
untuk beberapa saat Arthur terdiam ,dia menatap Alexa yang membelakangi nya .ada raut tak percaya dari wajahnya .
sedangkan dari jauh small menahan napas , ini akan rumit ,pikir small .
Alexa hanya memejamkan matanya ,dia tahu Arthur pasti akan menyerah ,karena yakin untuk saat ini Arthur tidak mungkin bisa mengalahkannya .
jauh di dalam sana ,ada sebuah perasaan tidak rela ketika dia memutuskan untuk pergi .apakah dia akan kembali lari dari kenyataan ? apakah dia harus membohongi diri sendiri ? ,entahlah Alexa hanya bingung dan tidak tahu harus apa ,untuk saat ini otaknya bekerja lambat .
suasana sepi menjadi teman untuk kedua remaja yang ada di tengah hutan yang penuh salju itu , udara dingin menyeruak membuat siapa pun akan kedinginan tapi tidak untuk mereka .
Alexa melangkahkan kakinya untuk pergi ketika tidak mendengar Arthur berbicara ,dia yakin pasti Arthur tau jika dia tidak bisa mengalahkannya.
belum genap Alexa melangkah perkataan yang keluar dari mulut Arthur membuatnya membeku
"tentu ,aku akan mengalahkan mu !" ucap Arthur menatap Alexa yang terdiam .
Alexa membalikkan tubuhnya ,dia menatap Arthur dengan dingin ,
"kau yakin bisa mengalahkan ku ? " tanya Alexa menggenggam belati yang entah sejak kapan sudah ada ditangan nya.
"jika tidak mencobanya,bukankah kita tidak akan tahu aku bisa mengalahkan mu atau tidak ?" Arthur memasang kuda kudanya sambil menggenggam pedang nya ,dia menatap Alexa sambil tersenyum lebar .
Alexa terdiam ,pemuda itu menunjukkan senyum yang tidak pernah dia lihat selama mereka bersama ,tapi sekarang Arthur tersenyum kepada nya ,dan sialnya dia terlihat tampan !.
Alexa menggelengkan kepalanya, bukan saat untuk itu ,dia harus mengalahkan Arthur ,dan membuatnya berhenti untuk mengejarnya .
"hentikan senyuman mu itu ,kau membuat ku merasa aneh !" ujar Alexa kemudian berlari kearah Arthur dengan cepat .
Arthur ikut berlari dan menyerang Alexa , kilatan merah dan hitam beradu dengan cepat , pohon pohon es terkena imbas dari dua serangan yang meleset .
trang ..trang...
sreet...
small hanya menatap dua orang yang sedang bertarung disalah satu batu es besar yang tidak jauh dari Alexa dan Arthur yang bertarung .
"cih! manusia memang merepotkan tapi juga menyenangkan ?" gumamnya menatap jengah .
"kau tidak akan bisa mengalahkan ku ,lebih baik kau menyerah saja ." ujar Alexa disela sela pertarungan itu
"memang aku tidak bisa mengalah mu ,tapi bagaimana jika dengan otak ?" Arthur melemparkan teka teki untuk Alexa ,sedangkan Alexa hanya menanggapinya dengan dingin .
"kau bisa mencobanya ?"
trang ....
"tentu !"
satu jam lamanya Alexa dan Arthur saling bertukar serangan , keduanya bertahan dan saling membalas dengan cepat tanpa meninggalkan sedikitpun cela untuk membuat keduanya kalah .
keduanya menjaga jarak , Arthur memutar otaknya ,dia harus lebih cepat dari Alexa dan harus berada dibelakangnya agar dia bisa mengalahkan nya .
sedangkan Alexa ,dia terlihat melamun . gadis itu terlihat aneh .
"aku harus mengakhiri nya ! ini sudah terlalu lama " batin Alexa kemudian merafalkan mantra , seketika sebuah pola sihir muncul di bawah kakinya dengan tujuh aura berwarna .
Arthur menatap waspada Alexa dan mengamati apa yang akan Alexa keluarkan .
