Krissta Sandreas

Krissta Sandreas
Ke Mall Bersama Dengan Joy



Joy keluar dari rumah sakit dengan wajah yang murung dan sangat terlihat lelah.


Para suster yang bersama dengan Joy malam tadi mulai bergosip kepada para dokter lain di pagi hari ini. Mereka menceritakan tentang apa yang dilakukan Joy kepada pasien tadi malam. Mereka menceritakan sebuah kebanggaan kepada Joy sekaligus hal yang sangat kasihan terhadap Joy yang diberi sebuah peringatan dari Charlie. Hal ini di dengar oleh Veronica dan membuatnya semakin merasa bahwa dirinya telah tersaingi oleh Joy.


"Mungkin jika aku berada di posisinya akan melakukan hal yang sama karena kita adalah dokter yang harus menyelamatkan pasien yang datang. Apalagi kita berada di UGD." Ucap Veronica.


"Anda benar dok, tapi Joy itu melakukan operasi kecil dengan begitu baik. Tidak semua Dokter dapat melakukan hal itu dengan baik di saat operasi pertamanya. Kalian juga tau bukan bahwa dokter Joy sudah berada di sini selama 2 Minggu."


"Iya. Aku dengar-dengar dia hanya berada di sini selama 1 bulan saja. Dan lagi, dia di sini sebenarnya bukan menjadi dokter magang untuk merawat pasien. Lebih tepatnya dia ingin mendapatkan informasi tentang beberapa pasien sebagai penelitiannya, itulah kenapa dia hanya berada di sini selama sebulan."


"Wahhhh, benarkah?"


Mereka terus membicarakan tentang Joy dan juga mencari tahu tentang informasi Joy di bidang administrasi. Mereka juga terkejut dengan asal universitas Joy berasal. Hal ini semakin membuat Veronica menjadi sangat tersaingi. Veronica juga berasal dari kampus yang sama namun dirinya lebih tua 3 tahun dari Joy.


Disisi lain, Joy membuka pintu apartemen dan melihat Kriss yang sedang tertidur dengan pulas di sofa dengan buku yang tertumpuk di atas tubuhnya. Joy mendekati Kriss dan menyelimuti Kriss.


"Apa dia menungguku semalaman?" tanya Joy kepada Kriss dengan melihat Kriss sedang tertidur dengan pulas. Wajah yang tampan terlihat lebih imut ketika sedang tertidur. Tapi tiba-tiba, Kriss terbangun dan Joy terkejut langsung berdiri dan memerintah Kriss untuk tidak tidur di sofa lagi.


"Tadi malam saya menunggu nona pulang karena saya membuat puding kacang hijau. Sampai saya ketiduran di sofa ini." Ucap Kriss.


"Lain kali jangan menunggu ku." Jawab Joy.


"Baiklah." Jawab Kriss menundukkan kepalanya.


Joy melihat piama yang digunakan Kriss hanya itu-itu saja. Hanya ada 3 piama yang dipakai oleh Kriss dan satu baju yang bagus untuk di gunakan keluar rumah. Joy memerintah Kriss untuk pergi siang nanti bersama dengannya untuk membelikan beberapa pakai. Untuk saat ini tidak perlu membuat sarapan pagi untuk Joy karena Joy ingin tertidur dan meminta Kriss membangunkan Joy saat siang hari.


Siang hari, Joy dan Kriss keluar dari apartemen untuk pergi ke mall. Tapi yang berbeda hari ini, Joy mengajak Kriss untuk menggunakan bus angkutan umum untuk pergi ke mall dan tidak menggunakan scooter kesayangan ya itu.


Kriss yang belum pernah sama sekali menggunakan angkutan umum membuatnya diam saja dan mengikuti perintah Joy. Saat Joy sudah menscan pembayaran dari bus umum mereka berdua masuk ke dalam bus dan terlihat ada 2 bangku kosong di belakang. Mereka berdua duduk di sana dan Joy memberikan headset untuk Kriss mendengarkan. Mereka sedang mendengarkan musik pop hingga sampai di halte dekat jalan ke mall.


