LOVE OR OBSESSION

LOVE OR OBSESSION
Siapa Kamu?



Riski dan Sherlyn pun pulang karna meningat hari sudah mulai malam, awalnya Haidar menolak dan menangis tapi akhirnya karna Sherlyn membujuk Haidar, Haidra pun Rela ditinggalkan Mama tirinya serta Ayahnya. kini tinggal Angel dan Haidar berdua dikamar pasien, Angel merasa perutnya sangat lapar dengan terpaksa Angel pergi kekantin rumah sakit untuk mencari makanan, Karna Bi Ida sudah pulang untuk menjaga rumah.


"Mbak, saya mau pesen nasi gorengnya satu sama Jus jeruknya juga satu!" ucap Angel ketika sampai dikantin dan mendaratkan pantatnya duduk dikursi kosong. Angel merasa sangat lapar karna tadi siang Angel tidak sempat makan, karna terlalu emosi dengan menghinaan Sherlyn.


Angel pun sambil menunggu pesananya datang, hanya memainkan ponselnya sesekali mengintip sosial medianya. Sampai ada suara bariton yang mengejutkan Angel membuat Angel tersentak kaget bercampur takut.


"Rupanya Kamu ada disini" ucap sang pria yang dibelakang Angel yang mampuh, membuat detak jatung Angel berdetak lebih kencang.


"Kenapa Kamu kabur?" bisiknya tepat ditelinga Angel, membuat bulu kunduk Angel berdiri karna merinding, Angel teringat siksan demi siksaan yang ia terima waktu itu.


"Jawab!" ucap sang pria yang bernama Tio penuh dengan penekanan.


"Itu Hak ku" ucap Angel setengah mengigil ketakutan, Tio pun yang mendengarnya hanya mengeringgai ngeri, itu bukan jawaban dari pertanyaanya.


"Sekarang ikut aku!, aku ingin bicara empat mata" titah Tio, langsung mendapatkan menolak dari Angel, Angel mengelengkan kepalanya dengan cepat karna takut bila Tio akan melakukan hal yang lebih gila padanya.


"Aku janji tidak akan macam-macam" bujuknya. tapi tetap Angel masih bersikeras untuk menolaknya, sampai kesabaran Tio sudah menipis, Tio pun langsung menyeret tangan Angel untuk pergi mengikutinya tidak perduli orang lain yang melihatnya.


"Mbak, ini pesananya" ucap sang pelayan, Tio pun menghentikan langkahnya tapi tetap tidak melepaskan tangan Angel, lalu memberikan uang seratus ribu.


"Kembalianya Mas"ucap pelayan karna Tio pergi begitu saja.


"Ambil aja!" ucap Tio dengan terus menyeret tangan Angel sampai memerah, pelayan katin pun hanya mengangguk dan berterimakasih, memilih tidak ikut campur dengan urusan Tio dan Angel.


"Sakit Tio" rengek Angel tidak digubris oleh Tio, Angel pun mencoba memberontak tapi tenaganya tidak cukup kuat untuk melawan tenaga pria. Rupanya Tio membawa Angel keparkiran dan memasuk Angel kedalam mobil.


"Kamu mau bawa aku kemana?, aku gak bisa pergi Haidar lagi sakit" ucapnya memelas air matanya sudah turun membasahi pipinya, saat ini Angel benar-benat ketakutan, pasalnya Tio pernah menyiksanya habis-habisan akhirnya sampai Angel bisa kabur dan sekarang Angel akan masuk lagi keperangakap Tio, membayangkanya saja membuat Angel selalu tidak bisa tidur.


"Dasar brengsek, lepasin aku!" ucap Angel dengan menangis memagang tangan Tio, tanganya yang ditarik Tio sudah tidak terasa sakit lagi karna takut disertai cemas masuk ke perangkap yang sama.


"Aku mohon Tio jangan siksa aku lagi!" ucap Angel memelas dengan tangan memohon meminta ampunan, tapi bukanya kasian Tio malah tertawa geli melihatnya.


"Aku gak bakal jahat sama Kamu lagi" bujuk Tio dengan senyum termanisnya, tapi tetap saja bagi Angel itu semua seperti ancaman.


"Apapun itu aku tidak perduli. Aku ingin pergi!" ucap Angel dengan memang pintu mobil kendak membukanya, tapi dengan cepat Tio menarik tangan Angel dan menghimpit kedua pipinya kencang dengan satu tangan.


"Jangan kabur lagi Angel!, Ikuti perintahku!" ucap Tio berupa ancaman, Angel pun yang mendengarnya hanya menangis, sesekali memikirkan rencana bagaimana caranya bisa kabur.


"Kamu dengar ?, ikuti perintahku!" ulang Tio. Angel pun yang merasa takut hanya bisa mengangguk, otaknya sedang berpikir keras, Sedangkan Tio yang melihatnya melepaskan cengkaraman, lalu melajukan mobilnya.


~


Karna Angel masih saja menolak dan memperpanjangan berdebatan, Akhirnya dengan terpaksa Tio menarik paksa tangan Angel untuk ikut bersamanya, sekarang Tio membawa Angel ketempat Apartemenya yang dulu pernah ia gunakan untuk menyiksa Angel beberapa bulan yang lalu. bayangan Angel di siksa Tio pun terlintas diingat Angel saat memasuki Apartemenya, Tangisan Angel makin menjadi saat Tio memawa Angel kekamar yang ia gunakan untuk menyekap Angel. Angel mulai merinding ketakutan badanya sudah mulai lemas.


"Tio, aku ingin pulang!" pinta Angel, ditatap tajam oleh Tio. Tio pun yang merasa kesal mendorong tubuh Angel kasar ke atas Ranjang lalu duduk disampingnya.


"Sekarang Kamu tinggal dimana?" tanya Tio dingin dengan menghidupkan api di roko, lalu menghisapnya.


"Aku ingin pulang!, Tio, Pasti Haidar mencariku" protes Angel dengan menghapus air matanya, Rupanya kejadian yang tio lakukan menjadi trauma yang mendalam bagi Angel.


"Itu bukan jawabaan yang aku inginkan" bentak Tio dengan mentap Angel tajam.


"Aku sedang bicara baik-baik, Aku tidak ingin kasar jadi tolong jawab dengan benar, p*lacur" ucap Tio marah, matanya sudah terlihat seperti berapi-api memancarkan kemarahan. Angel pun yang mendangrnya merasa takut, bagaimana pun Angel, tetap saja Angel wanita, ada rasa batas takut tersendiri.


~Kehidupan tak pernah mengirimkan membohong dan penipu yang berkedok orang yang jatuh cinta padamu, tapi kehidupan hanyalah mengirimkan sesuai standar yang ada dalam dirimu~


Nih yakan yang kalian mao, dihadirkan si Tionya sama Author😂