"wah ,,seperti nya aku harus segera mengalahkan nya ,jika tidak dia yang akan mengalahkan ku . baiklah ini adalah kesempatan nya !" gumam Arthur ketika melihat Alexa yang masih fokus untuk merafalkan mantra nya .
swosh...
Alexa yang masih fokus dengan mantra tidak bisa menghindar ketika Arthur telah berada dibelakangnya .
"sial ,!apa yang ingin dia lakukan ?! "batin Alexa berkecamuk ,gadis itu dengan merafalkan mantra nya dengan lebih cepat ,tapi sepertinya dia tidak bisa . dunia nya seakan kabur dan menggelap.
Arthur menahan tubuh Alexa yang terjatuh ,pemuda itu menatapnya dengan tatapan sayu .
"maaf jika aku egois "batin Arthur
****
Alexa mengerjap kan matanya ketika merasakan dingin di wajah dia mulai mengerakkan tangan nya untuk menyingkirkan benda dingin yang ada diwajahnya .
Alexa terdiam dia masih ada di hutan,lalu Kenapa dia bisa tertidur di sini? dan bukan kah dia sedang bertarung dengan Arthur ?.
Alexa mendongak ketika merasa aneh , dia tidak merasa kedinginan dan juga kepala seperti nya diatas benda yang nyaman untuk di tid..?!!?!
Alexa tersentak ketika melihat Arthur tertidur sambil menyandarkan diri di samping pohon ,Alexa menatap lama wajah damai yang tertidur lelap , jujur saja dia terpesona oleh wajah nya yang damai dan tenang jauh dari kata dingin .
rahang yang tegas ,hidung yang mancung ,bibir nya yang terlihat sedikit pucat, ehem..dan jangan lupakan wajahnya yang tampan itu !! ah ..sial Alexa merasa dia seakan terhipnotis .!!
baiklah jangan salah kan Alexa dia juga seorang gadis ! dia juga butuh yang namanya cuci mata !
Alexa beralih pada tangan Arthur yang menggenggam tangan nya ,seperti nya pemuda itu menyalurkan mana-nya agar dia tidak kedinginan dan tetap membuat nya hangat .
"hangat ! ya memang hangat dan nyaman ...eehhh??!!!" batin Alexa menjerit ketika tersadar , dia sekarang berbaring di paha Arthur !dan sialnya dia baru sadar ! .
segera Alexa menduduki dirinya agar tidak berbaring lagi di paha Arthur , rona merah terlihat di sekitar pipi dan telinga nya .
dia malu ,tentu saja malu ! sial dia sekarang ingin mencari lubang dan bersembunyi di sana !
"ughr.." Alexa menoleh dan mendapati Arthur terbangun dari tidurnya segera Alexa melepas kan tautan tangan mereka .
"aku mengalahkan mu " ucapan pertama yang keluar dari mulut Arthur .
Alexa menoleh dia menatap pemuda disampingnya dengan tatapan rumit .
"kau curang ! " ujar Alexa .
"??tidak "
"curang! bagaimana mungkin kau bisa membuat ku pingsan ! " ucap Alexa tidak terima .
"kau hanya bilang aku harus mengalahkan mu ! kau tidak bilang dengan cara apa kan ? " ucap Arthur dengan tatapan bingung, dia tidak mengerti jalan pikir perempuan , bukan kah dia hanya bilang aku harus mengalahkan nya ,dia tidak bilang bukan dia harus pakai cara adil ? atau pakai peraturan ? .
"pokoknya kau curang ! " Alexa beresi keras ,Alexa menatap Arthur dengan mata berkaca kaca dan pipi menggembung.
Arthur gelalapan , tiba tiba Alexa menatap nya dengan mata yang berkaca kata seperti ingin menangis .
"ba-baiklah aku curang ,jadi jangan menangis oke ?" ujar Arthur menenangkan Alexa .
"tapi aku tetap mengalahkan mu bukan ? kau bilang aku harus mengalahkan mu bukan jika aku ingin kita tetap bersama ? " tambah Arthur membuat Alexa terdiam ,tapi tak ayal jauh dari hati kecilnya dia merasa bahagia .
...Arthur ...