
Edon yang sudah memberikan perintah kepada setiap manajer bagian untuk berkumpul di ruang rapat sekarang juga. Ron yang menunggu di dalam ruangan Edon sedang menikmati tontonan di dalam tablet miliknya sambil menunggu Edon.
Di dalam video-video yang diberikan oleh Kriss kepada Ron membuktikan bahwa Edon dan rekan-rekannya memiliki banyak siasat untuk korupsi terhadap apartemen Sandreas. Di mulai dari mengkorupsi dana karyawan yang lembur, karyawan tetap dan juga kesehatan dan keselamatan pekerja. Kriss juga melihat bahan-bahan material yang di gunakan untuk perbaikan apartemen dan lainnya.
Ron sudah mendapatkan kunci pembahasan yang harus di bicarakan pada rapat nanti. Video Edon dengan manajer lain sudah tercantum di dalam percakapan mereka yang diketahui oleh Kriss dalam videonya menjadi hal pembuktian yang kuat. Namun untuk membuktikan percakapan itu, Ron harus memeriksa buku keuangan dan bukti lainnya sebagai penguatan bukti yang ada.
"Berapa menit lagi kita akan rapat?" tanya Ron tiba-tiba saat Edon sudah selesai menelpon.
"Mereka sedang menuju ke aula tuan." Jawab Edon.
Ron membisikkan kepada pengawal di sampingnya untuk melakukan tindakan mencari bukti yang akan menjadi penguat keputusan yang akan dibuat olehnnya. Pengawal itu menganggukan kepalanya dan pergi meninggalkan Ron di dalam sendiri.
Pengawal itu memberitahukan rekan-rekannya yang lain untuk pergi ke berbagai tempat dengan memberikan perintah ke ruang manajer kebersihan, manajer keuangan, manajer properti, manajer kesehatan dan manajer humas serta pergi ke ruang arsip untuk mengambil data pengeluaran selama 2 tahun terakhir ini.
Mereka pergi sesuai dengan apa yang di perintahkan. Para manajer yang bersiap-siap keluar dari ruangan tiba-tiba di hentikan oleh pengawal dan di periksa ruangannya untuk mencari bukti. Mereka semua awalnya marah namun setelah di beritahukan bahwa ini adalah perintah Ron, mereka terdiam dan melihat apa yang dilakukan pengawal di ruangan mereka. Pengawal-pengawal langsung membongkar setiap berkas dan komputer dengan menancapkan flasdisk yang di berikan oleh Kriss.
Mereka sudah mendapatkan semuannya dan memerintahkan para manajer segera berkumpul di aula tanpa memperbolehkan para manajer untuk menelpon Edon. Ponsel mereka semuannya di sita oleh pengawal. Dari ponsel mereka juga sudah di tanamkan USB yang berisi mengambil data di dalam ponsel.
Kriss yang berada di ruang kebersihan di lantai atas sudah berganti pakaian. Kriss pergi membawa tasnya ke rooftop dan duduk di sana dengan memainkan tabletnya. Mendapatkan banyak data, Kriss hanya melihat transaksi yang digunakan setiap manajer selama 2 tahun belakangan ini untuk di berikan kepada pengawal. Dan pengawal langsung menerimanya dari komputer setiap manajer dan mencetak langsung laporan yang diberikan oleh Kriss.
Sedangkan di dalam ruangan setiap manajer sudah tidak ada lagi manajer karena mereka semua sudah berada di aula setelah salah satu pengawal mengantar mereka. 2 orang pengawal di setiap ruangan manajer yang mendatangi ruangan untuk mencari bukti .
"Kenapa semua orang tidak dapat di hubungi?" tanya Edon yang sedang menghubungi rekan-rekannya untuk segera di aula.
