Miss Is Half Devil Angel

Miss Is Half Devil Angel
Eps 124 Kota es



Arthur kembali menghela napas kesekian kali melihat perubahan sikap Alexa yang masih dingin dan sepertinya sedang mengabaikannya , sejak pergi dari tempat Las tadi Alexa belum juga berbicara kepada nya .


beberapa kali Arthur mencoba untuk berbicara tapi Alexa seakan meniadakan nya ,seakan akan Arthur adalah batu yang kebetulan dilempar dan mengenainya ,astaga Arthur rasanya ingin bertarung melawan seribu monster seperti di menara dari pada menghadapi Alexa yang sulit ditebak .


"Alexa kau .."


"woah ,,small lihat salju turun dengan pelan dan itu sangat indah !" ujar Alexa memotong perkataan Arthur dengan nada biasa tanpa ada rasa kagum kagumnya bahkan wajah nya saja sangat datar dan dingin .


"Alexa ..


"lihat bukan kah itu kota? bagaimana jika kita singgah? "


"Alexa


"woah ....gerbang yang jelek bahkan disini tidak ada kesatria ,ada apa dengan kota ini ?"


"Alexa bisa kah kau mendengar ..


"lihat apa itu ?


Baiklah untuk sesaat Arthur menahan sesuatu yang sedang bergejolak didalam dirinya ,ayolah apa yang diinginkan Alexa ?dia bahkan diabaikan sebelum menyelesaikan kalimatnya .oke ,Arthur menahan diri dan mulai mendekat untuk melihat apa yang ditemukan oleh Alexa tadi , sebuah es ? berbentuk manusia ?.


awalnya Alexa ingin pergi untuk mencari informasi tentang dua organisasi yang di katakan oleh Las tapi sesuatu seakan menariknya untuk mendekat kearah kota yang tampak sepi tapi gerbangnya terbuka lebar ,karena penasaran Alexa memutuskan untuk melihatnya dan mengabaikan Arthur yang dari tadi terus memanggil nya.


tiga puluh menit berlalu ,keduanya masih berjalan menyelusuri nya ,tidak ada satu pun manusia yang mereka temui semua tampak sunyi dan sepi ,keduanya hanya menemukan berbagai bentuk patung yang membeku dengan mimik wajah yang mengenaskan bahkan patung patung bayi mungil manusia juga mereka temukan .


Arthur dan Alexa berjalan melewati beberapa bangunan yang sudah membeku ,bahkan rumah yang tingginya dua tingkat membeku ,entah apa yang membuat nya membeku .


Arthur dan Alexa terdiam ,kedua nya saling membelakangi dan mengeluarkan senjata masing masing , sejak memasuki kota itu ,keduanya memang merasa ada yang tidak beres dengan kota yang tanpa ada seorang pun yang menjaga gerbang nya ,terlebih ada tiga puluh sosok yang mengintai mereka sejak menginjakkan kaki di kota itu.


" keluar lah ,kami tahu kalian sudah mengawasi kami sejak tadi " ujar Alexa tenang


swosh ...


tiga puluh raksasa berbentuk es seukuran manusia muncul dan mengelilingi Alexa dan Arthur ,keduanya tiba tiba saja menutup mata agar tidak bersi-tatap dengan para manusia es itu .


"tutup mata anda nona ,jangan sampai menatapnya ,jika tidak anda akan menjadi manusia es sama seperti patung patung itu "ujar Las yang sudah kembali ke dalam alam sadar Alexa.


tiba tiba saja patung patung tersebut bergerak seakan membuka jalan untuk seseorang masuk , mereka kemudian menunduk seakan akan memberikan hormat kepada seseorang yang baru saja datang ,


Alexa mengeratkan pegangan pada belatinya ketika sebuah aura yang dingin menyeruak serta aura mencengkam yang cukup membekukan manusia yang berada di rank emas .


pemuda itu memiliki sebuah tongkat sihir yang cukup panjang dengan simbol serpihan salju yang berwarna biru gelap ,rambutnya yang panjang dan juga berwarna biru gelap menghalangi matanya sehingga hanya menampakan pipi dan mulutnya saja, dua menarik kedua sudut bibirnya membentuk senyuman ,sebuah senyuman yang lebar tapi sayang Alexa tidak melihatnya .


Arthur yang berada dia belakang Alexa juga merasakannya ,sebuah aura dingin yang mencengkam .


"hi, mr.dan mrs ,apa yang membuat kalian berkenan untuk berkunjung kesini ?" sebuah suara yang feminim terdengar menyapa telinga Alexa dan Arthur .


"hanya penasaran"jawab spontan Alexa


"pernahkah mrs. membaca sebuah pepatah ? ,jika terlalu penasaran itu bisa membunuh mu "ujar pemuda itu masih dengan suara feminim nya


(eh ,betul gak sih ?pepatah nya :()


"tidak juga ,asal kau kuat kurasa kau masih bisa hidup " jawab Arthur sekenanya


"mr .tidak sopan bukan masuk kedalam pembicaraan ku dan menjawab tiba tiba ?" ujar sang pemuda dengan tenang.


" tidak juga , seharusnya kau yang tidak sopan , kau berbicara tanpa berniat untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu bukan kah itu baru tidak sopan ?" telak Arthur membuat pemuda dengan rambut biru gelap tersebut mencengkram tongkatnya kuat .


"baiklah , Stevan !dan kau tidak perlu tau nama belakang ku dan seharusnya kalian juga harus memperkenalkan diri juga bukan? "pemuda itu masih tersenyum kaku ,lebih terpaksa menghadapi Alexa dan Arthur yang sangat pandai menjawabnya.


"kau berbicara seakan akan kami sangat ingin mengetahui nama belakang mu " ujar Arthur


"kau pikir kami bodoh sampai harus memberitahukan nama kami ?" ejek Alexa dengan nada mengejek ,sedangkan Arthur tertawa kecil melihat kebodohan pemuda yang bersuara feminim itu


baiklah ,sepertinya pemuda itu sudah mengeluarkan asap asap putih di kepala mya ketika meladeni Alexa dan Arthur .


.


.


.


.


Buat hari ini dikit dulu ya ,dan makasih yang udah mau mampir .maaf up nya gak tentu ,tapi bakalan diusahain satu hari satu eps ,


Bye (^_^;)