Banyak penumpang yang turun membuat Joy hampir saja terjatuh saat turun dari tangga bus. Kriss langsung menangkap tubuh Joy yang hampir jatuh dan mata mereka kembali saling memandang. Tak membutuhkan waktu lama karena ada penumpang yang ingin turun juga di belakang mereka.


Wajah Joy yang merona malu dan ujung telinga Kriss yang memerah. Mereka berdua menjadi canggung namun tetap berjalan menuju ke arah Mall.


"Akan gawat jika ada yang mengenali ku disini." Jawab Kriss dalam hati melihat tempat yang mereka kunjungi.


"Karena baju mu itu-itu saja jadi aku ingin membelikan beberapa baju untuk mu, ponsel dan juga mungkin kita akan menonton." Jawab Joy tersenyum kepada Kriss.


"Baru kali ini aku melihatnya tersenyum seperti itu." Jawab Kriss dalam hati.


Mereka menuju ke toko pakaian dan mencoba beberapa pakaian untuk Kriss. Karyawan yang berada disana begitu menyukai Kriss yang cocok memakai pakaian apapun. Kharisma tampan yang terlihat jelas pada Kriss. Kriss melihat Joy yang sedang melihat-lihat harga baju yang begitu mahal di toko yang di pilih oleh Kriss membuat nya menggelengkan kepala.


Saat Joy sedang sibuk melihat-lihat harga, Kriss ditemukan seseorang yang mengenalnya yaitu manajer toko itu, namun dengan cepat Kriss langsung menariknya untuk tutup mulut. Dan meminta sedikit bantuan untuknya. Manajer toko mengiyakan perkataan Kriss.


"Apa dia benar-benar harus membeli pakaian di toko ini? Tapi yang di pakainya sejak tadi memang cocok untuknya." Jawab Joy dalam hati.


"Wah, anda benar-benar cocok menggunakan kemeja dan celana ini. Jika anda membelinya kami akan memberikan diskon 50% di tambah dengan hadiah keberuntungan. Hal ini dilakukan karena anda berdua adalah pengunjung ke 100 kami dalam Minggu ini. Dan berhubungan dengan donatur kami kami yang sedang ingin berbagi kepada pembeli. Apakah anda akan mengambilnya?" tanya Manajer kepada Joy dan Kriss yang sedang memakai stelan yang dikatakan.


"Wah, benarkah?Baiklah aku mengambilnya." Jawab Joy yang tersenyuman memberikan kartu debitnya kepada Kasir. Dan memberikan dua tiket menonton bioskop.


"Apa ini?" tanya Joy.


"Nona bisa menukar voucher ini ke bioskop mall ini dengan kursi." Ucap kasir dan hal itu membuat Joy sangat senang. Kriss mengganti pakaiannya tadi dan menyimpan pakaian yang baru saja di beli ke tas belanjaan. Dan mereka pergi meninggalkan toko pakaian.


"Aku tadi khawatir tentang harga, kenapa kau memilih toko yang semua bajunya mahal-mahal begitu? Bahkan paling murah baju seperti itu saja 3 juta lebih. Tapi syukurlah dengan begitu aku tidak khawatir untuk membelikan mu ponsel agar kau bisa aku hubungi." Jawab Joy yang memegang tangan Kriss dan berjalan ke arah toko ponsel untuk membelikan Kriss ponsel. Setelah itu mereka pergi ke bioskop dan membeli popcorn.


"Berapa dana yang habis untuk membelikan ku ini?" tanya Kriss.


"Hanya sepuluh juta, di luar perkiraan ku, aku kira akan membuat tabungan ku berkurang banyak. Sudahlah, ayo kita masuk ke dalam. Film akan segera di tayangkan." Jawab Joy.


"Aku melihat saldo wanita ini hanya seratus juta saja. Tapi dia begitu memperhitungkan segala pengeluaran yang ada.


"Aku akan menggantikan nanti jika aku sudah mengingat semuannya." Jawab Kriss.


"Oh benarkah? Apa kau akan menggantinya menjadi 10 kali lipat? Pdfffffff, tenang saja aku tidak akan melakukan itu. Berharap kau mengingat tentang diri mu yang sebenarnya saja sudah membuat ku bersyukur dan merasa tidak bersalah lagi." Jawab Joy yang sedang duduk dan menghentikan popcorn yang akan dimakan ya.