"Tuan tunggu sebentar, aku akan mengecek mereka sudah berkumpul atau belum di aula." Ucap Edon dan Ron menganggukan kepalanya. Edon berjalan keluar dan melihat ke ruang aula yang berada di samping ruangannya. Terlihat jelas semua orang sudah berkumpul di dalam ruangan. Edon merasa aneh kenapa wajah mereka semua wajah yang tegang padahal ini hanyalah rapat biasa.
Edon yang sudah memeriksa, langsung masuk ke dalam ruangannya lagi dan mempersilahkan Ron untuk pergi bersama dengannya di ruang rapat. Ron menganggukkan kepalanya dan berjalan keluar ruangan lalu masuk ke ruang aula dimana semua orang sudah berkumpul.
Wajah ketakutan dan kebingungan sudah terpancar di setiap manajer kecuali manajer kebersihan. Baron yang terlihat biasa saja dan tidak gelisah. Baron yang menuruti semua perintah yang di minta oleh pengawal tanpa mempermasalahkan apa yang menjadi tujuan mereka bahkan bertanya-tanya apa yang sedang mereka lakukan.
Edon menarik kursi yang berada di ujung depan untuk diduduki oleh Ron. Ron duduk di depan mereka semua dengan wajah seram dan juga aura yang cukup menegangkan. Sedangkan Edon duduk di samping kanan Ron yang sejajar dengan rekan manajer lainnya.
"Baik, kita mulai rapat ini. Tidak perlu basa-basi, aku memutuskan untuk memecat kalian semua yang berada di depan ku saat ini kecuali Baron." Jawab Ron dengan tegas. Seketika semua orang menampilkan wajah terkejut dan seperti dunia berhenti sejenak saat setelah Ron memecat semuannya.
"Kenapa kami di pecat tuan?" tanya Edon yang berani mengajukan pertanyaan.
Tiba-tiba pengawal yang berjumlah banyak masuk dengan masing-masing membawa sebuah kertas yang baru saja mencetak beberapa hal penting. Mereka semua memberikan cetakan-cetakan dokumen itu di atas meja Ron.
"Kau bertanya tentang alasan ku memecat mu? Bukannya kau harus menjelaskan apa yang terjadi pada hal ini?" tanya Ron yang sedang menampilkan sebuah video kepada mereka semua. Video perbincangan mereka yang berada di ruangan Edon baru-baru ini saja.
Sungguh terkejutnya wajah Edon dan manajer yang lain sedang menonton percakapan mereka pagi tadi. Mereka benar-benar tidak menyangka bahwa ada kamera yang merekam mereka. Dengan wajah penasaran mereka semua memandang Edon dengan wajah yang seram. Tatapan dingin dan juga kekecewaan yang tersirat dari wajah mereka kepada Edon.
"Bukan, bukan aku. Bahkan aku tidak mengetahui bagaimana bisa ada kamera di ruangan ku." Jawab Edon.
"Kalian jangan salah paham. Yang dikatakan Edon benar. Tapi rekaman ini aku dapat dari hasil pengamatan ku selama seminggu ini kepada kalian. Kalian semua benar-benar memiliki tujuan yang sangat busuk terhadap apartemen Sandreas." Jawab Ron dengan wajah yang melotot.
"Kau kira aku tidak mengetahui tentang kalian. Kalian semua adalah investor gagal yang telah melakukan banyak korupsi 15 tahun yang lalu. Ternyata saat apartemen ini di bangun kembali, kalian semua sudah merencanakan ini. Padahal, jika bukan karena bantuan perusahaan sandreas, kalian semua tidak akan pernah melihat apartemen megah ini. Dan bisa-bisanya kalian juga ingin menghancurkan apartemen Sandreas yang susah payah di bangun sebaik mungkin hingga saat ini berdiri. Dengan mudahnya kalian menggelapkan uang????" Ucap Ron dengan berdiri dan memukul meja dengan keras. Wajah mereka pucat dan sangat ketakutan.
"Bagaimana tuan bisa berkata seperti itu jika hanya melihat sebuah video saja?" tanya Edon yang ingin membalikkan pembicaraan Ron.