
Kriss bertanya lagi kepada tim medis ambulance bagaimana keadaan Joy. Tim medis mengatakan untuk segera di periksa oleh dokter di UGD. Saat ini Joy hanya perlu bantuan oksigen. Kemungkinan besar Joy terlalu banyak menghirup asap sehingga membuatnya sulit untuk bernapas. Beberapa menit perjalanan lancar sampai ke rumah sakit. Tim patroli polisi tidak ikut masuk ke dalam. Mereka langsung keluar dan memberikan hormat kepada Kriss.
Sampai di rumah sakit F, mereka langsung masuk ke jalur UGD dan Joy di turunkan dari mobil begitu juga dengan Kriss yang turun. Kriss melihat dua orang yang berada di atas sepeda motor dan melihat dengan detail sepeda motor dan juga tampilan mereka yang memakai helm berwarna hitam sangat mencurigakan.
Joy di dorong masuk kedalam dan berjalan ke arah ruang UGD, Kriss menunggu di luar. Dalam menunggu, Kriss masih memikirkan kedua orang yang mengikuti mereka sejak di apartemen yang mengganggu pikirannya. Kriss memberikan perintah lagi kepada pengawal dengan menghubungi mereka menggunakan jam tangannya dan memerintahkan seseorang untuk mencari tau siapa dua orang itu.
Di tempat lain, kedua pembunuh itu keluar dari rumah sakit dan bergegas melaporkan semuannya kepada Veronica. Mereka mengirimkan semua file yang di minta oleh Veronica dan mendapatkan bayaran. Perjanjian mereka selesai karena tugas yang diberikan dan juga sudah selesai di kerjakan dengan baik. Mencelakai Joy tanpa harus menggunakan tangan mereka secara langsung.
Di apartemen Joy, suasana gedung sudah di kendalikan. Api sudah tidak tersebar. Tim pengawal Kriss sebagian datang ke apartemen Joy untuk memeriksa semua kejadian kebakaran. Apakah ini hanya murni kebakaran biasa saja atau ada unsur lainnya. Mereka adalah tim yang di perintahkan oleh Kriss dengan menginvestigasi semua kemungkinan dan membungkam beberapa orang yang berada di dalam apartemen tentang kedatangan dan pertanyaan mereka dengan menyamar bahwa mereka adalah tim polisi. Walaupun sebenarnya mereka juga di bantu tim polisi untuk mencari kebenaran.
Sesuai dengan dugaan Kriss. Kebakaran ini tidak sesederhana yang di pikirkan orang lain. Tim Kriss menemukan CCTV gedung apartemen yang sudah di sabotase. Mereka mengintrogasi satpam yang menjaga. Mereka mendapatkan bahwa satpam mengatakan bahwa dirinya tiba-tiba mengantuk. Saat mereka memeriksa ruangan satpam, mereka menemukan kaleng bius dan di kuatkan dengan interogasi mereka dari seorang ibu-ibu yang menemukan satpam tertidur saat apartemen Joy terbakar.
Dan tim investigasi lainnya menemukan kaleng bius di dalam kamar Kriss dan Joy. Mereka juga sudah di perintahkan oleh Kriss untuk menemukan CCTV di apartemen Joy. Mereka menulusuri satu persatu ruangan di apartemen Joy. Mereka juga menemukan bahwa kompor gas di dapur dalam keadaan menyala. Semua bukti di kirimkan kepada Kriss dengan salah satu orang langsung datang menemui Kriss sekaligus membawakan pakaian ganti untuk Kriss.
Mereka juga membawa beberapa barang yang penting. Yang masih bisa di selamatkan dari kebakaran itu termasuk hal-hal yang berada di dalam ruang rahasia yang tidak semua hal terbakar karena ruang rahasia yang menyambung ke arah kamar Joy. Hanya itu saja yang tersisa dari kebakaran yang terjadi.
