Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 100 Dimensi lain



"terserah saja ,jadi kapan aura itu keluar ?ah maksudku pohon ini beraksi ?" tanya Alexa


"tidak tahu ,tapi pada saat itu hari hampir tenggelam.aku selalu mengamati pohon ini sejak saat itu tapi tidak ada perubahan "jawab Ethel .dia mendekat dan menyentuh kulit pohon itu


"matahari masih di atas kepala,lebih baik kita pulang dan mencari makan dulu " ujar Arthur hendak beranjak dari tempat , tapi sebelum itu sebuah kekuatan yang besar berhasil menarik mereka bertiga .


"ap-


"argh....


.


.


.


.


.


"ughr...dimana ini ?" Arthur membuka matanya dan menatap sekeliling. aneh ,itulah yang terlintas di kepala nya ketika melihat sekitarnya.


aura di sana benar benar mengerikan, tanah retak yang mengeluarkan uap panas .pohon kering yang hangus terbakar, bebatuan yang menjulang tinggi serta awan yang berwarna merah .


Arthur menyapu pandangan nya


"gadis itu? " Arthur mendekat kearah Alexa yang masih tidak sadarkan diri ,pemuda itu menepuk wajah Alexa pelan.


"bangun ,,,bangun gadis "ujar nya sambil menepuk wajah Alexa sedikit keras


Alexa terbangun dan menatap wajah Arthur yang sangat dekat dengan nya .


diam.


keduanya saling pandang sebelum suara ethel menyadarkan mereka.


"ugh...dimana aku? apa yang terjadi ?" tanya nya pada diri sendiri ,ethel memegang kepalanya yang terasa pusing.


"sepertinya kita tertarik ke sebuah dimensi ,heh? " ujar Alexa ,gadis itu menyapu pandangannya.


"apa yang kau lakukan Ethel ,bagaimana kita bisa sampai disini ?" tanya Arthur menatap manik Ethel yang kebingungan.


"eh? apa maksud mu?" tanya nya balik


"kau tidak tahu? bukan kah kau yang mengaktifkan nya ?" suara Arthur terdengar dingin


"a-aku tidak tahu ,sungguh" jawab nya takut takut


"coba kau ingat ingat apa yang kau lakukan sebelum tidak sadarkan diri ?"kali ini Alexa yang bertanya . dia memotong sebelum Arthur ingin memberikan pertanyaan lagi .


"kau membuat nya takut "ujar Alexa tanpa melihat kearah Arthur.


"aku..."


Flashback


Ethel menyentuh kulit pohon yang terasa kasar


pemuda itu mendekatkan keningnya kepada kulit pohon sambil mengenang memorinya bersama sang kakak .


"matahari masih di atas kepala,lebih baik kita pulang dan mencari makan dulu " ujar Arthur


Ethel mengangguk lemah ,tanpa disadari keningnya tergores dan darah keluar dari kening walaupun sedikit . darah itu menempel di kulit pohon hingga menyebabkan sebuah pusaran muncul dan menyeret ketiga nya masuk kedalam pohon .


Flashback off


"sepertinya ethel tanpa sengaja mengaktifkan nya ,sudah lah jangan berwajah seperti itu kau hanya akan membuatnya takut "ujar Alexa kepada Arthur.


"hn"


Ethel hanya memandang keduanya ,di sini dia adalah bebannya . dia bukan kesatria atau pun penyihir ,dia hanya orang biasa . entah kenapa dia menjadi tidak enak kepada Alexa terlebih lagi kepada Arthur.


"maaf " ethel membukukan badannya 90° derajat kepada kedua .


"eh.?"


"maaf karena saya kalian jadi terseret " ujarnya lagi masih membukukan badannya , kini dia memakai bahasa formal .


suasana menjadi canggung


"sudahlah tidak usah kau pedulikan dan juga kau tidak perlu memakai bahasa formal" ujar Alexa , gadis itu menyuruh Ethel untuk tidak formal


"baiklah " ujarnya masih merasa bersalah ketika melihat Arthur membuang muka.


kik..kik..kik...


"itu,,,,itu orc? "


"sepertinya "


sekelompok makhluk besar dan berwarna hijau pucat datang dan menghampiri ketiganya .


makhluk besar dengan telinga panjang,hidung pesek ,tubuh yang dipenuhi oleh otot dan jangan lupakan mereka tidak memiliki rambut,alias botak.


tubuh tinggi dan besar tak menghalangi pergerakan mereka ,sekelompok orc itu sudah siap bertarung dengan masing masing senjata ditangannya .


"kik kik ...kik ....kik ..."


"kik ..kik ..."


sepertinya para orc itu sedang berdiskusi .


"KiK...!!!!"tiba tiba saja mereka menyerang kearah Ethel dan Arthur


Ethel itu gemetar ketakutan ketika segerombol orc datang lebih banyak kepada dari pada Arthur.


Alexa terdiam para orc itu tidak menyerang nya


bahkan mereka tidak memedulikan nya .


"heh?! apa yang terjadi ?apa mereka tidak melihat ku?" tanya nya sendiri .


"to..tolong"cicit Ethel ,pemuda itu berlari menjauh ketika melihat orc yang mendekat pada nya .


bugh..


"argh....


ethel terjatuh ketika salah mengambil langkah , kaki pemuda itu tersandung tanah retak yang cukup lebar .


"ssishh ....panas " desisnya merasa kakinya terbakar oleh uap uap panas yang keluar dari cela cela tanah


"kik ...kik...." suara itu membuatnya mendongak kan kepalanya,lima orc yang berhasil mengejarnya mengangkat senjata mereka untuk membunuhnya


"aaaaahhhhhhhhh..........."


slah...


Ethel memejamkan matanya ,takut ,takut?tentu saja takut .setelah lima detik berlalu tapi tidak ada perasaan apa pun ethel membuka mata .


didepannya Alexa berdiri dan membelah orc dengan sekali ayunan pedang .


melihat teman teman mereka mati ditangan Alexa,para orc perlahan mundur . mereka agak ragu untuk menyerang Alexa .


"kau bisa berdiri ?" tanya Alexa tanpa berniat membantu , ethel hanya tersenyum kaku


sedangkan disisi Arthur,pemuda itu masih melawan beberapa orc yang menyerangnya sebelum kembali ketempat Alexa dan ethel


dia melihat nya dengan heran ketika sekelompok orc terlihat ragu ragu untuk menyerang Alexa


"ada apa?kenapa mereka terlihat ragu huh? "tanya Arthur menunjuk dengan dagu kearah para orc .


"tidak tahu ,mereka sepertinya tidak akan menyerang ku " jawab Alexa mengendikkan bahu nya


"bagaimana jika kau berbicara dengan mereka ?"


".......,dasar bodoh !aku tidak tahu apa yang mereka ucapkan ! " sentak Alexa


"lalu bagaimana mereka bisa takut kepada mu huh?" tanya Arthur lagi


Alexa menaikkan sebelah alisnya tidak suka , sejak kapan pemuda berwajah es ,irit bicara ini menjadi cerewet ? sungguh dia merasa kesal dengan Arthur yang banyak tanya .


"kau menyebalkan !" ujar Alexa pergi dan mendekat kearah para orc


jleb


"huh ?! menyebalkan?! apa maksud gadis itu ?!" batin Arthur kesal ,pemuda itu membuang muka tak suka


Ethel hanya memasang wajah bingung menatap dua manusia dingin dan aneh menurut nya .


"eh ,bukan kah mereka sama saja ?" batinnya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


udah 100 eps sekarang ^~^


makasih buat boom like ,komen dan dukungan nya semua .


see you ^~^