Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 106 Pertempuran



"kau masih belum puas ?! kaisar sebelumnya sudah memberikan sebuah kerajaan untuk kau pimpin ! kenapa kau masih belum puas !" ujar sang tetua iblis


"benar ! kau tidak bisa merebut tahta ini ! ini adalah milik sang putri . sekarang dia sudah lahir dan kau tidak bisa mengambil nya !walaupun sang kaisar sudah mengumumkan hal itu!" ujar salah satu tetua menambahi.


"tentu saja yang mulia bisa , anak yang mulia adalah seorang putri ! bagaimana mungkin dia bisa memimpin kekaisaran iblis . kaisar iblis harus lah seorang pria !" ujar tetua yang berada dipihak hares


"tentu saja bisa ! dia adalah keturunan kaisar iblis !"


"keturunan kaisar iblis ! dia hanya keturunan setengah iblis !! bagaimana mungkin dia bisa memimpin kekaisaran ini"


"lalu bagaimana dengan sang pangeran? dia juga adalah setengah iblis !apa lagi dia adalah iblis dari hasil dengan manusia ,dia bahkan memiliki warna rambut dari manusia " ujar sang tetua pedas


"kau ?!!!!beraninya kau !!!"


"apa ,itu adalah kenyataannya ,berbeda dengan sang putri ,dia memiliki rambut berwarna merah dan itu adalah bukti jika dia memiliki darah iblis murni ."


"sudah diam ! , aku sudah memutuskan nya " Ares menatap para tetua yang sedang berdebat


"biarkan Hares yang memimpin ,asalkan dia bisa berhenti membuat masalah " ujar Ares tenang ,


xana hanya melihat perdebatan yang ada didepan , dia tidak bisa masuk ke dalam pembicaraan karena dia adalah seorang dari klan malaikat.


"membuat masalah? apa maksud mu huh?! " Hares


membuka suara tak terima


"tidak ada ,ambilah kekuasaan ini dan pimpiblah dengan baik Hares " Ares menatap sang adik tenang kemudian berbalik pergi .


Hares terdiam tapi kemudian dia tertawa dan melompat kearah Ares yang hendak pergi ,sebuah belati sudah siap untuk terhundus ke organ pintal Ares .


Xana membulatkan matanya ketika merasakan bahaya dari belati yang di pegang hares . Ares membuat pelindung untuk melindungi punggungnya yang diincar oleh hares tapi seketika pelindung itu hancur dan siap bersarang ditubuhnya ,tapi sebelum itu


jleb....


xana melepas gendongan nya dan berdiri menghalangi belati itu . Ares terpaku , dibelakang dia merasakan pelukan ,ditangannya ada sebuah kehidupan kecil yang menangis .


"kau tak apa ?" suara lembut itu menyapa indra Ares , dia dengan cepat berbalik dan menatap xana .belati itu menancap tepat dipunggung nya


"Xana ,,,,,,kau ...!!!"


"sepertinya kau baik baik saja hehe,,,aku senang " xana tertawa tulus menatap Ares dia beralih ke kehidupan kecil nya


"maaf ya....kita tidak bisa bersama , kau pasti takut tapi tenang saja !ayah pasti akan melindungi mu . uhuk !"


"Xana !!!apa- apa yang kau lakukan!kenapa kau !ah...tidak kau tidak boleh pergi !kita akan menjaga nya bersama aku mohon bertahanlah !"


xana menatap sang suami dan sang anak bergantian sebelum tersenyum tipis


"berjanji lah kau akan menjaga anak kita ,uhuk , uhuk " ujar xana menatap bayi itu kasian , hati nya sakit melihat bayi itu , sakit dan hancur . dia baru saja melahirkan nya tapi belum juga sehari mereka bersama dia harus berpisah dan bayi itu tidak akan bisa mendapatkan kasih sayang dari sang ibu .


"xana !!"Ares menatap khawatir xana yang muntah darah , di menyalurkan mana nya untuk menjaga aura kehidupannya .


"berjanji lah !" xana menggenggam tangan ares yang ada di dadanya


"ugrh..lebih baik kau simpan tenaga mu xana !"


