
"keluarlah , kami tahu kalian mengikuti kami " ujar Alexa dingin , seketika lima orang keluar dari tempat persembunyian mereka.
tanpa mengucapkan apa apa kelima orang itu mengeluarkan aura mereka masing masing dan menyerang Alexa , mengabaikan tiga orang yang tersentak karena diabaikan
boom...
berbagi serangan jarak pendek ditangkis dengan cepat oleh Alexa dan beberapa juga dia hindari .
Mikhail membantu Alexa melawan satu orang yang beranda di satu tingkat di atasnya .
duar ....
Arthur ikut membantu setelah menyembunyikan nathan . Arthur mengeluarkan pedangnya dan membantu Alexa melawan tiga orang di rank master dan satu di rank saint .
salah satu dari mereka melompat kearah belakang Alexa dan segera menebaskan sebuah pedang kearah leher Alexa . Arthur segera menangkis serangan tersebut kemudian mengerakkan kakinya menendang kearah dada orang itu dan membuat nya terlempar menabrak pohon es .
dua temannya tidak tinggal diam , mereka menerjang kembali menyerang Alexa dan Arthur dengan cepat dan ganas .
keduanya seperti sedang mengulurkan waktu sambil melawan Alexa dan Arthur sedangkan Mikhail berhasil mengalahkan lawannya dan segera membantu Alexa dan Arthur .
" tunggu ? empat ? " Alexa tersadar, hanya empat orang yang terkapar disini dan masih kurang satu . dimana dia?
"jangan bilang ..." ketiganya menoleh dan tidak mendapati nathan berada ditempat nya , berarti yang mereka incar adalah nathan dan bukan Alexa .
" dia tidak terlalu jauh ,ayo kejar !" Alexa berseru dan segera berlari kearah jejak yang ditinggalkan oleh musuh , ketiganya berlari dengan cepat menuju hutan hijau yang tertutup salju .
satu jam mereka mengejar nya dan berakhir di sebuah lapang salju yang datar ,tidak ada apa pun disana kecuali tumpukan hanya salju yang semakin menebal . udara semakin dingin dengan hari yang mulai malam .
" kita lanjutkan ?" tanya Mikhail menatap keduanya
Alexa memejamkan matanya kemudian menjawab
"ya , kita tidak tahu apa yang akan mereka lakukan kepada anak itu . terlebih lagi anak itu terlihat spesial . "jelas Alexa
" lalu bagaimana kita akan mencari nya sedangkan kita tidak tahu mereka dimana ?" ujar Mikhail lelah
"mereka ada disini "Mikhail menaikkan alisnya menatap Alexa meminta jawaban
"dibawah kita " tambah Alexa menunjuk ke tumbukkan salju yang ada dibawah nya .
Mikhail memandang Alexa tak percaya ,tapi Alexa mengabaikan nya dan lebih memilih membongkar tumpukan salju itu .
sebuah pintu bulat seperti pintu selokan muncul dengan beberapa ukiran tidak jelas serta tersegel , untuk membukanya mereka harus memberikan sihir logam agar bisa membuka pintu itu.
" иервыe ворота (gerbang pertama )" tulisnya
"aku akan membukanya " Alexa meletakkan tangannya di tulisan itu dan mulai merafalkan mantra nya tapi Mikhail menahannya .
"tunggu , bukan kah kau harus memiliki elemen logam jika ingin membukanya ?"
" ya, aku memilikinya "
"oh."
pintu itu bergeser dan memperlihatkan sebuah tangga panjang menurun kebawah , ketiganya segera turun dengan hati hati dan pintu tertutup setelah ketiganya masuk .
"kalian yakin tidak ada masalah ? " Mikhail berada di atas ,Arthur ditengah sedangkan Alexa dibawah menuruni tangganya terlebih dahulu
" tidak " singkat Alexa
"heii...bagaimana kau tahu huh?!"tanya Mikhail mulai ragu
"insting "singkat Alexa masih sabar meladeni Mikhail yang bertanya
"hah? h-hei jangan bercanda ?!" Mikhail menghentikan langkahnya
"kalian ingin mati?! ini nama nya bunuh diri !!kita tidak tahu apa yang ada dibawah sana !!"
oh dia masih belum mau mati ,dia bahkan belum pernah memeluk atau pun mencium wanita . hell dia masih belum menikmati masa mudanya !! walaupun dia pangeran dia tidak seperti banyak pangeran yang dikelilingi banyak nona nona bangsawan . tidak !!dia berbeda !!
"lebih baik kita membuat rencana dulu!!"ujar Mikhail memberikan saran dan melihat kebawah dimana Alexa dan Arthur malah mengabaikan nya .
perempatan muncul di kening kanannya ketika melihat dua makhluk itu tidak mendengarkannya sama sekali bahkan terkesan menganggap nya tidak ada .
"💢kalian berdua!!!" gumam Mikhail kesal .
mau tak mau pemuda itu mengikuti dua makhluk dingin itu sambil mengumpat kasar .
setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka bertiga mencapai akhir tangga , sebuah lorong panjang dan gelap menyambut ketiganya .
" sungguh ? kalian yakin bocah itu dibawa kesini ? lagipula untuk apa kita menyelamatkan nya ? kita baru kenal bukan ?" Mikhail menyerukan pendapat nya setelah menahannya dari tadi .
" dia ...seorang peri " jawab Alexa dan membuat suasana di sana hening , Mikhail mengerjap tak percaya , peri ? benarkah ? .walaupun keluarganya berurusan dengan peri ,dia tidak tahu tentang rupa peri karena keluarga nya menyembunyikan fakta itu dan hanya kaisar yang tahu lebih detail tentang peri , hanya sedikit yang dia tau tentang peri itupun dari gulungan yang dia bawa dan ...aura ? tunggu aura ? benar jika dipikir pikir aura bocah itu sama dengan aura gulungan yang dia bawa .
"jadi peri itu belum musnah ?"