Krissta Sandreas

Krissta Sandreas
Joy Menemui Kriss Tanpa Sadar



Suara kendaraan yang semakin sepi. Malam yang cerah dengan bulan yang begitu terang. Kriss masih terlalap dalam tidurnya setelah semua yang terjadi pada hari ini. Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar sangat keras sehingga Kriss terbangun dari tidurnya. Langkah kaki yang perlahan dan tangan yang masih mengusap mata yang baru saja di bangunkan dengan paksa. Kriss membuka pintu departemennya dan melihat Ron yang berdiri di depan pintu dengan wajah yang tergesa-gesa dan panik membawa sebuah tablet berwarna gold.


"Tuan muda, kau harus lihat ini." Ucap Ron yang menunjukkan akun yang di buat oleh Veronica dari tablet miliknya.


Kriss mengambil tablet milik Roy dan melihat video yang berdurasi sebentar dengan menampilkan dirinya yang sedang dimarahi oleh Edon di restoran. Kriss mengetuk profil dari akun sosmed yang dilihat olehnya dan langsung menebak siapa yang membuat ini.


"Lagi-lagi perempuan ini membuat masalah lagi, apa perlu aku bereskan dia sampai tuntas?" tanya Kriss.


"Anda tau siapa pemilik akun ini?" tanya Roy dan Kriss menganggukan kepalannya lalu membalikkan tablet Roy.


"Hapus akun itu. Aku sedikit lelah ingin tidur." Jawab Kriss masih malas untuk berpikir.


Roy yang menerima perintah dari Kriss langsung mengambil tabletnya dan meminta bagian IT milik perusahaan cabang Sandreas di negara F untuk membereskan masalah ini. Tapi saat Roy ingin mengirimkan Link profil akun yang akan di hapus oleh tim IT, tiba-tiba akunnya telah di hapus. Akun tidak dapat di lihat lagi.


Roy yang terdiam lalu memberitahukan Kriss yang akan menutup pintu apartemennya. Kriss berhenti dan bertanya apa lagi yang ingin dikatakan oleh Roy. Roy mengatakan tentang akun yang telah dihapus secara tiba-tiba sebelum dilakukan oleh tim IT mereka. Kriss langsung mengambil tablet milik Roy untuk melihatnya dan memeriksa apa yang telah dilaporkan.


"Perintahkan tim IT untuk mencari tau siapa yang menghapus akun itu. Beritahu aku besok pagi." Jawab Kriss memberikan tablet Roy lagi ke pemiliknya. Kriss kembali ke dalam kamar apartemen dan menidurkan dirinya sampai pagi.


Roy menelpon tim IT Sandreas di negara F untuk melacak IP yang telah menghapus akun yang di lihatnya tadi. Mereka harus menemukan semua itu malam ini. Mendengarkan perintah itu, Tim IT Sandreas menjadi lembur malam ini untuk mencari tahu titik IP yang telah menghapus akun face Veronica.


Pagi hari, Joy mengucapkan terima kasih dan memberikan semangat kepada tim mereka yang telah melakukan shif malam dengan baik. Lalu mereka semua berpencar pagi hari karena jadwal mereka telah selesai. Joy kembali ke asrama rumah sakit dan membersihkan diri, olahraga, sarapan dan membersihkan kamar asrama lalu pergi mencuci pakaian, membersihkan diri lagi lalu tertidur sampai siang.


Kriss sudah bangun subuh, olahraga dan sarapan pagi. Lalu pergi untuk mencari Baron membahas beberapa hal yang harus di perbaiki saat ini untuk keberlangsungan apartemen. Lalu Roy kembali di pukul 10.00 Wib pagi membawa kabar berita kepada Kriss.