"baiklah aku berjanji,aku berjanji akan menjaga bayi kita !aku berjanji " sungguh ares rasanya ingin mengamuk !


"kau yang terbaik !" ujar suara lembut itu terakhir kali


"Xana ?xana tidak !! xana bangun lah xana !!!" Ares berteriak memanggil sang istri tapi dia tidak mendapatkan jawaban darinya


mata Ares memerah , aura kematian menyelimuti pria itu , bayi kecil itu menangis kencang seakan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh kedua orang tua nya .


"beraninya ! BERANINYA KAU MEMBUNUH ISTRI KU!! KAU AKAN TAHU AKIBATNYA!!!"Ares meletakan anak nya di samping xana kemudian dia memberikan sihir untuk melindungi kedua orang tercinta nya


Ares menatap tajam kedepan dimana Hares yang tersenyum lebar penuh Kemenangan kearahnya .Ares yang melihat itu menjadi Ares yang gelap mata , dia membunuh siapa pun yang ada didekatnya .


para iblis terkejut dengan aura yang mengerikan yang berasal dari kastil ,sebagian dari mereka bergegas untuk melihat sedangkan bagian lagi pergi karena tidak ingin terlibat .


"sepertinya kaisar iblis sedang mengamuk ! lebih baik kita pergi "


"benar ,lebih baik kita pergi "


"tapi kenapa kaisar mengamuk ?"


"aku penasaran !"


"ayo pergi melihat !"


itulah pembicaraan para iblis yang berkumpul di sekitar kastil. mereka yang penasaran mulai menaiki demon best yang bisa terbang .


sedangkan didalam kastil Ares sedang meladeni Hares yang tersenyum mengejek kearahnya , keduanya bertempur hebat hingga menghancurkan tempat pertempuran mereka.


" kau berani mengambil belati itu ?!" marah Ares ketika keduanya menjaga jarak setelah beradu pukulan . dia sedikit tenang ketika berhasil mendaratkan pukulan ditubuh Hares


"tentu saja! jangan pisau , asalkan itu bisa membunuh mu apapun akan aku ambil ! . aku muak dengan mu yang selalu dikelilingi kebahagiaan ! cih ...kau sungguh membuatku ku ingin mencincang mu! "Hares meludah setelah berkata dengan ekspresi jijik


".......kau...sungguh keras kepala !tidak ! kau sungguh sudah menjadi iblis yang serakah !" Ares tidak bisa lagi berkata kata ,sungguh adik satu ayahnya ini sangat serakah .


"hahahaha ,,,iblis yang serakah ?bukan kah itu adalah sifat dasar dari iblis ?"


"kau melupakan sifat manusia mu iblis setelah manusia " ujar Ares mengejek


"jangan bahas itu !!" Hares menatap penuh benci kearah Ares , dia mulai mengambil sebuah pedang dari udara kosong dan menerjang kearah Ares yang juga sudah siap dengan pedang hitam nya yang panjang .


pertarungan mereka disaksikan oleh para iblis yang ada di bawah mereka . para iblis itu segera berpencar dan membentuk dua kubu dimana mereka akan melihat mereka akan ada di pihak siapa .


para iblis yang berada di pihak Hares sangat banyak dibandingkan dengan Ares , tapi itu tidak menjadi masalah . setelah mengetahui mereka berada di pihak masing masing kedua kubu itu saling tabrakan hingga menyebabkan perang pecah dikalangan para iblis .


Di atas mereka pertempuran dahsyat sedang berlangsung , gelombang kejut tidak membuat para iblis yang dibawah goyah mereka tambah bersemangat.


seminggu sejak pertempuran itu tapi kedua belah pihak masih belum menentukan siapa yang akan kalah , mereka masih bisa bertarung bahkan pertarungan itu semakin menjadi .


Ares masih baik baik saja walaupun ada beberapa luka yang berhasil Hares goreskan di tubuhnya .


sedangkan Hares dengan nafas tersengal sengal dan hampir ambruk.


tidak jauh dari pertempuran keduanya seorang pria sedang mendekati seorang bayi yang tertidur lelap disamping mayat wanita yang terbujur kaku , pria itu menggerakkan tangan nya seakan hendak menggerakkan belati yang masih menancap ditubuh sang wanita .