
Eron bertanya kepada pengacaranya bahwa yang ditemui oleh nya adalah seorang misterius yang mengatakan bahwa Eron dan Edon sudah mengganggu salah satu dari keluarga Sandreas. Mereka semua sudah melakukan sesuatu untuk Eron, Edon dan saat ini adalah pembalasan. Pengacara menganggukkan kepalanya.
Eron tidak terima tentang apa yang telah disampaikan oleh pengacara bahwa pengacaranya telah diancam oleh seseorang yang tidak dikenal dan diberitahukan bahwa dirinya dan adiknya telah melakukan kesalahan. Pengacara langsung menyadarkan Eron tentang apa yang terjadi.
Pengacara kembali bercerita tentang apa yang telah terjadi kepada Edon saat sampai di penjara. Edon yang bertemu dengan pengacara dalam keadaan terluka dan seperti orang yang hampir menggila. Beberapa luka di kepala dan luka pada tanggal tubuhnya. Eron terdiam dan waktu mereka berbicara sudah habis. Pengacara di perintah untuk pergi. Eron yang ditinggalkan oleh pengacara bertanya-tanya di dalam hati tentang apa yang telah dikatakan oleh pengacara.
2 hari sebelumnya saat Edon dan manajer lainnya di bawa keluar dari apartemen. Mereka semua di bawa oleh ke kepolisian dan langsung di bawa ke penjara setelah melalui sidang cepat yang menjebloskan mereka ke penjara. Edon dan manajer lain dipisahkan sel tahanannya.
Satu jam Edon berada di dalam sel bersama dengan orang-orang yang tidak dikenal membuatnya depresi dan tidak menjalankan bahwa dia berada di dalam sel untuk ketetapan penjara 5 tahun penjara dan denda ratusan juta sesuai dengan peraturan. Semua tabungan dan harta benda sudah habis di sita.
Wajah-wajah teman satu sel yang menyeramkan menurut Edon dan ketidak percayaan dirinya yang masuk ke dalam sel membuatnya terguncang di sudut ruangan. Dirinya yang mendapatkan sebuah pisau kecil dari teman kamar. Yah, tentu saja ini hanya kebetulan saja tanpa ikut campur grup Sandreas.
Saat Edon berada di dalam kamar mandi dengan beberapa tahanan lainnya mandi bersama. Dibawa shower yang membasahi tubuh tubuhnya dan tangan yang masih memegang pisau kecil yang di berikan oleh salah satu tahanan pada sel yang sama dengannya. Edon melakukan sayatan demi sayatan pada kedua tangannya dan membuat air berdarah di bawah.
Orang yang melihat aksinya menjadi mundur dan tidak ingin didekatnya. Dengan tatapan kosong Edon berjalan untuk berteriak sambil menodongkan pisau kecil kepada orang-orang sekitar. Tanpa sengaja dirinya tergelincir dari kamar mandi yang licin. Kepalanya terbentur dengan tembok kamar mandi dan tubuhnya terjatuh di atas lantai.
Orang-orang yang melihat hal itu langsung melaporkan kepada sipir penjara bawa ada tahanan yang telah mencoba bunuh diri namun terjatuh. Darah mengalir dari kepalanya dan juga kedua tangan yang telah disayat oleh dirinya sendiri. Sipir penjara berdatangan lalu membawa Edon ke klinik penjara untuk di obati.
Edon yang berada di dalam klinik selama satu hari dirinya tidak sadarkan diri dan saat dirinya sadar langsung di masukkan ke dalam penjara dan lebih banyak diam saat itu. Sampai pengacara yang di perintahkan Eron datang untuk melihat Edon. Saat berhadapan dengan pengacara, Edon lebih banyak diam namun tiba-tiba emosinya tidak stabil setelah memberikan beberapa kalimat kepada pengacara.
. . . . . . .
