LOVE OR OBSESSION

LOVE OR OBSESSION
Kebersamaan



Sherlyn menunggu di bandara cukup lama. Setelah dari awal mendapatkan kabar dari Jasmine dan juga Adam pesawat akan mendarat pukul 16:00 Wib sore hari, membuat Sherlyn antusias untuk menjemput orang yang begitu ia rindukan. Apalagi Sherlyn sangat rindu Kaka dan keponakan lucunya, rasanya Sherlyn sudah tidak sabar ingin segera memangku dan memeluknya.


"Sherlyn!" panggil seseorang yang begitu familiar terdengar di indra pendengaran Sherlyn. Membuat Sherlyn menoleh arah sumber suara dan begitu bahagianya Sherlyn saat orang yang ditunggunya menghampirinya, mudah bagi Jasmine dan juga Adam untuk menemukan Sherlyn karna mereka susah janjian tadi malam untuk bertemu ditempat ini.


Tidak mau membuang waktu Sherlyn pun langsung memeluk kaka iparnya yang sangat ia sayangi.


"Kaka!" panggil Sherlyn ketika berhasil mendekap Jasmine.


"Aku kangen banget sama Kaka" ucap Sherlyn dengan penuh semangat, berhasil membuat kaka kandungnya sendiri iri.


"Sama kaka juga, kangen banget sama kamu" ungkap Jasmine tidak kalah mendekap Sherlyn dengan erat.


"Eheum... " dahem Adam menyadarkan mereka berdua, bila mereka sekarang bukan hanya berdua tetapi bersama Haikal dan juga kakanya Adam. mereka pun melepas pelukannya dan Sherlyn beralih pada pria kecil yang sangat lucu.


"Duhh, Haikal sayang lucunya" gemes Sherlyn dengan mengambil alih gendongan Haikal.


"Sayang cape ya?" tanya Sherlyn dibalas dengan ucapan khas bayi oleh Haikal.


"Kasian banget keponakan Ate, entar kita main ya sama Ayra!" ucap Sherlyn dibalas gelak tawa khas bayi oleh Haidar.


"Gemes" pujinya dengan mencium pipi empuk Haikal, Lagi-lagi membuat kaka kandungnya merasa iri karna tidak ditanya sepatah kata pun.


"Jadi. Kamu sama kaka sendiri ngga kangen nih?" sindir Adam, Sherlyn pun mulai menoleh dan menyengir Sherlyn sungguh melupakan Adam. Sherlyn pun memberikan Haikal pada Jasmine dan beralih memeluk kakanya.


"Kaka Aku juga sama, kangen banget sama kaka" ucap Sherlyn menjadi manja saat berada dipelukan kakanya, Sherlyn selalu rindu dengan dekapan hangat kakanya. Walaupun mulai terganti dengan pelukan hangat Riski, tapi Sherlyn masih tetap merindukannya.


"Kaka juga kangen sama kamu, kangen adik manja dan nyebelin ini" ucap Adam, membuat Sherlyn hanya mencibir kesal, tapi tak lama setelah itu mereka pun tertawa bersama, tidak menyia-nyiakan momen kebersamaan mereka.


~


Di Rumah.


Adam, Jasmine, Sherlyn serta Haikal, telah sampai dirumah dan mendapatkan kejutaan perayaan kedatangan mereka ternyata Riski dan Sherlyn pun ikut membantu Kakenya untuk membuat kejutan dan perayaan, dan hasilnya sangat memuaskan walaupun perayaanya kecil-kecilan.


"Selamat datang Cucu dan Cicit Kake" ucap Kake Adam, Jasmine pun menyalami Kakenya dan Adam memeluk Kakenya, mereka pun lalu menatap Riski lekat.


"Apa kamu telah menjaga Sherlyn dengan baik?" tanya Adam kepada Riski dengan melepas pelukan singkat mereka.


"Sangat baik" ucap Sherlyn sedikit berbohong, Sherlyn terpaksa berbohong, karna tidak mau merusak kebahagian dan suasana seperti ini.


"Syukurlah" lega Adam dengan senyuman yang merkah dibibirnya.


"Kamu jugakan, udah jadi istri yang nurut sama suami kamu?" tanya Adam dibalas senyuman oleh Sherlyn.


"Sherlyn adalah istri dan ibu baik, sangat idaman" puji Riski, Sherlyn pun yang mendengarnya tersenyum dan menatap Riski lekat penuh cinta, Jasmine yang melihatnya pun merasa bahagia melihat Riski dan juga Sherlyn bisa sebahagia itu.


"Oh. Aku lupa telah melupakan Ka Jasmine, maaf ya ka!, selamat datang kaka" ucap Riski lalu berjabatan tangan singkat dengan Jasmine dan menghampiri Sherlyn, lalu merangkul pinggang Sherlyn dengan posesif.


"Kalian adalah keluarga yang serasi. Sangat cocok" ucap Jasmine dengan manis dan Adam pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan istrinya.


"Kalian memang sudah melupakan kake disini, bermesraan seperti itu" ucap Kake Adam dengan menyindir mengundang gelak tawa mereka.


~


Dikamar Jasmine.


Karna sudah tidak kuat dengan rasa penasaran akhirnya Sherlyn menganggu istirahat kaka iparnya, mumpung Adam dan juga Riski sedang berbicara diruang tamu bersama Kakenya. Sherlyn yakin pasti kaka iparnya mengetahui cukup banyak tentang masa lalu Riski.


"Ka!" panggil Sherlyn ketika masuk kedalam kamar jasmine dan membuka pintunya pelan, ternyata Jasmine sedang membereskan pakainya.


"Iya ada apa Sherlyn?" tanya Jasmine. Sherlyn pun duduk disamping Jasmine.


"Ka, aku mau nanya boleh gak?" tanya Sherlyn. "Nanya apa ya, Sher?" tanya balik Jasmine mulai penasaran.


Bersambung.


~