Kriss masuk ke dalam kamar UGD di mana Joy sudah di periksa dengan baik. Keadaan Joy yang tidak parah, hanya kekurangan oksigen dan terlalu lama menghirup asap kebakaran sehingga membuatnya masih tidak sadarkan diri. Dokter juga memberitahu tentang keadaan Joy yang terus memanggil dua nama, Kriss dan Jessi. Dokter menyarankan untuk kedua orang ini tetap berada di dekatnya.
Kriss menganggukan kepalannya dan melegakan hatinya karena keadaan Joy yang tidak apa-apa. Kriss masuk kedalam kamar pasien yang sudah di perbolehkan Dokter. Joy juga di pindahkan ke kamar VIP sesuai dengan permintaan Kriss.
"Apa yang sebenarnya terjadi pada mu sebelum dan setelah kejadian 15 tahun yang lalu sampai kau tumbuh dengan seperti ini?" tanya Kriss dalam hati melihat Joy yang terus memanggil kembarannya dan memanggil Kriss.
Pengawal Kriss mengatakan semua hal yang di dapat oleh mereka di apartemen Joy kepada Kriss. Pengawal itu menyerahkan sebuah tablet yang berisi rekaman kedua pembunuh itu sedang masuk ke dalam apartemen Joy. Semuanya terekam dengan jelas. Kriss menerima tablet yang diberikan oleh pengawal dan melihat semua CCTV yang di dapat Meraka untuk melihat semuannya.
Pengawal mengatakan bahwa kedua orang itu adalah orang yang sama yang sedang mengikuti mereka sampai ke rumah sakit. Pengawal juga mengatakan bahwa mereka sedang melacak keberadaan kedua pembunuh itu.
"Temukan dia dan bawa markas kita." Ucap Kriss dengan tatapan membunuh kepada pengawalnya. Pengawalnya menganggukkan kepalannya.
Kriss berfikir dalam hati bahwa kompor gas milik Joy saat itu memang sudah hampir habis dan harus di isi ulang kembali. Jika saja itu masih banyak isinya mungkin apartemen itu akan meledak. Ledakan yang terjadi hanya ledakan kecil dan api yang menyambar tidak terlalu parah. Walaupun kamera CCTV hanya dapat merekam saat pembunuh itu datang dan saat konsleting sudah hilang dan tidak terekam lagi.
Kriss memuji pengawalannya dan juga memberikan perintah untuk tidak datang sebelum dia yang memerintahkannya. Pengawal mengganggukkan kepalannya dan pergi meninggalkan Kriss. Kriss masuk kembali ke dalam kamar pasien. Kriss mengambil baju yang dibawa oleh pengawalannya dan bergegas membersihkan diri.
Veronica yang sudah mendapatkan kabar dari pengawalnya segera mencari informasi tentang keberadaan Joy melalui data pasien yang bisa di cek melalui komputer miliknya. Veronica yang mendapatkan nomor ruangan dan juga terkejut dengan ruangan yang di pesan oleh Joy. Hal itu di singkirkan oleh Veronica karena ingin melihat langsung keadaan Joy.
Veronica keluar dari ruangannya dan bergegas masuk ke dalam lift berjalan menuju ke arah Joy di rawat. Veronica masuk ke dalam kamar pasien Joy dengan menggunakan masker berpura-pura untuk mengecek keadaan Joy. Sementara Kriss yang sudah selesai mandi melihat dan mendengarkan apa yang sedang di bicarakan oleh Veronica kepada Joy.
"Kalau saja kau tidak membuatku kesal mungkin kau tidak perlu untuk mendapatkan peristiwa seperti ini Joy. Ini hanya peringatan ku kepada mu." Kriss mendengarkan Veronica mengucapkan kalimat itu dan dilihat wajah Veronica yang membuka masker saat berbicara kepada Joy.
Veronica tidak menyentuh apa-apa, hanya berkata-kata lalu pergi meninggalkan Joy yang masih belum sadar. Kepergian Veronica,