
"kik ...!!!"para orc menjauh ketika melihat Alexa berjalan mendekat kearah mereka .
Alexa menaikkan alis nya heran .
"apa yang ditakuti para orc itu? "batinnya
Arthur dan Ethel melihat kearah Alexa yang sudah berdiri tidak jauh dari para orc yang ketakutan .
"ma-maaf nona kik ..kami tidak akan menyentuh pelayan anda nona kik. . ." akhirnya salah satu dari kelompok orc itu membuka suaranya
Alexa terdiam orc itu bisa berbicara ? lalu apaan ?! mereka berdua pelayannya ? tapi dia tidak ada waktu untuk protes.
"kenapa kalian terlihat ketakutan ? aku tidak pernah membuat kalian ketakutan ." ucap Alexa setelah tersadar .
para orc itu terlihat lebih ketakutan ketika Alexa berbicara , mereka saling peluk dengan wajah penuh air mata dan itu sukses membuat Alexa dan yang lainnya menatap aneh serta geli kearah para orc
"ugrh....bukan kah mereka aneh ?dan apa apaan itu mereka berpelukkan seakan mereka akan berpisah jika mereka melepas pelukan itu!" ucap ethel menatap mual para orc
Arthur diam melihat apa yang akan dilakukan oleh Alexa selanjutnya.
"berhenti berpelukan kalian membuatku mual !" ujar Alexa
seketika para orc melepaskan pelukan mereka dan mulai sujud sambil membenturkan kepala mereka ke tanah
Alexa terkejut dengan respon yang diberikan oleh para orc .
"hentikan !apa yang kalian lakukan ?!?" sentak Alexa
"ma..maaf kik !" ujar para orc bersamaan kemudian duduk sambil menundukkan kepalanya
"sudahlah , katakan kenapa kalian melihat ku seperti melihat iblis ?!"tanya Alexa mendekap tangannya di dada.
para orc saling pandang sebelum salah satu dari mereka menjawab
"karena anda memang iblis ,kik!" jawab seorang orc
"huh?!"
.
.
.
.
.
.
Alexa terdiam dengan pandangan rumit di atas atap rumah yang terbuat dari batu ,
dibawah rumah besar yang terbuat dari batu itu
ada banyak orc yang melakukan aktivitas mereka
walaupun itu sempat terganggu dengan kedatangan Alexa dan yang lainnya .
gadis itu menatap langit yang berwarna merah .
satu fakta yang dia ketahui ,dia...bukan manusia ..
"karena anda memang iblis kik"
perkataan itu selalu terngiang giang di kepala nya
"Iblis kah ?"
Flashback
"karena anda memang iblis,kik "
"huh?!" Arthur dan Ethel terkejut mendengar jawaban yang dikeluarkan seorang orc kepada Alexa ,keduanya mendekat kearah Alexa yang terdiam mendengar jawaban nya.
"e..hei..kau pasti bercanda kan ? dia manusia ! bagian mana nya yang mencirikan iblis !" ujar Ethel tak percaya
"rambut merah " bukan orc yang menjawab melainkan Arthur , pemuda itu berada dibelakang Alexa . dia akhirnya tahu alasan para orc itu ketakutan
Ethel terdiam memang benar dari cerita yang dia dengar jika iblis biasanya berambut merah dan itu sudah menjadi ciri khas mereka ,tapi Alexa dia kurang percaya jika gadis di depannya ini adalah iblis . mau dilihat bagaimana pun dia terlihat seperti manusia .
"nona seorang bangsawan , oleh karena itu nona tidak memiliki tanduk . tanduk hanya untuk iblis rendahan ,kik " jawab orc
"tapi kami juga ragu sebenarnya di awal ,kik.
sebab nona memiliki dua aura yang bertentangan tapi akur di dalamnya kik."
