
Joy dan Kriss yang sudah selesai menonton bioskop, keluar dengan wajah yang sangat puas setelah menonton film yang baru saja selesai ditonton. Joy tidak berhenti menceritakan bagaimana perasaan dirinya yang begitu menyukai film yang baru saja di tonton. Kriss hanya mendengarkan dan juga menjawab untuk merespon apa yang di ceritakan oleh Joy.
Mata tertuju ke arah jendela kaca gedung mall yang menunjukan hari sudah hampir gelap. Suara perut Joy yang berbunyi dan membuatnya menghentikan pembicaraan tentang film yang ditonton. Joy dan Kriss pergi mencari restoran terdekat dan menikmati makan malam bersama.
Ini adalah makan malam pertama mereka berdua selain di dalam apartemen. Joy mengajak Kriss ke restoran jepang. Kriss tersenyum melihat Joy yang begitu lahap ketika menikmati makanan. Namun terlihat jelas bahwa ekspresi senyum yang di berikan oleh Joy hari ini membuat Kriss merasakan hal yang berbeda.
"Aku siap untuk mendengarkan cerita mu hari ini? Apakah ada masalah yang terjadi di rumah sakit?" tanya Kriss setelah meletakkan sumpit dan menatap Joy dengan penuh kasih sayang.
"Tidak ada." Jawab Joy yang melanjutkan makan sushi.
"Aku selalu siap mendengarkan cerita mu kapan pun kau siap menceritakannya." Jawab Kriss yang menundukkan pandangan dan tidak ingin memaksanya.
Joy akhirnya menceritakan apa yang terjadi kemarin malam. Menceritakan pasien yang di bawa dengan kondisi yang kritis dan ia melakukan apa yang bisa dilakukan olehnnya untuk menyelamatkan pasien. Dan tindakannya yang salah serta dirinya yang berani menerima konsekuensinya. Hingga Joy murung sejak bercerita menjadi ceria ketika mengatakan bahwa score dirinya selama 3 hari bisa digunakan untuk mereka pergi ke wisata alam.
Tangan Kriss yang menyentuh rambut kepala Joy dengan mengusap-usap pelan dan menyemangati Joy. Jika Kriss berada di situasi yang sama pasti akan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Joy. Dan Kriss menerima ajakan Joy untuk pergi ke wisata alam mencari tau tentang ingatannya.
"Andai saja kau tau bahwa aku sebenarnya tidak lupa ingatan, apa mungkin akan membuat mu lebih tidak merasa bersalah?" tanya Kriss dalam hati.
Setelah menikmati makan malam di restoran jepang. Kriss dan Joy pergi ke sewa mobil. Mereka berniat akan menyewa sebuah mobil untuk melakukan perjalanan ke wisata alam tempat dimana kejadian pertama kali mereka bertemu. Setelah melakukan transaksi peminjaman mobil sewaan, mereka kembali ke apartemen untuk menyiapkan hal-hal yang perlu mereka bawa besok pagi untuk berangkat ke wisata alam.
Matahari telah terbit, Joy dan Kriss sudah berada di dalam mobil dan bersiap berangkat. Mereka membutuhkan waktu beberapa jam untuk sampai di tempat. Untuk saat ini, tujuan utama mereka berdua adalah tempat wisata alam yang berada di puncak. Mereka akan bertemu dengan salah satu karyawan yang bekerja di sana untuk mengantarkan mereka ke tempat wisata alam yang berada di bawah bukit, tempat mereka bertemu.
Mereka bertemu dengan karyawan administrasi yang bekerja menerima wisatawan yang masuk keluar dari hutan. Dan mereka bedua diberikan CCTV saat mereka bedua bertemu. Namun didalam CCTV itu hanya ada Kriss yang membawa tas ranselnya saja. Saat itu, mereka juga di bawa ke tempat dimana tenda Kriss masih belum di cabut namun beberapa barang penting milik Kriss sudah di simpan baik-baik oleh orang suruhan Kriss.