Kriss mengambil ponselnya dan menelepon Feng. Memberikan salam kepada Feng dan langsung memberikan motif tujuan Kriss menelpon Feng untuk meminta izin kepada Feng untuk masuk ke dalam server rumah sakit. Feng yang terkejut dengan pernyataan Kriss membuatnya langsung bertanya dan Kriss menjawab dengan mudah bahwa Kriss membutuhkan sebuah alamat IP address yang telah melakukan sebuah masalah. Feng mengerti lalu mengizinkannya.


Kriss langsung meninggalkan Baron dan Roy untuk tidak mengikutinya yang mau masuk ke dalam ruang apartemen miliknya. Kriss mengambil laptop miliknya ada di dalam laci. Kriss langsung melakukan aksinya untuk masuk kedalam server rumah sakit F. Dengan cepat Kriss masuk ke dalam sistem server dan mencari data dimana nomor IP address yang didapat oleh tim IT perusahaan.


Kriss menemukan tempat IP address dari PC yang digunakan untuk menghapus akun Fake. Kriss mengetahui bahwa ini adalah komputer yang berada di ruangan Joy. Dengan tersenyum bahagia dan juga sedikit terkejut dengan kemampuan Joy begitu menarik. Kriss melihat dengan jelas IP address yang benar-benar adalah milik komputer Joy.


"Kau benar-benar menarik Joy, pantas saja aku sangat tertarik dengan ku." Jawab Kriss dalam hati Setelah semua data yang diperlukan olehnya didapat. Kriss keluar dari server rumah sakit F tanpa melakukan apapun untuk mereka. Kriss hanya meninggalkan jejak pernah membajak.


Di tempat lain, Joy yang sudah terbangun dan juga membersihkan diri sendiri. Joy pergi keluar untuk membeli suatu barang ke supermarket atau swalayan terdekat. Joy melihat seorang pria yang sama seperti Kriss sedang duduk di kursi di depan swalayan. Joy mengehentikan langkahnya untuk kesana karena ternyata bukan seseorang yang di harapkan ya ada di depan mata. Fikiran Joy sedang di hantui oleh Kriss.


Joy langsung pergi ke dari tempat itu dan berjalan lagi menaiki bus dan berhenti di halte dekat dengan apartemen Sandreas. Joy memberhentikan bus di halte itu dan turun. Joy melamun sejak tadi keluar untuk membeli beberapa barang yang diperlukan olehnya. Joy sudah sampai saja di apartemen Sandreas mengehentikan kakinya berjalan masuk.


"Apa yang aku lakukan bisa sampai di sini?" tanya Joy dalam hati dan melihat pintu masuk apartemen Sandreas. Joy abdu menyadari bahwa dirinya sudah sampai di tempat Kriss. Joy yang sudah melamun sejak sedang berfikir tentang Kriss tapi tidak sadar, Joy pergi ke tempat Kriss tanpa sadar.


Joy tiba-tiba melihat Kriss yang keluar bersama dengan Roy dan Baron untuk pergi ke restoran apartemen. Mereka bertiga sedang mengecek kelayakan restoran apartemen sebagai tempat makan yang layak untuk penghuni maupun pengunjung yang ingin membeli apartemen.


Joy langsung bersembunyi dan diam-diam sedang memperhatikan Kriss di restoran itu. Joy melihat Kriss sedang membersihkan meja dan kursi di restoran ( padahal sedang memeriksa bahan kayu yang di buat sebagai fasilitas pengunjung) dengan begitu lelah dan juga sangat kuat.


Lalu Joy juga melihat Kriss yang sedang membuang beberapa bahan makanan yang tidak bisa digunakan lagi oleh restoran sebagai menu untuk pelanggan ( Kriss bersama dengan Roy dan Baron sedang memeriksa bahan-bahan makanan yang sudah kadar kuasa di dalam restoran.).


Kriss membawa dua kantong plastik hitam yang berisi bahan makanan yang sudah kadar luasa dimasukkan ke dalam plastik lalu membuangnya keluar ruangan, tepat di tong sampah sesuai dengan jenis sampah yang akan dibuang.