
Joy mendengarkan semua penjelasan yang diberikan oleh istri Baron. Mendengarkan semua penjelasan Joy sangat merasa lebih bahwa tidak seperti apa yang dipikirkan olehnya. Joy merasa bahwa Kriss benar-benar pria yang baik. Tidak melakukan tindakan yang menguntungkan dirinya sendiri di saat ada kesempatan emas di depan matanya seperti situasi tadi malam.
Istri Baron menyiapkan makanan yang dibawa olehnya untuk diberikan kepada Joy. Istri Baron juga menjelaskan bahwa ini adalah permintaan dari Kriss saat Joy terbangun. Dengan perut yang keroncong dan juga sangat haus, Joy melahap semua makanannya dan bercerita dengan istri Baron.
Kriss yang berada di luar ruangan bersama dengan Baron dan Ron. Mereka menjelaskan tentang apa yang terjadi pada Joy. Kriss meminta mereka berdua untuk menyelidiki hal ini pagi ini. Setelah menjelaskan hal itu, mereka berdua pergi meninggalkan Kriss. Kriss kembali masuk ke dalam untuk melihat keadaan Joy.
"Terima kasih bibi sudah datang membantu." Ucap Kriss.
"Saya sudah menyiapkan makanan untuk anda tuan muda. Silahkan di makan." Jawab istri Baron dengan pelan sehingga Joy tidak terlalu mendengarkan. Istri Baron pergi meninggalkan mereka berdua dan ikut bersama Baron untuk kembali pulang.
"Siapa bibi itu?" tanya Joy.
"Itu tidak penting, sekarang jelaskan apa yang terjadi dengan mu tadi malam? Kenapa bisa meminum obat terlarang jenis narkotika itu? Padahal aku adalah dokter? Bagaimana kau bisa melakukan kesalahan?" tanya Kriss dengan bertubi-tubi membuat Joy terkejut dengan pertanyaan-pertanyaan yang memberikan jawaban alasan Joy tadi malam.
Joy langsung memotong pertanyaan Kriss dengan pertanyaan lainnya. Meminta penjelasan apa yang terjadi tadi malam saat di rumah sakit. Joy mendengarkan penjelasan Kriss yang mengatakan bahwa tiba-tiba tubuh Joy terjatuh saat jalan bersama. Suhu tubuh yang sangat panas dan juga ucapan yang tidak baik seperti orang yang sedang tidak sadar apa yang sedang di ucapkan sampai Joy pingsan.
Kriss menceritakan semua kejadian malam tadi sampai detail di mulai Joy yang terjatuh, di angkat oleh Kriss, di rawat oleh Charlie dan di bawa ke hotel ini. Tapi Kriss hanya menjelaskan bagian penting Joy yang sakit tadi malam. Kriss yang sudah menjelaskan apa yang ingin di dengar oleh Joy kembali bertanya tentang pertanyaan yang sama saat tadi.
Joy mulai berpikir makan atau minum jenis apa yang membuatnya seperti itu. Joy merasa bahwa dirinya melakukan hal seperti biasanya dan tidak ada hal yang menceritakan di kepalanya sampai 5 menit Joy terdiam sambil berpikir apa yang sama sebelum dirinya mengalami tidak sadar diri.
"Aku baru ingat, ada seorang anak kecil yang memberikan ku sebuah botol minum. Apa mungkin itu adalah penyebabnya? Tapi tidak mungkin seorang anak kecil membawa itu?" tanya Joy kepada Kriss.
"Tidak ada yang tidak mungkin, lebih baik kita memeriksanya sendiri. Kau pergilah berganti pakaian mu, kita ke rumah sakit sekarang untuk mencari tau kebenarannya." Jawab Kriss dan Joy menganggukkan kepalanya.
Joy sudah siap memakai pakaian yang diberikan oleh Kriss. Mereka bedua pergi ke rumah sakit menggunakan bus yang menunggu di halte. Kriss juga menanyakan tentang keadaan Joy saat ini, Joy mengatakan bahwa dirinya sudah baik-baik saja.