Saat Joy masuk ke dalam tenda Kriss, Joy mencari sesuatu yang bisa memberikan petunjuk tentang Kriss, namun ternyata tidak menemukan apa-apa. Hanya tenda dan ransel Kriss yang berisi pakaian Kriss.
"Jika aku sudah mengingat siapa aku, apa kau akan merasa tidak bersalah lagi? Apakah aku merepotkan mu beberapa hari ini?" tanya Kriss tiba-tiba saat Joy terlihat sangat putus asa.
"Apa yang kau bicarakan Kriss? Aku hanya memikirkan bagaimana jika keluarga mu saya ini sedang mencari mu? Bagaimana kekhawatiran mereka ketika melihat anak ya atau saudaranya, orang yang penting dalam hidup mereka itu hilang begitu saja?" jawab Joy dengan wajah sedih dan mengeluarkan apa yang dipikirkannya selama ini.
"Sama seperti saat waktu itu, kepanikan mu tidak pernah berubah Joy." Jawab Kriss dalam hati. Kriss tidak berkata apapun kepada Joy yang menjatuhkan air matanya karena khawatir tentang Kriss, Kriss hanya memerlukannya dan berusaha untuk membuatnya tidak khawatir.
Setelah beberapa menit, mereka menikmati pemandangan hutan dan memenangkan fikiran hingga senja menjadi penutup cerita mereka hari ini. Bahu Kriss yang menjadi sandaran Joy dengan kalimat semangat yang diberikan oleh Kriss membuat Joy tersenyum. Mereka pun kembali ke apartemen dengan hasil yang tidak ada.
"Biar aku yang akan mengantar mobil ini, kau istirahatlah dulu. Aku juga sudah mengingat jalan pulang." Jawab Kriss dan Joy memberikan uang untuk Kriss. Joy masuk ke lift menuju apartemen sedangkan Kriss pergi mengantarkan mobil sewaan.
Kriss mengaktifkan sebuah ponsel yang di ambil olehnnya tadi di wisata alam di saat Joy tidak melihatnya bertemu dengan karyawan yang di kenal oleh Kriss. Terlihat jelas banyak panggilan tidak terjawab dan juga pesan yang tidak di balas.
Kriss segera menelpon Caca dan Jack untuk memberikan kabar kembali bahwa dirinya saat ini sedang baik-baik saja dan juga sedang menikmati liburan panjang. Caca mengatakan untuk tidak terus menerus bermain karena Kenzo sedang kewalahan mengelola banyak perusahaan. Kriss membuat Caca untuk tidak khawatir. Setelah selesai mengobrol dengan Caca dan Jack, Kriss kembali menelpon Kenzo untuk memberikan kabar kepada nya.
Kenzo marah-marah dan membuat Kriss hanya diam saja hingga Kenzo sudah selesai melampiaskan amarahnya dan bertanya tentang apa yang di lakukan oleh Kriss saat ini. Kriss menceritakan tentang dirinya yang mengalami sedikit masalah saat berlibur mengalami kecelakaan. Tapi tidak seluruhnya diberitahu oleh Kenzo tentang apa yang terjadi.
Kriss berniat untuk membantu Kenzo dengan syarat membantu di Negara F. Tempat Bella dan Feng tinggal. Kriss hanya memberikan alasan untuk membantu beberapa usaha di negara ini sambil menikmati liburannya untuk bertemu dengan Feng, Bella dan lainnya yang sedang berada di kota F. Kenzo menyetujui dan akan segera memberikan berkas serta informasi lebih lanjut untuk di kirimkan ke email Kriss.
Kriss yang selesai berbicara untuk menyelesaikan tentang kabar dirinya kepada keluarga, menaiki bus dan pergi menuju ke apartemen Joy. Kriss berniat akan segera meninggalkan Joy dan akan menetap di negara F.