan bayi ini agar kediaman Marques bisa merawat anak haram mukan !"ucap prajurit itu dengan nada mengejek dan merendahkan Alexa
"apa maksud anda ?! saya disini untuk mengantarkan bayi yang dititipkan kepada saya oleh"ujar Alexa tidak terima
"sudahlah banyak perempuan yang sepertimu, mereka berdalih jika anak yang digendongnya adalah anak kediaman marquess ,jangan kira dengan berita hilangnya anak kediaman marquess kami akan menerima mu yg entah datang dari mana ini."ucap prajurit itu
"benar lebih baik kamu pergi ,disini bukan tempat mu untuk menipu,,hahaha,,"ujar keduanya menertawakan Alexa
"maaf tuan prajurit tapi ini memang anak kediaman marquess !seorang pemuda dan dua perempuan memberikannya kepada Saya untuk di berikan ke kediaman marquess Lux.!"Alexa menatap tajam keduanya
"hahaha...apa kau masih tidak mengerti,l?!kami bilang pergi dan tidak usah berbicara omong kosong lagi !"ucap salah seorang dari mereka
keributan itu menarik perhatian seorang wanita cantik yang sedang lewat , wanita itu menghampiri mereka
"ada apa ini ?" ucap wanita itu .
"eh !?,nyonya Lina ,ini hanya ada seorang perempuan yang mengaku ngaku dia membawa anak kediaman Lux .tapi tenang saja saya akan mengusirnya "ucap prajurit itu
Lina menatap Alexa yang diam ,dia terpaku pada bungkusan kain yang membaluti bayi itu .
"ti..tidak ....mungkin"air mata Lina mengalir ,dia berlari kearah Alexa dan mengambil alih bayi itu ,
prajurit yang ingin mengusir Alexa terdiam ketika melihat Lina berlari menuju Alexa sambil mengambil alih bayi itu dan menangis .
"hiks..hiks..di..dimana...dimana..kau menemukan nya ?"tanya Lina
"seorang pemuda dan dua wanita memberikannya kepada ku mereka bilang kirimkan bayi itu ke kediaman Lux"
"terimakasih,,,terimakasih..."ucap Lina sambil mencium bayi yang sedikit kotor karena Alexa tidak tahu bagaimana cara merawat bayi ,gadis itu hanya memberi makan tanpa membersihkan nya.
"bagaimana dengan mereka ?"tanya nya kepada Alexa tentang laki laki dan dua perempuan itu
"aku tidak tahu seperti nya mereka tidak selamat "jawab Alexa
dia tidak bisa menyalahkan Alexa, Alexa mungkin adalah orang yang kebetulan lewat dan ketiga anaknya meminta tolong kepada untuk mengirim adik nya pulang .
Alexa menatap wanita yang masih menangis, dia tidak ingin mengganggu nya jadi dia pergi ketika dia sudah mengembalikan bayi itu ,sekarang tugasnya sudah selesai.Alexa pergi tanpa sepatah katapun.
Lina masih menangis ,dia tidak sadar jika Alexa sudah pergi , sedangkan kedua prajurit itu berkeringat dingin ternyata benar yang diucapkan oleh perempuan tadi , setelah ini mereka pasti akan dipecat .
"nyonya..."ujar takut prajurit itu,
"?"Lina mendongkak dan baru tersadar ,dia dengan cepat mencari keberadaan Alexa
"di..dimana gadis itu?"tanya nya
"su..sudah pergi " jawab keduanya
"kenapa tidak kalian tahan !"bentaknya
"maafkan kami ,,nyonya "
" oh kalian juga yang bersikap kasar kan tadi ?"
"ampuni kami nyonya kami tidak akan berani "ujar keduanya
"pergilah ,dan cari dia jika kalian tidak ingin mati !"
"ba..baik "
*********""
"sial!, aku sudah menduga jika mereka bukan yang asli !"ujar Dares sambil berlari di lebatnya hutan
"fokus! kita harus melindungi lokasi nona !" ucap Leon
"bagaimana dengan sekker ,apakah dia tertangkap?" tanya Dares
"tidak ,tapi kita harus berhati hati agar tidak sampai tertangkap!" ucap Leon ,keduanya sedang berlari dari sosok sosok hitam yang sedang mengejar mereka
"berpisah!" ucap Leon ,keduanya berpisah kedua jalur yang berbeda
sosok hitam itu berjumlah 10 dan kini mereka berpisah dan kembali mengejar dares dan leon dari jalur yang berbeda .
"sial !,,,aku harap mereka tidak sampai menemukan nona !" batin dares dan masuk kedalam hutan yang lebih lebat .