"Kenapa ingin sekali tau tentang apa yang terjadi pada ku?" tanya Joy tiba-tiba saat mereka berdua duduk di kursi bus paling belakang. Dengan tatapan serius Kriss yang begitu tajam kepada Joy menjelaskan bahwa apa yang dilakukan olehnya adalah untuk melindungi Joy. Jika sejak saat itu Joy tidak bertemu dengan Kriss apa yang akan terjadi pada Joy. Kriss memerintah Joy untuk memikirkan hal itu sendiri, kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi jika Joy bertemu dengan orang jahat.
Joy terdiam saat Kriss mengatakan hal itu. Joy kembali bertanya mengapa setiap ada masalah Kriss selalu datang tepat waktu untuk menyelamatkan. Ini sudah menjadi ketiga kalinya Joy di selamatkan oleh Kriss. Lagi-lagi Joy bertanya tentang balas budi Apa yang harus dilakukan oleh Joy untuk Kriss.
"Aku akan memberitahu mu setelah kita mengetahui apa yang terjadi dengan mu tadi malam." Jawab Kriss dengan wajah serius dan memalingkan wajahnya ke arah jendela bus. Joy terdiam dan melihat Kriss yang memalingkan pandangan setelah menjawab Joy.
Membutuhkan waktu 20 menit mereka menggunakan bus untuk sampai ke rumah sakit. Saat di rumah sakit, Ron menelpon Kriss dan menjelaskan situasinya serta memberikan rekaman CCTV yang di butuhkan. Kriss mengajak Joy untuk pergi ke taman bertemu dengan Ron yang sedang memantau anak kecil yang memberikan minum kepada Joy tadi malam. Joy bertanya apa yang dilakukan disini, Kriss menunjuk ke arah anak kecil yang sedang bermain di taman.
"Bagaimana kau tau anak kecil itu yang memberikan aku minum tadi malam?" tanya Joy. Kriss memberikan hasil rekaman CCTV kepada Joy dengan alasan bahwa ia mendapatkan dari temannya yang bekerja di rumah sakit ini pada bagian pengawasan. Joy melihat rekaman itu di ponsel Kriss dan paham dengan situasi.
Mereka bedua berjalan bersama untuk mendatangi dan mengintrogasi anak kecil itu. Joy mengajukan dirinya untuk bertanya langsung kepada anak kecil dan Kriss di suruh untuk diam. Kriss menganggukan kepalanya dan melihat apa yang dilakukan Joy terhadap anak kecil itu. Joy mendekati anak kecil itu dengan ramah dan bertanya dengan lemah lembut sampai mereka berdua mendapatkan jawaban dari anak kecil itu.
"Aku di beri jajan oleh seorang paman untuk memberikan air mineral itu kepada dokter cantik, dokter cantik pasti haus karena sudah merawat kami semua." Jawab Anak kecil itu dengan tersenyum. Saat Joy bertanya lebih dalam lagi tentang siapa paman yang memberikan air mineral kepada anak kecil untuk Joy. Tapi anak kecil itu terus menggelengkan kepalanya, bahwa dia tidak kenal. Joy dan Kriss hanya mendapatkan hasil yang tidak jelas lalu mereka meninggalkan anak kecil itu disana.
Kriss kembali bertanya kepada Joy tentang apakah dia memiliki seorang musuh yang selalu ingin mencelakakan dirinya. Karena sudah 3 kali Joy selalu mengalami hal yang tidak masuk akal. Joy selalu di timpa masalah. Namun, Joy hanya menggelengkan kepala namun memikirkan banyak hal.
"Apa kita bisa mencari tau tentang siapa pria itu yang sudah ingin mencelakakan aku kepada polisi?" tanya Joy untuk mengalihkan pembicaraan.
"Jika hanya bukti itu saja mungkin bisa saja kuat, tapi apa mungkin kau mau orang lain mengetahui tentang apa yang terjadi pada mu?" tanya Kriss dan Joy terdiam.