"itu membingungkan kik."tambah mereka
"huh?! apa dua aura ? apa maksudmu ?" tanya Alexa membuka suara
"sepertinya kau adalah setengah iblis ." jawab Arthur tenang ,Alexa menoleh meminta penjelasan
" benar kik. ! tapi sepertinya orang tua nona adalah orang besar kik, oleh sebab itu nona berbeda dan spesial dari iblis lain kik .!!" jelas orc
"eh aku bingung " ujar Ethel dengan konyol
" maksudnya nona berbeda dengan iblis rendahan pada umumnya kik . iblis rendahan biasanya adalah hasil dari seorang iblis dengan manusia kik,mereka memiliki tanduk di kepala mereka dan mereka tidak seperti iblis asli kik ."
"di kasus nona kik, nona adalah iblis yang spesial karena memiliki dua aura yang bertentangan tapi akur k-
"kenapa kau menjelaskan nya dengan terbelit belit , jelaskan intinya saja !dan berhenti menambahkan kata kik !!" potong Alexa dingin
"Kiiikk....!!!"
"ma-maksudnya nona adalah iblis spesial yang memiliki dua aura hebat dari iblis dan juga malaikat!!!" jelas orc takut sampai mereka kembali berpelukan bahkan orc itu lupa dengan kalimat ' kik 'nya
"*malaikat dan iblis ?" tanya Alexa
"be-benar kik, "jawab orc takut takut ketika melihat Alexa memandangi mereka jengah
"iblis berambut merah dan malaikat bermata emas !kik*!!!!"
Flashback off
Alexa masih diam memikirkan perkataan orc itu ,
jika dia setengah iblis dan juga malaikat , lalu siapa dari kedua orang tuanya yang iblis dan juga malaikat ? .
kedua kakak nya memiliki warna rambut yang berbeda tapi mata mereka sama ,terlebih dengan Nando ,dia sangat berbeda dengan nya .
jika dipikir pikir lagi kedua kakaknya kembar tapi memiliki wajah ,sifat dan karakter yang berbeda yang sama hanya mata nya saja ! lalu bagian mananya yang kembar ?
dari segi pikir pun mereka berbeda , bukan kah jika mereka kembar mereka memiliki setidaknya sedikit kesamaan ?misalnya tentang perasaan? atau wajah mereka ?.
Alexa masih memikirkan tentang kakak kakaknya
benarkah mereka kakaknya , lalu bagaimana dengan ibu nya ? apakah ibunya adalah malaikat dan ayahnya iblis ? .
apakah sifat dan karakter kakak nya menurut dari orang tuanya sehingga membuat kedua anak kembar yang berbeda ? entah lah ada banyak pertanyaan pertanyaan yang berputar di kepala Alexa ,tapi tidak ada satupun pertanyaan yang terjawab .
"sebenarnya aku ini apa ? kenapa sangat rumit ?" batinnya bertanya pada dirinya sendiri
Tap
Arthur mendatangi Alexa yang terdiam walaupun sudah tahu jika dia datang .
"bukannya tidak berperasaan , tapi kau tidak lupa kan untuk apa kita disini ?"Arthur memulai percakapan setelah keheningan beberapa saat.
"aku tahu kau sedang bingung ,tapi percaya lah aku akan membantumu setelah ini " ucap Arthur dan itu sukses membuat Alexa menoleh
"kenapa ? bukan kah manusia membenci iblis ?" tanya Alexa dingin , gadis itu berdiri dari duduknya
"lalu? " tanya balik Arthur
"bukan kah kau harus membunuh ku?"
"untuk apa ? kau tidak mengusik ku ,jadi untuk apa ?"
"......"
"sudahlah Ethel sedang khawatir dengan mu dan juga jangan lupa kau yang setuju untuk mencari kakaknya " ujar Arthur panjang lebar . kali ini pemuda itu berbicara banyak .
"kau bisa bicara banyak rupanya " ucapan Alexa membuat Arthur terdiam . benar kenapa dia banyak bicara? ah ini semua bukan kah gara gara dia ? tapi...mengapa ? bukan kah biasanya dia hanya cuek cuek saja? .
ah ...memikirkan nya saja membuatnya bingung .