
pertarungan yang besar itu hampir memusnahkan seluruh kehidupan di samudra Bring ,andai saja dewa laut tidak membuat pelindung dengan cepat . Alexa masih tidak sadarkan diri ,begitu juga dengan small yang mengecil dan juga tidak membuka matanya .
evan menatap Alexa yang ada didepannya , pemuda itu menggenggam tangan Alexa dan berharap gadis itu membuka matanya . sudah seminggu sejak pertempuran itu berlangsung .
Arthur hanya memandangi evan yang memejamkan mata nya sambil berharap jika gadis itu bangun sekarang.
sring....
sebuah cahaya bersinar diantara tangan evan dan Alexa , Arthur terkejut ,cahaya itu sangat menyilaukan sampai dia harus menutup mata untuk melindungi matanya .
cahaya yang menyilaukan itu terus bersinar dan hampir menyinari seluruh samudra .
"aku mohon sembuhkan dia , aku mohon berilah dia kesembuhan,berikan makhluk didepan ku ini sebuah kesembuhan . apa pun akan aku bayar untuk menyembuhkannya."
evan berharap di dalam hati agar bisa membuat Alexa membuka mata ,sebuah suara membuat pemuda itu tersentak .
"kau ingin dia sembuh ? " sebuah suara menggema di kepalanya
"ya ,aku ingin dia sembuh dan membuka matanya"jawabnya tanpa ragu
"apa bayaran yang akan kau berikan jika aku menyembuhkannya?"tanya suara itu kembali
"apa pun akan aku berikan asalkan dia sembuh "jawab evan tanpa keraguan
"apa artinya dia bagi mu?"tanya suara itu kembali tapi kini suara itu terdengar tegas
" dia...bagai adik bagi ku !"jawab evan tegas
"......."suara itu terdiam ketika mendengar jawaban evan , adik ? bukan seseorang yang melengkapi hatinya ?
"baiklah aku akan mengabulkannya " akhirnya suara itu kembali bersuara .
evan merasakan sesuatu diantara kedua tangannya ,dia melepaskan genggaman tangan Alexa dan melihat tangannya yang mengeluarkan cahaya .
sebuah cangkang siput yang kecil perlahan mulai membesar dan semakin besar sebesar kepalan tangan orang dewasa , cangkang siput itu terlihat dan terus mengeluarkan cahaya yang hangat.
secara perlahan apa pun yang mengenai cahaya itu mulai sembuh , para mermaid dan merman yang sempat selamat dan mengalami luka mulai perlahan membaik ketika mereka terkena cahaya hangat yang berasal dari tempat Alexa .
bukan hanya mermaid dan merman , kehidupan di samudra itu mulai tumbuh dan kembali seperti semula , rumput laut dan terumbu karang mulai terlihat ,ikan ikan kecil bermunculan dan mendekati cahaya itu . perlahan tapi pasti ,sisa sisa racun bekas pertempuran perlahan berkumpul di satu titik dan terus memadat menjadi sebuah pil .
setelah cahaya itu hilang ,oannes dan para penghuni samudra mendatangi tempat asal cahaya itu . di sana mereka melihat evan dengan tampilan berbeda sedang memegang cangkang siput.
anggap aja kayak gitu ok:)
Oannes tersenyum menatap evan yang masih fokus dengan cangkang siput itu .
sedangkan mereka yang melihat itu terkejut , apa lagi melihat bagaimana perubahan evan . hanya keluarga kerajaan lah yang memiliki tampilan seperti itu ,tapi apakah dia adalah anggota kerajaan? bukan kah dia dari darat ? apa yang terjadi ? itulah pikir mereka .
"kau kembali ,anakku " ucapan oannes membuat evan mengalihkan perhatian nya ,begitu juga dengan yang lain .
"a..anak mu? "ulang evan menatap manik mata oannes
" benar kau adalah anak ku yang hilang dua puluh tahun yang lalu ,sebelum kau lahir ibumu membawa mu pergi ." jelas oannes memeluk evan dengan hangat ,tapi pemuda itu terdiam tidak membalas atau pun menolak pelukan oannes .
"tunggu anak mu ? aku baru berusia 15 tahun " elak evan
"tidak umurmu 20 tahun ,mermaid memiliki masa perkembangan biakkan yang panjang . ini adalah milik ibumu ,ibu mu pergi karena ada masalah didalam keluarga dia meminta tolong kepada giant untuk menjadi manusia "
"aku tidak sempat menahannya ,dia sudah pergi tanpa mengatakan apa pun ,dia pergi tapi aku yakin dia akan kembali " jelas oannes kepada evan
"tunggu apa buktinya dan juga aku manusia !" sentak evan
"lihat kau memiliki ciri khas keluarga kerajaan ini dan juga hanya keluarga kerajaan yang bisa memanggil cangkang penyembuh . kau tahu ibumu adalah salah satu dari klan ikan koi yang memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa . tapi klan itu hilang setelah ibu mu pergi ."
"kau bukan manusia ,kau adalah merman ,aku tahu ketika kau sudah berusia menginjak usia 10 tahun kau selalu merasa kehausan kan ,?padahal kau sudah minum yang cukup ,tapi itu tidak pernah cukup dan itu selalu terjadi sampai sekarang . "
"itu adalah efek dari sihir giant yang melemah , untunglah kau pergi kelaut . lalu bagaimana dengan ibumu ? bagaimana keadaan nya ?" jelas oannes panjang lebar ,kemudian bertanya tentang keadaan istrinya .
evan terdiam menerima semua informasi yang masuk ke otak nya ,tapi ketika pertanyaan tentang ibunya terucap pemuda itu terdiam.
"kenapa kau diam evan ?bagaimana keadaan ibumu? ,bagaimana keadaan Aegea ?!" oannes mengguncang tubuh evan ketika tidak merasa pemuda itu tidak meresponnya .
Aegea ?ah benar ibunya bernama Aegea dia tahu itu dan sepertinya dia memang benar adalah anaknya , ketika merasakan tentang sebuah ikatan yang bertemu setelah sekian lama hilang.
"dia,,,,...meninggal..."jawab evan akhirnya
oannes terdiam ,tangannya terlepas dari bahu evan ,matanya terlihat tergoncang dengan jawaban yang diberikan oleh evan .
"kau bercanda ?! aku tahu kau marah tapi kau-
"aku tidak bercanda ! "
"ah ?! benarkah ? ,hahaha...baiklah sepertinya kau lelah ,lebih baik kau istirahat dulu "
evan menatap mata amesthyst yang terlihat kosong ,entah ada dorongan apa evan berenang lebih dekat dan memeluk nya . oannes tertegun tapi dia tetap membalas pelukan yang evan berikan .
rasa hangat tersalur dari evan ,oannes terdiam untuk menerima nya dan sekaligus belajar untuk merelakan orang yang dia tunggu , walupun rasa rindu belum terobati. tapi itu sudah cukup dan itu terbalaskan dengan hadirnya evan .