Malam ini, Veronica yang dibawa oleh pengawalnya ke apartemen Sandreas. Sepertinya dugaan Kriss, Veronica kembali ke apartemen. Kriss sudah menunggu Veronica di dalam apartemen dengan jubah dan topengnya.
Veronica yang mendengarkan ucapan itu langsung menoleh ke belakang dan mengikuti Kriss berjalan duduk di hadapannya sambil mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kriss. Dengan tubuh yang gemetaran dan juga ketakutan, Veronica bertanya bagaimana Kriss bisa masuk ke dalam apartemen miliknya.
Kriss tidak menjawab apa yang ditanya hanya menyodorkan beberapa lembar kertas di atas meja lalu berdiri lagi membuka pintu keluar apartemen. Veronica yang berteriak untuk meminta tolong kepada pengawalnya. Dengan cepat Kriss memberikan satu tinju ke wajah pengawal Veronica hingga tidak sadarkan diri.
"Brukkkkkkk." Kriss membuat pengawal Veronica pingsan dengan satu tinju yang dilayangkan olehnya. Kriss aku juga mengatakan bahwa untuk tidak macam-macam dengan perkataannya, semua yang dikatakan bukan hanya sekedar ancaman semata. Apa yang terjadi pada Edon dan Eron adalah peringatan terakhir yang dilakukan. Jika tindakan itu terjadi lagi, Veronica yang akan menanggung akibatnya.
Veronica terduduk di atas lantai mendengarkan ucapan Kriss yang sudah pergi di hadapannya. Setengah jam Veronica seperti ketakutan membuatnya terdiam membeku sampai pengawalnya sadar. Pengawal itu langsung meminta maaf dan membantu Veronica duduk di sofa. Saat ditanyakan oleh pengawal keadaan Veronica, Veronica mengatakan untuk mengambilkan kertas apa yang di berikan oleh Kriss kepadanya.
Saat di lihat, ternyata itu adalah rekaman medis dan kesalahan yang membuat pasien meninggal karena kesalahan yang di lakukan Veronica sebagai residen ahli bedah. Padahal kesalahan ini sudah di tutupi oleh ayahnya dan juga orang-orang yang ada di rumah sakit lain sebelum Veronica berada di rumah sakit F. Melihat hal itu, psikis Veronica terguncang kembali seperti sebelumnya.
"Nona, apa kau tidak apa-apa?" tanya pengawal dengan menyadarkan Veronica.
"Pergi, tinggalkan aku sendiri." Jawab Veronica.
Kriss mendapatkan riwayat pengiriman uang kepada beberapa orang yang berada di dalam operasi itu terjadi 2 tahun yang lalu. Dan beberapa bukti lainnya bahwa Veronica mengalami psikis yang lemah sehingga harus di rawat selama sebulan di psikiater hingga sembuh. Kriss menyelidiki hal itu dengan cermat dan mendapatkan data yang bisa dijadikan sebagai bom waktu untuk Veronica. Untuk saat ini Kriss tidak ingin memberikan tekanan secara langsung namun secara perlahan.
Tidak ingin terlalu repot melakukan hal-hal yang melanggar hukum namun bisa dilakukan dengan cara mengguncangkan jiwa Veronica sendiri. Itu adalah balas dendam yang paling baik menurut Kriss karena dapat memberikan dampak yang baik untuk membuat Veronica tidak melakukan kesalahan lagi. Kriss juga memberikan kesempatan kepada Veronica untuk bertobat jika dia memang ingin menjadi lebih baik lagi.
Tapi tidak dengan Edon yang sudah banyak melakukan kesalahan terhadap apartemen Sandreas yang berada di negara F dan juga kepada Eron yang menjadi penyokong Edon serta tindakan-tindakan yang dilakukan Eron yang sudah diluar batas. Eron dan Edon harus menerima semua konsekuensi yang telah di lakukan oleh mereka berdua dengan cara hukum. Kriss sudah menyerahkan semuannya kepada hukum saja.