LOVE OR OBSESSION

LOVE OR OBSESSION
Yakin



Sherlyn masih gelisah dengan mengingat ucapan Riski tadi malam, sampai-sampai membuat Sherlyn tidak bisa tidur tenang akibatnya, karna terus dilanda penasaran dan gelisah berlebihan pagi ini Sherlyn ingin memberanikan diri untuk berbagai dan bercerita masalah semalam dengan kaka iparnya. Sherlyn pun mendekat dan duduk disopa disamping Jasmine.


"Ka!" panggil Sherlyn dengan gelisah yang terlihat jelas di raut wajahnya.


"Iya, Sher!" balas Jasmine dengan menyeringitkan dahinya, saat melihat raut wajah Sherlyn.


"Ka" panggil Sherlyn sekali lagi, membuat Jasmine semakin penasaran, sebenarnya ada apa dengan Sherlyn.


"Kamu mau bilang apa Sher?" tanya Jasmine dengan menatap Sherlyn lekat, memperhatikan wajah Sherlyn yang semakin gelisah.


"Angel hamil ka" ucap Sherlyn dengan melirik kesana, kesini melihat apa adakah orang disekitarnya.


"Hah! Hamil!" teriak Jasmine terkejut, Sherlyn pun menatap tajam kakanya karna Sherlyn sudah bicara sepelan mungkin dan kakanya malah berteriak.


"Kaka, jangan teriak-teriak!" omel Sherlyn, Jasmine pun menutup mulutnya untuk mengakhiri keterkejutanya dan mengangguk tanda setuju.


"Angel hamil anak siapa, Sher?" tanya Jasmine sepelan mungkin agar tidak terdengar siapapun.


"Aku gak tau ka, tapi aku takut anak yang didalam kandungan Angel itu anak Riski" ucap Sherlyn mengeluarkan kegelisahanya yang tadi malam berserang dihati dan pikiranya.


"Itu ngga mungkin Sher, aku percaya ko Riski udah berubah gak kaya dulu lagi" ucap Jasmine dengan mengelus bahu Sherlyn pelan.


"Mungkin aja ka, orang yang udah ngelakuin kesalahan bakal kemungkinan besar akan ngelakuinnya lagi" ucap Sherlyn dengan meneteskan air mata, Sherlyn tidak habis pikir bila semuanya benar adanya, bisa-bisa Sherlyn tidak sanggup lagi untuk hidup.


"Sher, hei! dengerin kaka! semua orang bisa berubah, kamu gak bisa memvonis orang gitu aja, percaya dong Sher, Allah bisa membolak-balikan hati manusia" ucap Jasmine, memang benar. Tapi tetap saja membuat hati Sherlyn masih gelisah sebelum Sherlyn tau yang sebenarnya.


"Iya aku juga tau ka, tapi aku masih gak percaya sebelum aku tau semuanya" tukas Sherlyn air matanya kian menderai, Sherlyn mulai membayangkan bila semuanya terjadi dan benar adanya, bagaimana Sherlyn bisa melanjutkan hidupnya dengan menahan luka.


"Gimana caranya kamu bisa tau semuanya?" tanya Jasmine, Sherlyn pun hanya menggelengkan kepalanya lemas, sekarang otak Sherlyn benar-benar sedang buntu.


"Kayanya orang yang harus kita curigain itu Tio deh Sher bukan Riski" saran Jasmine, membuat Sherlyn menatap kakanya lekat untuk meminta penjelasan.


"Soalnya kamu bilang kan, Angel suka nginep dirumah Tio, suka pulang larut malam dan bahkan sampe gak pulang, bisa jadi anak yang Angel kandung itu anak Tio, feeling aku bener kalau anak itu bener anak Tio" duga Jasmine dengan tersenyum, Jasmine pun merasa dan percaya seratus persen kalau anak itu adalah anak Tio.


"Bisa jadi shi ka" ucap Sherlyn menghapus air matanya, lalu mencerna lagi ucapan kakanya yang masuk akal.


"Sekarang kita harus cari tau Sher! kita harus ke kantor Tio buat nanyain langsung sama Tio, kalau itu benar. Aku mau desek Tio buat tanggung jawab buat nikahin Angel" tekad Jasmine, dibalas anggukan semangat oleh Sherlyn.


"Sekarang ayo kita siap-siap buat pergi ke kantor Tio!" ajak Sherlyn dibalas anggukan oleh Jasmine.


~


Dikantor Tio


Sherlyn dan Jasmine mengantuk pintu yang bertuliskan direktur dan mendapatkan izin untuk masuk kedalam oleh Tio, dengan langkah santai Jasmine dan Sherlyn pun masuk, lalu duduk dikursi yang telah tersedia didepan Tio.


"Ada apa kalian kesini?" tanyanya dengan melihat Sherlyn dan Jasmine secara bergantian, Tio yakin pasti mereka akan membicarakan masalah penting, karna kalau tidak penting mereka tidak akan mau repot-repot untuk ke kantornya.


"Kita mau bicara, ini penting banget" ucap Sherlyn dengan menatap Jasmine memberi kode untuk Jasmine membantunya menjelaskan. Jasmine pun hanya mengangguk sebagai tanda setuju.


"Penting soal apa?" tanya Tio dengan membuka kaca mata yang ia pakai karna sebelumnya Tio sedang mengecek laporan dari sekretarisnya.


"ini tentang Angel" tambah Jasmine ikut bicara, membuat Tio sedikit marah, Tio menyangka bila Angel melakukan ulah lagi.


"Memangnya J*lang sialan itu, buat masalah apa lagi?" tanya Tio dengan raut wajah tak ramah.


"Tidak Angel tidak berbuat masalah lagi, cuman yang jadi masalahnya apakah benar Angel sedang hamil sekarang?" tanya Jasmine dengan memperhatikan Tio.


"Kenapa kamu bisa tau Angel hamil?" tanya balik Tio, membuat Jasmine dan Sherlyn bernafas lega ternyata Tio pun telah mengetahuinya.


"Angel hamil anak kamu kan?" tanya Jasmine lagi, sedikit mendesak.


"Aku gak tau" ucap Tio dengan mengusap wajahnya kasar, Lagi-lagi pertanyaan itu lagi yang ditanyakan semua orang padanya.


"Maksud kamu gak tau apa Tio?" ucap Jasmine dengan menaiki beberapa okta nada suaranya.


"Aku gak yakin kalau itu anak aku" ucap Tio benar-benar frustasi Tio benar-benar dipusingkan dengan pertanyaan semacam itu.


"Kamu harus yakin sama hati kamu Tio! ikuti apa kata hati kamu, kata hati kamu gak mungkin salah" ucap Jasmine dengan menatap Tio iba.


Bersambung


Maaf sekali lagi ya ka, aku suka up telat karna aku harus cari ide buat season dua, soalnya season pertama mau aku tamatin, aku kasih bocoran nih yang melekat dari Love Or Obsession sebenarnya season dua, tentang Ayra sama Haikal, jadi jangan bosen nunggu aku up ya ka, ILoveYou😍